Kalau Begitu Salahkan Siapa?

Image

Ada sifat bigung yang sungguh so sweet yakni bingung jika memilih di antara pilihan yang terbaik, misalkan kita punya uang, dan yang kita kehendaki itu adalah mobil yang baik baik semua, nahiilah etak ke soweetannya, tapi itu bukan saya, saya hanya menceritakan angan angan saja, banyak orang berangan angan, contohnya banyak sekali kita temui orang Korea yang hobi banget bikin film yang romantis, nah itu padadasarnya mereka tak punya hal yang demikian, di kehidupan nyata mereka sama sekali tak ada, maka dari itu mereka mengolah angan angan mereka dalam kehidupan di sinteron,

Ngomong gomong tentang sinetron, ibu saya sagat suka, namun sebaliknya,bapak saya yang selalu comentar, bapak saya tidak suka dengan sinetron, jikalau bapak saya suka sinetron berarti kiamat sdah dekat, hehe….

Kalau saya ini adadua , jadi seperti adil saja begitu, sinetro saya juga suka tapi yang mendidik dan engisnpirasi, dan satunya lagi adalah berita, sebab berita adalah sebuah program televisi yang dapat memberikan pengetahuan bagi kita unduk menganalsiiss sesuatu, banyak sekali rasanya orang termakan buaian bohong para teleisi, misalkan ada televisi yang siarkan kebijakan pemerintah itu adalah bagus, nah kemungkinan besar itu adalah televisi milik pemerintah, nah itu televisi tidak layak dikatakn sebagi siial media, sebab tidak netral, beda halnya dengan televisi yang apapun diberitakanny pasti mmberitakan dengan kacamata islam, misalkan nih ya adasuatu masalah, pasti televisi itu menyiarkan bagaimana solusi Islamnya, nah televisi ini yang bagus, televisi inilah yang tak ada di INA, kalau ada pun palingan sedikit, sebab ke Nasioanlisan INA ini sungguh keterlaluan, sehingga dapat membungkam syariat Islam berbicara, sedangkan jika opini Islam sampai ke tangan penonton , dan penonton itu melaksanakannya dengan penuh kesadaran, maka sungguh pasti aka tercipta masyarakat yang sungguh cinta dengan AlQuran dan AsSunnah…..

namun kenyataannya berbalik, nampaknya masyarakat lebih suka peraturan yang mereka buat sendiri, inilah dilemanya sistem demokrasi, kita sudah ketahui Islam itu rahmatan lil alamin, namun manusianya sendiri yang terkesan bodoh unutk tidak mengambilnya…

Lantas siapa yang kita salahkan? jawabnya adalah salahkan sitem kehidupan di dunia ini tidak memakai Islam, Islam juga sudah jelaskan keadilannya pada yang non Muslim, maka dari itu hanya orang gila yang katakan syariah Islam itu tidak perfect…..

Salahkan saja sistemnya, dan bagaimana kita mengubahnya, untuk itu diperlukanlah rasa pemikiran , perasaan yang sama terlebih dahulu, jika kita 1 pemikiran dan 1 perasaan, maka akan kat pula tuntutan untuk merealisasikan aturan mulia yakni syariah Islam…..

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s