Dari Batik Sampai Masalah Nasionalisme

Batik, tatkala saya melihat foto batik, saya jug heran, kenapa dari dulu sampai sekarang, Indonesia dominan batik tersemat dinamanya,baik di dalam negeri mupun di luar negeri. Eh ternyata saya mendapatkan hasil jawabannya, ini adalah budaya Indonesia, tapi adajuga saat saya lihat berita, Malaysia mengklaim batik adalah warisan budaya Malaysia, juga. Nah saya bingung bertanya-tanya. Apakah benar

 

 

 

Image

Malaysia itu penyerobot budaya bangsa.Indonesia, atau Indonesianya sendiri yang sensi. Atau juga Indonesia tu adalah bangsa yang tak menghargai budaya batik sebagai busana?. Ah menurut saya ini adalah perasaan ashobiyah, biarlah bagi saya Malaysia itu mengklaim batik adalah budaya mereka, kan kita sudah tahu bahwa Btik sudha tersemat di mata internasional adalah pakaian khas Indonesia, tak usahlah di permasalahkan.

Bisa dibilang berita waktu itu lebay atau juga berita itu memancing permusuhan antara Malaysia dan Indonesia. Bila di dalam Islam tentu hal ini tak diperbolehkan terjadi, sebab Islam mengajarkan untuk selalu memaafkan dan selalu hindari permusuhan, nah apaagi yang bermusuhan adalah sesama Umat Islam, wah berabe banget tuh. Rasul pernah bersabda, jika ada seorang umat Islam yang membunuh saudara Islamnya sendiri dengan sengaja, mkaa bunuh alias rajamlah jawabannya.

Bagi saya media saat ini tugasnya hanya memancing nasionalisme, apalah arti nasionalisme jika ujung-ujungnya mneimbulkan permusuhan. Saya lantas berpikir, apakah nasionalisme ini adalah perasaan yang saah? sebab nasionalisme bagi saya pribadi adalah perasaan kesukuan, bila ada suatu masalah seperti Batik tadi ujung-ujungnya berkelahi dan adu argumen saling menyaahkan. Ini apakah benar? tentu tidak bukan.

Nha hal inilah yang membuat saya mengkaji , siapa sebenarnya yang menimbulkan rasasekat antar bangsa ini? Argumen saya mengarah kepada Si Barat Amerika dan para teman-temannya…..dan ternyata menurut sejarah benar. PAda tahun 1924 khilafah Islamiya runtuh, Barat menyektkan antar bangsa dengan perasaan nasionalisme. Barat ketahui bahwa umat islam itu banyak dan menurut Barat tidak boleh dipersatukan dalam sebuah konstitusi pemerintahan Khilafah Islamiyah, sebab jika hal ini terjadi maka akan menimbulkan efek yang pedih bagi Barat. Sebab Islam selama 13 abad lamanya terkenal memimpin dunia. Inilah yang ditakutkan Barat.

Begitulah serangan ide dari barat. hanya ide nasionalisme saja yang ditanamkan bagi umat Islam, akhirnya kejadiannya seperti ini. Malaysia dan Indonesia saling serang. Dipengaruhi oleh media juga waktu itu mengompor-ngompori. Aaaah ini ternyata paham nasionalisme kesukuan itu. Sama halnya kita kembali ke masa lampau, masa yang kelam. Hmmmmm……

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s