Yang Membedakan Adalah Faktor Kemauan

Di dalam keluarga gue ada yang bertipe otak kanan dan otak kiri. Nah kemungkinan besar, gue sama kaya nyokap, nah kalo adek gue sama kaya bokap.Itu dari jenis tipe otak ya. Nah biasanya kalo otak kanan itu gak banyak mikir, kebiasaan langsung dikerjakan. Pokoknya mindsetnya besar dan terarah. Nah kalo bokap sama adek tipe akademisi. Terbukti kalo di dalam ujian atau nilai pasti gue kalah. Waktu itu gue hampir rata rata ujian 8 , nah adek gue 8,8 di rapornya semester 1di kelas 3 IPA ini.

Tapi satu yang pengen gue sampein,boleh prestasi hebat tapi akhlakul karimah juga oke, makanya gue baru dalam tahap menganalisis sesuatu ini. Bill gates dikabarkan drop out dari kuliah dan mangkir dari kampus dan akhirnya jadi pengusaha terkenal di dunia, ia adalah seorang pengusaha piranti lunak yang kalo di jual barangnya itu wow luar biasa dah kayanya dia.

Nah Bill Gates ini menurut gue di dukung sama faktor mentalnya dia saat di lapangan, dia pasti galau dan tak tentu arah kehidupannya saat keluar dari kampus. Tapi kemungkinan ada faktor lingkungan yang pengaruhi dia supaya bangkit. Ini kisah persis banget sama bokap gue. Walau bokap bukan tipe pengsuaha namun beliau tipe pendidik dan suka politik.

Beliau (bokap) gue gak dibolehin sekolah tinggi, yaa loe udah tau kan, anak zaman dulu itu kaya dibatesijn sama ortunya, buat ngebantu, itu taktik ortu zaman dahulu. Tapi bokap gue berontak, sampek sampek berani merantau karena gak di izinin sekolah tinggi di fakultas.

nah kebaranian beliau inilah yang menjadikan seseorang itu beda dari orang lain. Mental ini perlu banget, malahan mengalahkan nilai rapor. Nilai rapor mah cuma angka tapi jangan juga diremehin. Yang paling mantap adala intelegensi kita bagus, emosi kita bagusn saat berhadapan dengan orang dan satu lagi yaitu aspek ruhani yaitu ketakwaan kita pada Allah.

Masih inget sama ESQ nya ginanjar agustian. nah itu bagus tuh buat di tonton dan disimak. Ada pengaruh motivasinya juga lho itu. Makanya kita jangan berkecil hati, semua manusia itu hebat pada bidangnya masing masing. Sebagai contoh, adek gue di kelaurga ini yang paling hebat dah niai akademik rapornya dibanding yang laen. Nah tapi kalo masalah tulis menulis, maju di depan podium buat pidato,serta menganalisis masalah politik dan bangsa ini, itu gue ahlinya.

Nah di sini udah ketemu keahlian seseorang itu beda banget, walau ada yang menyamai mungkin cuma beberapa persen doang. makanya gue inisiatif banget nih sama pejuang aktivis mahasiswa sama orang tua juga . kalau meniali anak itu jangan dari nilai akademiknya, tapi nilailah dari kelebihan yang dia miliki lalu kembangkanlah potensi si anak itu. Jangan malah di teriaki atau dimarahi saat dapatkan rapor merah atau nilai jelek per semester.

Nilai emang penting taoi hanya mempengaruhi 10 % keberhasilan.
So, kita semua adalah makhluk ciptaan Allah yang cerdas, yang membedakan hanyalah faktor kemauan untuk BERHASIL !

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s