Hakikat Menulis Dalam Perspektif Manusia

Menulis adalah kebutuhan. Jika aku tak menulis rasanya gemana gitu. Makanya aku punya blog, dan dinamakan blogwibi.wordpress.com. menulis bagiku sangat mudah, kata orang menulis yang baik itu adalah menulis yang datangnya dari hati. Jika tak dari hati maka pesan yang disampaikan pun terasa lebih gak enak dibaca.

Aku banyak teman yang bergenre penulis, ada pula yang bergenre pengusaha, salah satunya pengusaha kopi di resto-resto gitu. pokoknya aku banyak teman dari berbagai macam profesi.

Kali ini aku mau nulis, kenapa ya, kok banyak yang gak suka nulis? Tapi kalau temen-temenku update status itu paling nomor satu. Mungkin truck gandeng yang cepat aja bisa kalah. Entah kenapa aku juga gak tau.

Ketika aku menulis, itu sepertinya mengalir kaya air. tanpa berpikir apakah itu benar atau salah. Bagiku menulis ya menulis perasaan atau sebuah informasi yang seharusnya di berikan pada khalayak ramai. Bila sebuah tulisan dapat menggugah sebuah keadaan, maka tulisan tersebut berhasil menjadi tulisan fenomenal.

Aku jujur kagum dengan yang namanya si Andre Hirata. Si penulis yang pertama kalinya dari Indonesia yang mampu menyebarkan tulisannya lewat novel dengan diterjemahkan ke 25 edisi bahasa. Subhanallah. Aku ingin seperti dia, tapi memang perlu proses nampaknya menuju ke arah tulisan sastra seperti itu.

Aku sendiri miliki sebuah pandangan, jika tulisan itu berangkat dari sebuah fakta yang ada di depan mata kita maka tulisan tersebut memiliki ciri khas lebih dibanding dengan yang lain. Seperti contohnya yakni Raditya Dika, Habiburahman El Shirazy, dan Asma Nadia. Mereka masing-masing memiliki ciri khas. Ada yang bergenre komedi full, ada yang bergenre cinta islami, bahkan ada yang membahas tentang keluarga sakinah mawaddah warahmah. Beda halnya dengan Andrea Hirata. Ia merupakan sosok penulis penyemangat, disadur dengan ciri tulisannya yang bersifat culture atau budaya. Begitu mempesona.

Mungkin itu dulu coretan yang gak begitu seberapa di mata kalian. Bye. Nanti dilanjutkan lagi.

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s