Dari Presidium Hingga Politik

Copy of P1000305

Presidium Sidang PAMI

Yap memang begitulah saya adanya di foto, waktu itu (dulu tahun 2012) saya memberanikan diri menjai presidium 1 yang mengatur jalnnya persidangan PAMI nasional. Waktu itu diselenggarakan oleh pami nasional di Jakarta, dan tempatnya sendiri di pilih Bekasi sebagai tempat sidang umumnya.

Saya wakil Kalsel untuk acara ini, di sii saya harus maju, karena terasa rugi bila jauh-jauh dari Kalimantan hanya nonton saja.Saya suka jadi presidium dan memposisikan diri jadi pengatur dan pengawas. Yap saya suka akan hal itu

Pelajaran berharga

Pelajaran berharga yang saya peroleh adalah berbagai macam tabiat seseorang itu hendaknya kita kendalikan secara baik apabila menjadi pimpinan. bnyak sekali anak Jakarta, Bekasi< Jabar yang otaknya itu pemikir semua,pintar sekali ngomong, dan saya harus kendalikan arah pemikiran mereka, tapi cukup satu kata untuk gambarkan mereka yang ada di sana waktu itu > TOP.

Apakah benar anak Jakarta dan Jawa itu tingkat pengetahuan ilmu kesehatannya cukup bagus dibanding anak kalimantan Selatan?, Maybe yes maybe no. Hanya pribadi masing-maisng sajaah yang bisa menilai, maaf saya takkan bahas itu karena tak membawa untung, yang jelas bagi saya pribadi, yang merasa kurang dalam ilmu pengetahuan mestinya banyak banyak belajar lagi, jangan stagnan.

Jujur secara pribadi saya masuk kesehatan adalah pilihan saya sendiri, naun seiringnya waktu saya mengerti akan komulatif ilmu yang harus saya pelajari juga. banyak komunitas yang saya masuki terutama kounitas Islam politik. Dari dulu saya suka politik dan askhirnya Allah mempertemukan saya dengan gerakan Islam Internasional berbagai macam , dan saya pelajari wah ternyata asyik juga. Memang politik di era demokrasi agak susah diterima oleh anak bangsa karena paradigmanya sudah tak baik yaitu sarat dengan kekuasaan dan uang korupsi.

namun apabila kita bicara lebih lanjut , maka poltiik di era Islam berjaya nanti,sungguh patut diacungin jempol, dan tiada satupun yang harus mengelak, sebab aturan sempurna sudah di legalkan.

Kembali

Setelah saya pualng dari acara PAMI itu, saya mengerti, ternyata banyak sekali masalah kesehatan, contohnya masalah rokok, sampai sampai PAMI nasional mengolah divisi tersendiri terkait rokok. Oh ya PAMiI itu adalah Pergerakan Anggota Muda IAKMI. Sedangkan IAKMI itu adalah Ikatan Ahli Kesehatan  Masyarakat Indonesia. Jadi secara defini PAMI adalah anaknya IAKMI dan mereka muda-muda, hehhe mungkin itu bahasa halusnya.

kembali pada masalah kesehatan memang asyik kalau kita bicarakan, jujru saya sebagai mahasiswa kesehatan masyarakat yang arah tujuannya mencegah penyakit merasa capek juga melihat situasi kondisi seperti ini. Prasarana di desa-desa seakan tak disiapkan oleh pemerintah, padahal salah satu menunjang keberhasilan kesehatan di suatu tempat adalah terrsedianya saran dan prasarana yang memadai, secara logika sederhan, bila sarana sudah lengkap maka rakyat di desa akan belajar memakai sarana itu dibibing dengan ilmu akhirnya mereka bisa, dan kesehatan bisa meningkat. Itu pasti !.

kembali pada masalah kesehatan saya memikirkan, kok kayanya tenaga kesehatan sekarang sifatnya memperbaiki ya? Di zamana Islam jaya yakni par khalifah berkuasa, kesehatan gratis bahkan rakyat nya sejahtera di dalam sistim Islam. Lantas ada terngiang di benak saya pribadi, kenapa tidak saya berjaung lewat poltiik. Sebab urusan politik kan berhubungan dengan pengaturan dan kesehatanpun akan dijaga oleh politik jika sebuah kekuasaan hakiki menguasai sebuah daerah.

Hmmm, emang sulit rasanya ditelaah, awalnya kita bicara presidium tetap sidang eh mlaha menyerobot ke arah poltiik, ckck….Yah tak apalah…kan kita hanya berbagi…

Gamang

Bingung dan ngambang adalah saat saya memikirkan, apabila era demokrasi sekarang sudah saatnya harus diganti dengan sistem Islamyang sudah terbukti unggul. nah mengapa tidak dari sekarang saja diganti?. Toh sejarah sudah katakan hebatnya Islam. Bahkan politik juga berhubungan erat dengan kesehatan. Oke tanpa pikir panjang, walaupun saya di jurusan kesehatan, ilmu kesehatan harus saya boyong keluar dengan segenap usaha dan tetes keringat, namun saya harus berjuang pula di bidang poltiik sebab ciri khas saya dan bakat alami saya ada di politik.

Dan kabar gembiranya, semua bidang itu di atur ole politik jika politik itu berkuasa. Yap saya mengerti sekarang, kita harus belajar banyak, bukan hanya satu bidang saja. Jadilah EXPERT di bidang yang kita sukai.🙂

@wibisono77

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s