Kuliah Umum Dulu !

Terkadang apa yang kita perkirakan itu tidak semua akan berhasil malahan bisa berdampak jauh dari apa yang diharapkan, sebagai contoh, besoknya mau ujian, malam harinya belajar dengan tekun, namun walhasil apa yang diharapkan tidak akan berjalan sempurna dan kemungkinan besar jauh dari apa yang diinginkan.

Gue pernah belajar seharian semalaman, untuk hasil yang baik, gue prediksi ini adalah soal yang nantinya akan keluar, tapi esoknya bener bener lain dari yang gue prediksi, ini bener-bener kampret !
Tapi gue gak salahin dosennya yang ngebuat soal, gue anggap ini belum keberuntungan gue aja. Tapi seandainya gue yang jadi dosen pasti gue akan mempermudah soal tapi sulit dijawab, mehehehheehhe…*ketawa jahat.

Bagi gue sendiri, pendidikan sangatlah penting. Contohnya misalkan kita hendak mendapatkan sebuah ilmu manajamen maka belajarlah langsung dari pakarnya, jangan belajar ke tukang parkir yang sehari-harinya ngupil dan menunggu pelanggan yang hendak gunakan jasanya. Ini namanya salah kaprah alias o’on kritis. Gue rasa orang yang brpikiran seperti ini , otaknya perlu di beri obat Panadol.

Tidak hanya pendidikan yang menjadikan kita sebagai orang cerdas dan menjadikan kita terpandang namun bagaimana caranya kita bersyukur setelah mendapatkan pendidikan itu. Biasanya ada saja yang sudah mengenyam pendidikan dan diberi karunia oleh Allah untuk mendapatkan gelar eh malah sombong dan tidak mengabdi pada masyarakat. Nah ini o’onnya sudah kritis kuadrat. Gue nyaranin kalo ketemu sejenis orang kaya gini perlu diselepet pake karet kepalanya biar benjol.

Setelah itu pendidikan juga kita kenal beraneka ragam jenisnya, ada yang berhaluan ideologis, ada yang berhaluan taktis, dan ada yang berhaluan kebijakan. Berhaluan ideologis ini maksudnya adalah apapun pendidikannya pasti akan dikembalikan pada ide awal yang telah disepakati. Misalkan pendidikan ideologi Islam.

Kalau berhaluan taktis, nah ini adalah jenis pendidikan yang mengarah pada penyelesaian langsung, ini pendidikan yang cukup diminati sebab dapat memberikan kontribusi langsung walaupun harus kerja yang cukup keras.

Bila pendidikan berhaluan kebijakan, biasanya ini bersifat politis. Jadi pendidikannya selalu mempertimbangkan kepentingan umum bukan kepentingan partai politik tertentu. Namun sebelum mengambil keputusan selalu memperhatikan kepentingan politik di berbagai segmen.

Gue berasa pinter setelah jelasin tadi, kemungkinan besar celana gue jadi besar kayaknya.
Kita sebagai manusia yang hidup di negeri Indonesia ini musti bener-bener paham apa yang akan kita lakukan di esok hari, jangan lakukan kegiatan esok hari tanpa perencanaan yang matang sebelumnya.

Memang pada dasarnya sebuah perencanaan itu tidaklah 100% berhasil namun sehendaknya kita sudah belajar menetapkan apa-apa yang akan dikerjakan esok hari, jadi kita tahu terkait poin-poin yang penting dan bersifat mendesak harus dilaksanakan.

Gitu aja mungkin kuliah umum gue sama kalian, gue harap ini adalah ilmu yang nantinya akan bermanfaat bagi kalian semua.

Akhir kata gue mau ucapin selamat menempuh hidup baru bagi yang mau nikah, jangan lupa bershalawat terus menerus kepada baginda Muhammad sallallahu alaihi wassalam

Dan bagi yang udah pada laper, silakan makan, jangan di biarin aja perut kalian kosong, nanti perut kalian berdemo minta haknya. Ingat perut juga manusia.

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s