Balada Kepenulisan Perjuangan

Bukan Saatnya menulis Untuk mendapatkan tepuk Tangan

Tepuk tangan memang nyaman bila kita mendapatkannya, itu kalau presentasi kita baik di mata umum, saya pernah lakukan hal itu dan mendapatkan cukup banyak tepuk tangan, tapi buat apa?, jikalau umat di negeri Suriah dan Palestina di bantai begitu enaknya oleh pemerintah Bassar Assad dan Israel yang terkutuk ?….apakah kita masih berlena-lena untuk menulis untuk mendapatkan tepuk tangan karena humoris ? tidak saya katakan dengan tegas….!

Kita perlu penulis-penulis yang memiliki sebuah solusi bagi umat, saya teringat pula dengan beberapa penulis yang cukup dijadikan patokan. Banyak sebenarnya penulis yang bergenre aktivis Islam, namun semakin banyak pergerakan maka semakin banyak pula solusi yang diberikan, namun saran saya adalah ketika anda berikan solusi maka perhatikanlah apa saja solusi yang anda berikan, apakah sesuai dengan siyasah yang berasal dari Rasulullah , jika tidak mendekati maka mari belajar lagi, saya yakin anda pasti bisa….

Bukan saatnya menulis untuk mendapatkan tepuk tangan agar diri kita bahagia, menulislah sebisamu, semenjak darah semangat masih mengalir deras, saat itu pulalah dirimu akan terlatih secara baik, asal ada kemauan dan kerja keras.

Menulis Ideologis

Saya langsung berikan statement, berikan lah stimulus menulis ideologis, jangan hanya menulis yang ecek-ecekan, atau bahkan menulis yang berkasta rendah, berikan lah solusi sousi lalu sebarkan ke media massa, bila anda memiliki jiwa militan , maka diri anda secara otomatis akan lakukan pergerakan yang lebih daripada itu, ….

Berbuat kebaikan bagi kebaikan umat Islam ,  mengapa tidak….?

Bukan saatnya menulis yang bernada kocak namun ber ‘nas’ jauh dari harapan kebangkitan…boleh saja kocak namun tetap ideologis….

Bukan saatnya sekarang untuk bermanja-manja 

Manja hanya boleh diakukan oleh beberapa orang di antaranya: suami yang sudah beristri, atau istri yang sudah bersuami…..manja juga boleh dilakukan oleh batita yang hendak minta mainan pada ortunya…tapi tidak bagi yang berjiwa revolusionis menuntut perubahan ke arah sistem yang baik…yakni sistem Islam….bagi pejuang sejati tentunya bisa menempatkan manja pada tempatnya, jangan seakan-akan bermanja-manja dalam waktu yang serius….

Manja boleh saja bagi sang pejuang namun harus ketahui terlebih dahulu tempat yang tepat…..

Menjadi penulis ideologis memang perlu waktu dan perjuangan…….mari tetap istiqomah…!

 

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s