Bangkitnya Manusia Berawal dari Pemikiran

Hal pemikran sangat banyak dibicarakan, sayapun mengawali bangkitnya pribadi saya sendiri berawal dari pemikiran yang mengarah pada Al Qur’an dan As Sunnah, karena saya meyakini bahwa yang berawal dari ajaran Allah dan bersumber dari Rasulullah adalah benar, lain daripada itu sudah salah. Itu fakta, dan saya meyakini akan hal itu.

Di dalam sebuah pemikiran terdapat hasil yang akan kita harapkan , tentunya harapan yang baik. Seseorang itu jangan di nilai dan dilihat dari fisiknya, fisiknya misalkan kerempeng atau kurus atau pula gemuk sekali,namun pemikirannya tidak menunjukkan perubahan, itu sama saja nol besar.

Banyak pemikir barat ingin meruntuhkan Khilafah Utsmani waktu itu juga berawal dari pemikiran, di sebutkan dalam sejarah, pada abad 15 mereka sudah melancarkan rencana, dan pada tahun 1924 khilafah utsmani resmi runtuh. Sungguh bahay aseali perubahan yang di sleenggrakan oleh Barat itu, sehingga mencapai pada titik nadirnya, mereka pun menang, ide kapitalisme yang bukan dari Allah menjadi raja kekuasaan di bumi Allah ini. Naudzubillah. Namun Allah sudah menjamin bahwa umat Islam akan berjaya di putaran kedua, setelah itu kiamat,nah inilah berita gembira, maka dari itu tak khayal muncul gerakan gerakan Islam yang bermula dari sang pemikir.

bila ada teman anda yang suka mikir,itulah kesempatan anda belajar banyak dengan dia, sebab orang pemikir memiliki ilmu dalam pribadinya sendiri dan ilmu wawasan yangs angat luas.

banyak pula tipe pemikir,namun satu saja yang saya tunjukkan adalah tipe pemikir yang mempengaruhi orang ke arah ajaran Islam yang datangnya dari Allah.

Secara logika Allah mahasempurna, Allah maha pemberi petunjuk terhadap hambanya yang ingin mendapatkan petunjuk, maka dari itu sudah sepantasnyalah kita meminta hanya pada Allah bukan pada yang lain apalagi menghamba pada manusia ,yang sangat tragis malah menuhankan manusia. Naudzubillah.

Allah tak senang terhadap mansuia yang jarang mikir, sebab petunjuk yang diberikan oleh Allah itu memang berawa dari diri kita sendiri, kita mau mikir atau tidak? Kita mau sukses di dunia dan akhirat dengan ridhoNya atau tidak, itu tergantung pada mindset manusia itu sendiri.

Ingatkan tentang pembaharu yang akhir akhir ini dibicarakan yakni Syekh Taqiyuddin An Nabhani, beliau mendirikan gerakan islam Hizbut Tahrir, sungguh luar biasa pemikrian beliau, yang menginginkan apabila bertemu suatu masalah maka carilah dalil yang terkuat.

beliau juga mengatakan bahwa seorang manusia itu bisa bangkit karena pemikiran.

Bila kita memikirkan sesuatu langsung praktekkan itu baru double jempol, sebab sekaligus memberikan kontribusi pemikiran dan memberikan bukti. Nah konsep inilah yang saya tawarkan. Bila kita mendapatkan petuah baik ,maka langsung saja praktekkan. Maka konsep berpikir itu makin mantap apabila kita kolaborasikan dengan action nyata serta evaluasi yang sangat brilian. Sesuai dengan bahasa manajemen pula,kita harus mengevaluasi akan hal itu, misalkan bila kita memikirkan untuk berbisnis dengan omset uang yang ngin didapatkan 5 juta,maka kita harus memantaskan diri untuk mendapatkan uang 5 juta itu,kita bisa berbisnis dengan jualan yang brilian , setelah itu baru kita evaluasi, apakah bisnis yang kita jalankan membuahkan hasil yang maksimal atau tidak.

Berpikir > action . evaluasi

Sekali lagi manusia bangkit berawal dari pemikiran !

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s