Demokrasi , Liberalisme Buang Aja ke Laut

Miris saat lihat berita di detik .com. ternyata KUA di sana liberal banget bro. Gue kaget saat pasangan lesbian dibiarkan menikah. Satu yang pasti buat pasangan lesbian itu. Dosa pasti, neraka jahanam tentu menanti dengan lambaian mesra , di benci Allah, di benco Rasul, dan tentu di benci Umat Islam yang paham akan syariat Islam.

Gue juga miris melihat lembaga lembaga yang bener bener absurd, gila, dan gak mikir lagi. Apakah ini rusak, ? sudah JELAS . Apakah ini merusak akal? sudah JELAS.

Tak pedulikan akal, logika, bahkan logika manusia yang berkodrat pun ditabrak dengan aturan demokrasi.

Ingat dalam demokrasi tentu ada kejanggalan, ada kemunafikan, dan sudah jelas suara kiayi sama dengan suara penjahat cabul. Apakah ini adil?. sudah JELAS tidak adil.

Gue mau muntah dan mau berikan buku SBW bagi si pasangan lesbian itu, itu kalau ada kesempatana, gue datengin, terus gue ajak khalaqah dan langsung masuk Hizbut Tahrir, kalo perlu di karantina…

bener bener muak melihat berita yang bertebaran saat ini, logika ditabrak seperti truck fus ngelindes telor di jalanan, begitu nyamannya mereka menabrak aturan.

Sudah jelas itu gak normal, malah di sahkan dan mendapatkan pengakuan yang legal. Sekarang pertanyaan gue beruntut ke pemimpin yang ada di Batam?. Apakah dia lesbian atau homo? atau pula gak punya perasaan, atau uga dia gak normal. Semena mena untuk lakukan itu ?

Sudah jelas pemimpin di batam gak bisa diajak kompromi, kalau di zaman umar bin khatab, itu pemimpin bukan hanya di jatuhkan dan dilengserkan, namun kemungkinan bisa di bunuh .

Bunuh bukan sembarang bunuh, namun hukuman yang telak bagi yang melanggar syariat islam.

pemimpin di Batam atau yang me neken tanda tangan surat legal pasangan lesbian yang nikah itu bagi gue harus di hukum seberat beratnya. Tentu dengan hukuman yang sesuai dengan syariat Islam.

Kalo mau bengis lagi, benamkan kepalanya selama 1 jam, biar dia mncium aroma baut tanah dan dekatnya oa dengan neraka Jahanam.

lalu apa perhatian dan pergerakan pemimpin tertinggi presiden kita, hmmm kemungkinan ia lagi asyik bermesraan buat kebijakan yang memanis manjakan negeri asing Amerika, sebab SBY ngaku bahwa Amerika adalah negeri ke 2 nya….

memang gak adil terhadap bangsa sendiri, jadi pemipin harus tegas, bila kau takut dengan aturan Allah tentu dia aan bergerak sesuai aturanNya.

Tanpa embel embel segala macam.

Masalahnya demokrasi ini masih di sukai oleh masyarakat, kapan kau sadarnya wahai masyarakat Indonesia, engkau kebanyak muslim namun tak sukai aturan agama mu sendiri, lantas siapa yang tak adil sekarang ?

Memang demokrasi buat sengsara, buat apa dipertahankan, buang saja ke laut….

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s