Jangan Sampai Melempem

Terkadang kita harus konsisten terhadap apa yang kita ucapkan, maka dari itu perlu selaras ucapan dengan tindakan, dan ada pula orang memilih untuk selalu action namun tidak ngomong sebagai publikasi kegiatannya, juga akan membuat dilema. Jadi harus seimbang adalah jawabannya.

Seimbang dalam hal apapun haruslah baik di mata orang lain,jangan sampai diri kita terbebani dengan tugas yang bermacam macam namun kita sendiri tidak mendapatkan sesuatu yang berbarti. Kita juga harus menjadikan diri ini pemimpin sejati. Pemimpin dimana kita memimpin orang lain. Culture memimpin dan bukan jadi jongos haruslah ditanamkan sejak dini. Lebih baik kita mendapatakan uang sedikit namun kita menjadi pemimpin di bidang usaha tertentu daripada bergaji besar namun tetap jadi bawahan. Ingat roda itu berputar. kita bisa kaya dan kita bisa juga miskin.

namun yang menjamin kita berhasil atau tidak adalah tergantung pola pikir kita. Bila pola pikir kita oke dan tinggi levelnya, secara otomatis gaya hidup kita mengikuti pengusaha yang sederhana namun duit di kantong banyak.Itulah yang harus di tiru. Menjadi pengusaha yang baik budinya, selalu membaca dan mengamalkan ajaran Al Qur’an dimanapun, dan selalu bertekad mewujudkan kejayaan Islam yaitu kekhilafahan Islamiyah.

Sesuai hadits riwayat Ahmad, memang benar, dan pasti ada pertanyaan, kapan hal itu terjadi?. Pertanyaan tersebut haruslah menjadi PR bagi diri kita sendiri. Seharusnya diri inilah yang harus berbenah jangan sampai lapuk atau terikuti arus hegemoni demokrasi kufur.

jangan mengikuti apa yang telah ada, bila kita berkomitmen untuk terjun dan berjuang di barisan dakwah ini, maka bersungguh sungguhlah. mengaji yang betul dan tunjukkan diri sebagai leader perubahan.

Dunia ini memerlukan Islam sebagai aturan hidup. Bila ada yang menyebut tidak perlu, ketahuilah , mereka harus didakwahi dan harus dimasukkan ke dalam barisan dakwah kita agar ia mengerti.

Jangan menyerah adalah prinsip yang musti di pegang teguh, selalu meningkatkan iman takwa pada sang Illahi.
Ingat pola pikir mu harus dikembangkan, jangan sampai melempem.

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s