Sehari Bersama Wibi Jilid 2 #2

Tepat jam 5 sore

Pas jam 5 sore aku sudah mandi brotha, seger rasanya kalau dah mandi gini. Apalagi kalau habis shampoan yang rasanya semriwing di kepala. Heeemmm rasanya ini kulit kepala kaya dimanjain aja. Tadi aku barusan sama keluarga ke ‘Ramayana’ tempat kami beli baju. Terutama yang paling ‘sreek’ milihkan baju buatku itu adalah ibuku sobat bukan ayahku. Kalau ayah mah dia cuma bisa bayarin doang. Wuiiih padat penuh pengunjung tadi. Aku beli baju cuma 2 saja. Itupun sudah cukup, syukur Alhamdulillah bisa beli. Aku kepikiran sama saudara-saudara yang ada di bawahku. Mungkin mereka saat ini berjuang mempertahankan hidup dengan mencari nafkah di jalan atau di desa mereka. Makanya gak sepantasnya aku menymbongkan diri hanya untuk beli baju saja. Syukur-syukur bisa beli, ah kalo saudara kita yang bajunya cuma 2 lembar di luar sana. Apa gak prihatin kita sama keadaan saudara kita yang belum beruntung??. Alhamdulillah ya ALLAH, terima kasih atas karunia yang Kau berikan pada keluarga hamba pada hari ini. Thank You ALLAH, Alhamdulillah, subhanallah.

Sebelum ke toko baju aku sempatkan untuk menjenguk kakek angkatku di Rawa Sari. Yah Alhamdulillah beliau masih sehat sampai sekarang, walau badannya kurus kering dan sudah renta. Dia sempat ‘pangling’ melihatku, “ Oooh ini rizki kaah?? Kada pinandu aku nah (itu bahasa banjar yang artinya>>gak inget aku). Yaiyalah sudah gak ketemu lewat dari 2 bulan, makanya dia pangling ngeliat aku. Pesen beliau sama aku sangatlah kusimak baik-baik. “Jangan meninggalkan sholat, berdoa kepada ALLAH setiap hari”. Itulah pesan beliau padaku. Sungguh pesan yang sangat luar biasa.

Aku sekarang duduk di ruang tamu, tempat yang paling kusenangi. Apalagi duduk yang paling pojok dengan pintu masuk, asyiik dah pokoknya addeeeem beneeer. Tepat di hadapanku ku lihat dinding yang ada pajangan fotoku dan adikku. Foto yang dulu sih, waktu aku kelas 2 SMA. Mau aku ganti aja tuh foto. Habisnya itu foto gak kelihatan menterengnya kaya 2 tahun lalu. Aku pengen ganti jadi foto aku bersama teman-teman di ulang tahun fakultas Kedokteran. Dies natalis namanya. Aku juga sempat membayangkan bagaimana ya kalau diriku di foto ala pakaian Jepang. Wooooow, pastinya guanteeng amat kalau pakai gaya itu. Apalagi ditambah aksesoris pedang beneran tapi dari kayu aja, jangan yang asli. Pasti orang kira aku dari negeri Sakura sanaJ

Aku tadi sempat melihat info bahwa Universitasku masih menyandang predikat akreditasi C. Waah, prihatin bener aku kaya gini. Masa’ sudah lama jadi Universitas tertua di Pulau Kalimantan gak pernah menyandang akreditasi A. jangan-jangan ada something trouble di dalam tubuh Universitas ini. Kalau gini caranya, aku jadi pengen jadi rektor aja nih, pengen aja naikin akreditasi jadi A. Nanti kalau jadi rector aku maunya semua kegiatan di kampus ditambah lagi dan diperjelas program kerjanya. Trus kalau aku jadi rektor nih, aku musti mantau langsung acara kegiatan mahasiswa agar seperti bersahabat aja sama mahasiswanya. Nah terus memperbaiki kualitas dosen-dosen yang mengajar dan memberantas korupsi di tubuh Universitas ini. Ya kalau pemimpin itu musti berani turun ke jalan dan memantau langsung perkembangan anak buah di bawah. Kalau tak berkenan di hati langsung aja ditegur kalau perlu dipecat aja sekalian kalau ada sekelompok orang yang tak bertanggung jawab menyalahgunakan wewenang di bagian administrasi keuangan Universitas. Selain itu juga aku bercita-cita menjadikan Universitas Lambung Mangkurat ini punya taman yang sangat bagus, kalau bisa seperti di luar negeri sana. Secara kan Kalimantan banyak hutannya dan banyak aneka ragam jenis pekarangan tanaman yang bagus-bagus. Kenapa gak dikembangin coba ???, sebenernya sih Rektor itu punya wewenang kok, Cuma kurang greget aja sifat kepemimpinannya. Coba kalau semua rector di Indonesia patuh dan tidak hanya melirik materi keuntungan hidupnya saja. Pasti Universitas di berbagai wilayah Indonesia akan Berjaya. Memang tak semudah membalikkan telapak kaki (terinspirasi dari membalikkan telapak tangan). Tapi kalau manajemennya bagus insya ALLAH pasti bisa. Yes We Can…!!!

***

Bosaan menghampiri

10 April 2011

Boseeen bener hari minggu ini, beda sama malam kemarin. Kalau malam kemarin mah malam mingguan sama motor kesayangan, beeeh asyiik bener dah pemandangan kemaren. Gak lingkungannya, gak sungainya, gak orang-orang yang pada malam mingguannya. Semuanya pokoknya memeriahkan acara itu malam minggu. Sebenernya sih mau makan-makan sama temen. Eh merekanya yang gak bisa, ya terpaksa lah aku sendiri keliling gak karuan melihat suasana dan suasini di Banjarmasin. Jalan yang paing macet kemaren adalah Jalan Veteran. Sudah berisik, padeet, semrawut , bising yang nahan di telinga, uuuh,bikin kepale ane puyeeng gan. Maka dari itu, kok masih adee aje yang suka malam mingguan di jalanan, ah gak lagi dah. Entar kalau udah berduit dan punya mobil sendiri dan uangnya dari sendiri juga, barusan dah, aku mau ke restoran tapi bukan di Banjarmasin, melainkan di luar negeri sekalian. Tentunya sama istri yang sah, bulan madu di luar negeri dan aduuuhaai prikitiiew pokoknya.

Tambah lagi nih cita-citaku, pengen aja ke luar negeri, jangan bingung ya kalian kalau aku punya banyak impian sana sini yang luar biasa kalau dibayangkan. Karena hidup itu perlu mimpi sebagai mesin pendorong untuk meraih kesuksesan. Mesin yang setiap saat dapat kita hidupkan untuk menggojlok angan-angan kita jadi kenyataan. Yah mimpi ku ibaratkan sebagai macan dalam diri, selain sebagai motivasi, mimpi juga dapat kita olah sendiri.

Tambah lagi nih sebagai nilai pluss, kalo kita fokus dengan impian-impian itu, pastilah dapat dpercaya impian kita itu, selain dapat dipercaya juga dapat memberikan kita senyuman. Memang sih,banyak impian yang selalu menghantuiku dan selalu mengiming-imingiku. Kalau bermimpi itu juga ada batasnya, jangan sampai bermimpi terlalu asyik sehingga melupakan kegiatan dan persoalan yang harus diselesaikan secara cepat dalam hidup kita. Ada juga nih aku suka menjadi pengusaha daripada menjadi pegawai negeri sipil. Soalnya untuk saat ini pegawai negeri sipil seperti babu. Itu menurutku, jangan tersinggung ya para pembaca sekalian. Bagiku apa sih yang diharapkan menjadi PNS itu, hidup kita akan terkekang. Nah seandainya aku menjadi PNS, tentunya aku berusaha selain di situ, yaitu aku ingin menulis, nah dari keuntungan menulis buku itu aku kumpulkan . Uangnya itu nanti aku putar untuk usaha apa aja, yang penting bertemakan wirausaha. Biarin aja PNS yang penting pas di luar banyak kegiatan yang aduhai seabrek penuhnya. Nah kalau sudah sukses di wirausaha, otomatis kan aku jadi pengusaha dan sekaligus pemmpin dalam bidang usaha itu. Nah baru aku mau meniti karir menjadi dosen dan merangkap juga sebagai seniman. Terserah mau seniman apa. Yang penting sih temanya seniman. Berpuisi ikut lomba sana sini kek, pantun kek, drama kek, kabaret kek. Yang penting hati senang kalau ikut berkecimpung di dunia seni yang aku suka. Nah yang paling menguntungkan itu baigiku adalah menjadi wirausahawan sih atau pengusaha namanya.

Pengusaha itu dapat kita raih degan cara belajar ulet tentunya, kalau pernah terjatuh dan gagal itu gak papa, gak masalah itu masbro dan mbakbro sekalian. Gagal itu adalah tangga menuju kesuksesan. Semakin banyak gagal malahan jadi bagus dan kita dapat mengkoreksi diri kita sendiri. Tapi kalau sudah tahu gagal jangan disengaja gagal yang kedua kalinya, itu mah namanya bodoh bener. Kamu tahu kan Ali bin Abi Thalib, beliau adalah khalifah yang pernah berucap “ Orang yang beruntung adalah orang yang lebih baik hari ini daripada hari kemarin”. Nah sudah tahu kan maknanya?. Itu artinya kalau kita berbuat gak baik hari ini dibanding dengan hari kemarin, maka kita dikategorikan sebagai orang yang tak beruntung. Maka emang bener kata beliau, kita harus lebih baik daripada hari kemarin. Sugguh rugi kalau kita gak mikirkan acara-acara atau kegiatan yang bermanfaat untuk hari ini.

Hidup ini gak cuma di dunia aja masbro-mbakbro sekalian. Selain hidup di dunia kita juga hidup di alam kubur dan terakhir di akhirat yang kekal. Di dunia ini mah cuma ibaratnya kita nyiapin sangu atau bekal ke  kehidupan alam kubur dan akhirat nanti. Barang siapa yang amalannya baik dan banyak lagi, itu mah gak usah dipikirn lagi enaknya di alam kuburan dan di akhirat sana entar. Pokoknya golongan orang tersebut sangat enak dah. Nah sebaliknya kalau gak punya amalan yang baik dan sedikit, bakalan susah tuh entar hidup di alam kubur dan akhirat nanti.

Bagi yang membaca tulisanku ini pastinya orang yang sudah hidup di alam kedua yaitu dunia. Pertama kita hidup di alam rahim ibu kita, yaitu waktu dimana kita belum lahir, masih dalam perut ibu masbro-mbakbro sekalian. Tapi mungkin aja sih, yang membaca tulisan aku ini adalah malaikat yang ada di kiri dan kananku. Yang penting tujuan aku nulis untuk beribadah dan bersahabat bersama sampean-sampean ini. Kalau tujuanya baik kan musti dicatat baik juga sama malaikat Rakib (malaikat pencatat amal baik), nah kalau tujuannya gak baik bakalan dicatat sama malaikat Atid ( malaikat pencatat amal buruk).

Kira-kira jam 2 siang

Kira-kira jam 2 siang sehabis sholat zuhur, aku langsung berpikiran apa yang dikerjakan, daripada ngebosenin langsung kusambar laptop yang baru ku charge di meja. Meja yang biasanya dijadikan tempat oleh ayahku untuk bekerja. Biasanya beliau juga menulis, mungkin mau membuat buku pelajaran. Kemungkinan besar buku pelajaran tentang kesehatan. Aneh rasanya beliau menulis buku tentang kesehatan secara beliau adalah lulusan sarjana teknik, tepatnya beliau sekarang di jurusan listrik dan komputer. Nah kalau ilmu komputer beliau dapatkan secara autodidak, sejak beliau dikirm untuk pelatihan di Medan untuk merakit komputer, dari situ pula beliau mulai menekuni tentang dunia perkomputeran. Nah beda lagi sama ibuku, beliau sukanya ngolah kue, jajan-jajanan pasar untuk dijual. Bisa juga beliau membuat makanan catering buat suatu acara. Tapi yang sering adalah mengolah kue pesanan orang lain. Ibuku sering melakukan hal tersebut, bayangkan sobat, dari sejak aku kecil yaitu TK sampai aku kuliah, beliau masih konsisten menekuni pekerjaan yang ia senangi. Memang kalau pekerjaan kita bawa santai dan kita bawa senang, alhasil saat bekerja kita tak terbebani, malahan menjadi suatu pekerjaan yang sangat menarik, so jangan anggap remeh pekerjaan kecil maupun besar. Semua itu intinya harus dilakukan dengan 3 pilar utuh yaitu sabar, ikhlas, dan tawakkal.

Siang-siang gini asyiknya maen laptop sobat. Apalagi kalau ditemani bagi yang sudah beristri, tapi aku mah belum masbro-mbakbro sekalian. Aku kan masih mahasiswa semester 3 di prodi Kesehatan Masyarakat. Masa’ sudah nikah, bohong bener namanya kalau ngaku sudah nikah. Hihihi. Nah kayanya di pikiran mulai terpikirkan sesuatu lagi nih, yaitu pengen punya rumah yang sedang dan tak terlalu besar. Sudah memiliki istri, yang cantik, yang sholehah, baik hati, gak sombong, rajin menabung lagi, beeeh kapan yaa bisa kaya gitu?? Tinggal menunggu waktu aja daaah. Apalagi nih kalau suasananya romantic plus dingin-dingin empuk, yiiiiiiiihhhhaaaa saatnya berpelukan daah. HahahaassseeekJ

Kapan ya?? Hal itu bisa terjadi, yang penting suksesin diri dulu masbro-mbakbro sekalian. Nah kan kalau udah tercapai sesuatu yang diinginkan pengen ngapain aja kan enak, hatipun ikut gembira luar biasa. Dibayanganku sekarang, seandainya aku sudah nikah, pasti dah pengen bermesra-mesraan sama istri siang-siang kaya gini, ditambah minum es nyiur kelapa yag dibeli, makan kue kering yang enak, plus nonton televisi yang disampingnya ada istri tercintaa ngobrol sama aku, dan menikmati indahnya pemandangan di luar kamar yang ada kebun dan bunga-bunga yang amat indah memanjakan mata. Wuuuuiih subhanallah daaah, gak bisa nahan pokoknya untuk bersyukur.

Terus sorenyanya melanjutkan jalan-jalan sama istri terkasih naik mobil ke mall buat shopping-shopping. Pas dijalan menuju mall sambil mesra-mesraan lagi ya kaya pacaran gitu lah. Malahan bebas lagi, yyyiiiiihhhaaaa. Kan sudah halal. Yah itulah namanya angan-angan, bisa dibilang asyiik, bisa juga dibilang ngebahagiain diri sendiri.

Hooaaamh, saatnya ngantuk tiba, tapi ini tangan kayanya pengen nulis terus. Gak tau ini badan mau tidur eh si tangan pada mau menari ria di atas keyboard laptop. Yo weslah ora opo-opo seng penting iku, rasane gak tergantikan. Emang rasa gak pernah bohong, kalau ingin nulis dan bercerita ya begitulah. Gak pengen berhenti walau ini badan pengen dimanjakan dengan belaian pulau kapuk di kasur. Oh ya aku jadi teringat akan satu surah Al-Qur’an yang bunyinya berintikan “Kamu adalah segolongan umat terbaik yang mencegah kemunkaran” itu seingatku saja. Itu surah pernah aku baca di sms hikmah organisasi KSI Asy-Syifa diUNLAM. Memang itu surah sangat luar biasa artinya. Berarti kita yang beragama Islam dianjurkan untuk bersyukur bahwa kita sudah di cap sebagai segolongan orang yang beruntung. ALLAH memang maha pengasih lagi maha Penyayang. Segala sesuatu hanya berdasarkan dan diputuskan oleh-Nya. Tak ada yang bisa nandingin kekuasaan-Nya.

Malam tadi aku sholat malam, aku terperanjat terbangun gara-gara nyamuk menggigiti tubuhku sampai bengkak dan bial. Maka dari itu , aku gak ada kerjaan, lebih baik aku ke belakang dan mengambil air wudhu lalu sholat tahajud. Aku yakin semua doa yang kupanjatkan tadi benar-benar akan terelisasikan secara sempurna. Tinggal aku poles dengan usaha giatku dan akan ku tunggu sebuah pencapaian hasil tersebut nanti. Aku berdoa seperti biasa, mohon dilancarkan segala urusan di dunia maupun di akhirat. Aku juga berdoa untuk meminta jodoh yang sangat terbaik. Ya lagi-lagi kita ngomongin masalah jodoh dari ALLAH. Emang bener sih, kita musti mohon langsung kepada ALLAH, jangan lewat perantara!!, tak boleh itu. Aku juga minta untuk dilancarkan dan dibaguskan nilai-nilai saat ujian kuliah pada semester 3nanti. Saat aku sholat tadi, bener-bener adeem dah rasanya hati ini. Hati yang awalnya mikir macam –macam, eh ternyata langsung aku curhatin aja semua masalah sama ALLAH, alhasil dan  walhasil aku jadi tenang dan merasa enak aja waktu malam tadi. Pokoknya semua curhat malam tadi aku lampiaskan aja sama ALLAH, karena ALLAH adalah maha pendengar yang sangat baik. ALLAH itu maha segala-galanya buatku, aku seneng di dekat Dia, aku serasa tenang dan damai di dekat-Nya. Pokoknya beeeeeeh dah , gak bisa diungkapkan dengan kata-kata nikmat-Nya itu.

Tepat jam 8 malam

Pas jam delapan enaknya berkutat pada kesibukan masing-masing aja. Ada yang megang handphone, nonton tv, maen laptop, maen games, pokoknya macem-macem lah. Nah sekarang hari ini aku punya nasehat yang amat baik dari ibuku “ Riz, kalau kamu pilih istri yang baik-baik ya, pinter, cantik, sholehah, nah kalau bisa yang pinter dandan biar bisa nyaingin ibu” ckckck…Hahahaha. Ibuuuu-ibuuuu ada –ada saja. Emang dah kalau perempuan di depan kaca bawaannya gak pengen kabur dari kaca itu. Dandaaaaaan terus, apalagi nih kalau wanita berzodiak Libra, aku suka sih sama perempuan kaya gitu. Selain menarik bahkan juga dapat menarik perhatian kaum lelaki apalagi suami yang sah. Nah sama juga kaya ibuku masbro-mbakbro sekalian, ibu tuh suka dandan, tapi dandanannya lumayan laah. Yaaah seperti ibu-ibu zaman sekarang, gak seperti anak muda kaya sekarang. kalau aku melihat penampilan anak muda zaman sekarang, beeeh modeeern bangat dah. Sebenarnya penampilan wanita yang baik itu pakai kerudung sih, tapi zaman sekarang kerudung dianggap panas oleh sebagian besar perempuan. Aku bukannya menyuruh secara keras lho yaa buat make kerudung utnuk para cewek-cewek.

Emang bagus lho kalau pake kerudung itu, rambut terawat rapi, bagus, gak kuwel-kuwel, gak kena debu dan sebagainya. Nah ditambah lagi nih, tambah terawat kecantikannya. Plus disayang dan dijaga sama ALLAH lagi. Terhindar dari dosa itu juga sudah pasti. So, Life Is Choice buat para wanita Indonesia.

Akan tetapi menuruti zaman sekarang gak ada habis-habisnya, soalnya modeeern banget, karena menuruti perkembangan ideologi ‘aneh’ sekarang. yaa, ideology liberal yang dilaknat ALLAH, coba aja lihat banyak mudaratnya bagi masyarakat terutama yang dirusak kaum muda-mudi di belahan dunia ini. Lihat aja film porno ‘bejibun’ kan di toko-toko terdekat apalagi di pasar-pasar. Hmmm Cuma bisa ngernyitkan dahi saja kalau begitu. Kita juga musti melawan itu semua dengan cara kita sendiri asalkan jangan berbuat kekerasan di depan publik. Banyak cara untuk menanggapi dan menyelesaikan itu semua. Salah satunya dengan cara menasehati. Kita tuturkan panjang lebar mudarat-mudaratnya itu pada generasi muda. Kalau dilakukan dengan intensif dan langsung ‘take do it’ insya ALLAH semua itu akan selesai dengan alami sendirinya. Intinya tergantung pribadi masing-masing. Toh semua perbuatan jahat dan baik kita dicatat dan dipertanggungjawabkan dihadapan ALLAH. Lantas pilih mana sekarang, surge atau neraka?? Semua ada di tanganmu..!!!!

Jujur sih aku sempat termakan bujuk rayu iklan yang bagiku menyesatkan di televisi, semuanya menampilkan aurat terpampang jelas. Itu tiap hari kita lihat baik sengaja maupun tidak disengaja. Bahkan ada lagi nih sampai-sampai itu wanita berpakaian tak seronok di depan publik, dimana yaa kemaluannya itu (maksudnya sopan santun). Sama diri saja tak sayang apalagi sama orang tua, menampilkan bagian tubuh yang seharusnya dilindungi dengan ketat. Oh wanitaaa-wanitaaa, sungguh bener-bener bisa mabuk kepayang kalau memikirkan terlalu asyiik. Sesungguhnya Islam sayang banget lho sama perempuan, bahkan sampai-sampai surah Al-Qur’an khusus membahas tentang wanita dalam surah Al-Qur’an. Bayangkan aja sekecil apapun semuanya sudah tertuang jelas di dalam Al-qur’an. Wanita dimuliakan bener-bener masbro dalam Islam. Cuma sekarang, perempuannya aja yang gak mikir, malahan memperihatkan bagian tubuhnya kepada semua lelaki. Yang kebangetan lagi nih, kalau sampai menjual tubuhnya kepada hidung belaang. Ampuuuuuun dah kalau gitu,siksa apa ya entar kalau di alam sana?? Bakalan sakit dah kalau sampai kaya gitu. Semoga perempuan di dunia ini bisa sadar dan kembali ke ajaran ALLAH yang benar, aaaamiiiin ya robal alamin.

Beberapa tips buat “loe gue END” (terinspirasi dari OVJ), maksudnya buat awewe’ wanita yang pengen tobat alias menutupi mahkota kemuliaan Anda:

  1. Kalau pengen pakai kerudung, ya langsung pakai aja, Jangan RAGU…!!!
  2. Kalau diejek, ditanya temen masalah kerudung atau jilbab yang dipakai,cueek ajaa. Lebih baik kumpul aja sama orang yang berkerudung juga kalau gak tahan di ejek. Intinya harus sabar kalau pengen dapat ampunan sang Illahi.
  3. Kalau ada cowok yang gak ngelirik biarin ajaa mbakbro, malahan bagus lagi, aurat situ jadi terpelihara, fokuskan aja diri ente ke calon suami ente kelak. Karena dirimu adalah mahkotamu mbakbroo.
  4. Nah ada lagi nih masalah, kalau pengen buka jilbab jangan dihadapan orang lain apalagi bukan muhrim. Bukanya dikamar aja. Nah kalau ada yang sudah punya suami, lebih baek diperlihatkan aja sama suami, suami senang, ente pun senang gara-gara dipuji…hihhihi…(sama-sama untung).
  5. Istiqomah saja sama pilihan Anda untuk memakai kerudung/jilbab, soalnya itu nantinya yang menghantarkan Anda pada kemuliaan yang bener-bener Anda harapkan.

Ini tips ala mas Wibi yaa alias aku sendiri, original dari aku sendiri, jadi ambil baiknya buang buruknya. Malahan lebih bagus kalau di turuti karena penulis gak ada sedikitpun untuk memaksa. Semua ada di tangan Anda….!!

***

Gaak mood….!!!

Senin, 11 Juli 2011

Tepat habis sholat magrib, aku senang banget. Soalnya hari ini ketemu sama imam masjid di BJB yang suaraya buaguus amat. Jadi merinding saya denger itu suara. Habisnya itu suara mengingatkan saya dengan imam yang ada di Mekkah sana. Waktu dia membacakan surah yang mengisahkan burung ababil itu tuh.beeeeh suaranya seraya gelombang laut yang sedang menari indah.

Nah sekarang ganti posisi arah pembicaraan aja yaa, sekarang aku kok gak kood nulis yaa, apa ya sebabnya. Atau gara-gara kelamaan di depan laptop?? Atau mungkin diri ini yang udah ‘boring’. Atau juga diri ini yang terlalu lama maen FB di internet. Waah sungguh mudah-mudahan dijauhkan dari namanya badmood dah. Aamiiiin. Aku sempet teringat sama imam tadi, wah, wow bener dah itu suaranya. Tapi gak sempet kenalan tadi soalnya pengen buru-buru ke rumah tadi. Waah kalau sempet ketemu sama itu imam, bawaannya pengen minta foto-foto dah, maksudnya aku suruh beliau foto-foto aku di depan masjid Quba dekat rumahJ.huahahha…… Biar bisa dimasukin ke facebook foto profilku itu. Nah you-you semua belum tahu kan, kesukaaanku apa?? Aku ni sukanya foto-foto, tapi apa mau dikata, handphone berkamera aja gak punya apalagi kamera..Haaah pengennya nih kalau udah punya uang, aku langsung beli handphone tercanggih di abad ini, trus mau beli sepeda ‘fixie’, nah ditambah lagi mau beli camera handicam merk teranyar tahun ini.

Masa’ umur segini gak punya uang ??? , rugiii..!!. maunya sih punya uang sendiri, tapi aku maunya dari jerih payah sendiri. Gak amu minta sama orang tua, soalnya orang tuaku juga banyak keperluan yang perlu dipenuhi, dari pembayaran spp sekolah anak-anaknya, biaya hidup sehari-hari, bayar uang rumah di BJB, plus kalau ada pengeluaran bulanan yang gak mesti kapan keluarnya. Kalau uang sih jangan dipikirn lagi zaman sekarang. uang saat ini sangatlah penting, ibarat kata kalau ada hujan uang, masyarakat sekitar pada kaya semut semua dah. Lihat aja masyarakat kita sekarang yang kasihan bener keadaan ekonominya. Ini selain kesalahan mereka yang malas mencari uang juga salah dari pemerintah yang membuat undang-undang. Undang-undang saat ini bertentangan banget dah, banyak kontroversinya, undang-undang sekarang patokan ibadahnya gak ada. Coba semua undang-undang dan pertauran yang ada patokannya adalah al-qur’an dan sunnah. Dijamin dah semua persoalan bisa selesai dengan izin-Nya. Aku sih percaya banget kalau begituan, soalnya namanya Al’qur’an itu gak pernah bohong. Ini diturunkan langsung oleh perintah ALLAH. Sang Maha Pencipta alam yang bijaksana.

Ngomong-ngomong masalah bijaksana. Aku jadi ingin bijaksana yang disegani orang-orang. Memerintah dan memimpin dengan serius. Inginnya sih begitu, tapi ini masih dalam proses. Proses itu gak semudah membalikkan kasur di kamar masbro sekalian. Proses itu harus dinikmati, begitu juga kehidupan. Aneka kehidupan di dunia ini musti kita jalani dengan rasa syukur dan ikhlas. Itu kata status dosenku lho. Ya aku contet aja  itu status. Habisnya itu status bikin orang mau ngambil langsung aja sih. Maksudnya copy paste gitu.

Bentar broo, kayanya ni mati lampu di tempat saya. Good bye dulu yak. Soalnya mau nyiapin senter sama lilin nih plus mau masuki motor kesayanganku nih. Byeee. Eh tapi jangan bosen-bosen yak baca-baca tulisan ini. Pokoknya dijamin rame broo kisah-kisah yang aku ceritain. Bikin hidup lebih hiduuuupJ

***

Alhamdulillaaaaaaaaah, akhirnya lampunya nyala pemirsa-pemirsi. Emang kalau di sini sama saja dengan Banjarmasin. Bawaannya pada gangguan teruus. Banjarmasin dan sekitarnya pokoknya. Gak tau siapa dan siapa, semua juga merasakan namanya mati lampuuu.  Tua muda, pakde, bude, om tante, pokoknya semuanya. Dari jenis kalangan umur manapun sampai para bandchong (maksudnya bencong, biar narsis sedikit) juga mengalaminya. Memang saat ini siapa sih yang gak tau kredibilitas kualitas dan kuantitas dari PLN. Ups maaf seharusnya itu di sendor tadi, ya udah aku sensor nih ***.  Nah maka dari itu *** sekarang sangatlah banyak diteror sama masyarakat. Dari kinerjanya dan cara mereka menetapkan segala sesuatunya. Nah kalau aku lihat siaran akhir-akhir ini. *** kasihan bener , masalahnya bahan baku listrik yang mereka dapatkan sangat sudah. Ya jelaslah susah mendapatkannya. Kan harta kita dikeruk dengan cara halus oleh pihak Barat. Maka dari itu sangatlah salah kalau kita mendambakan orang-orang di sana. Nah kalau cara kinerja mereka baru aku setuju. Tapi kayaknya mereka belum tahu prinsip kinerja umat Islam, ya kita-kita ini. Akan tetapi zaman sekarang mereka membuat paradigma yang sangtlah konyol dan bin mustahal (maksudnya mustahil,biar seru sedikit). Mereka berhasil memparadigmakan bahwa umat islam itu cuma kerdil pemahamannya, padahal sebaliknya masbro dan mbakbro sekalian. Nah itu juga yang aku mau ceritakan sama kalian di mana saja.

Jadilah umat Islam yang bangga akan agamanya sendiri. Agama kita sangatlah agung temen-temen. Salah jika kita tak bangga dengan namanya Islam. Kita musti banga sebagai umat-Nya. Rugi bagai daun terkoyak apabila kita sendiri tak bangga dengan Islam. Rugi bagai semen yang diinjak-injak kita, kalau kitanya sendiri yang gak paham apa artinya Islam sndiri. Sungguh islam adalah agama yang Rahmatan lil aalamn. Mungkin kata-kata ini sungguhlah bersemangat dan selalu di bicarkan dan dilontarkan oleh banyak orang. Tapi kita jangan berperilaku seperti orang bukan Islam. Seperti berkelahi, berduaan ditempat yang terlarang dan lain-lain dah pokoknya. Percayakanlah semua ini dengan ajaran yang benar juga, ajaran yang datangnya langsung dari ALLAH. Percayakan semuanya sama ALLAH, maka kamu akan bahagia dunia dan akhirat. (Penulis saat menulis paragraph ini, sangatlah bersemangat,kalau bisa diceritakan, ini tangan cepertnya 180km perjamJ, wuuuuiiihhh…..)

Senang dah pokoknya kalau saya berbagi, untungnya kita dipertemukan dan diizinkan untuk saya buat bercerita dan berbagi ilmu sama sampean-sampean ini. Syukur aja sudah nyala tadi, jadi saya bisa lanjutkan sampai kapanpun, asalkan saya gak capek aja. Mmmmmm, kira-kira sampean ada ide gak tentang cerita selanjutnya??? Soalnya saya kehabisan ide nih malam nih, apaa yaaa yang bisa diceritakan?? Jadi bingung lagi saya, ya itulah saya sobat masbro-mbakbro sekalian. Waktu nulis , yaa aku tulis aja sedemikian rupa. Pokoknya aku gak mkir kalau nulis, pokoknya langsung aja take do it (maksudnya langsung action). Itulah aku, kalau bertindak juga harus hati-hati janganlah sembrono memutuskan sesuatu. Kata dosen dan bapakku juga bilang kaya gitu. Kalau melakukan suatu keputusan haruslah dipikirkan dengan masak-masak samapi mateeng. Aku juga sampai saat ini harus belajar tentang pengambilan keputusan. Harus banyak-banyak beajar sama orang yang berpengalaman.

Memang pengalaman adalah buyutnya guru yang sangat baik. Kalau orang kan bilang ‘pengalaman adalah guru yang paling baik’ tapi bagiku tidak’pengalaman adaah buyutnya guru yang amat baek’. Sengaja aku bedakan sama mereka, soalnya aku gak pengen niru orang lain. Yang inilah itulah, ah gak level mah. Yang penting kita itu musti bereni tampil beda. Kalau orang suka pakaian ini contohnya , ya kita jangan nuruti yang itu juga. Carilah yang lain tipe pakaiannya. Menurut hati nurani kita sendiri seleranya. Jangan nurutin orang lain. Aku ibaratkan yaa, kalau orang niru itu, bagaikan semangka busuk dalam karung….Hmmmmm sadis kan kata-kataku, makanya kalau gak mau di ‘sadisin’ jangan mau niru orang lain. Kalau di televisi artis banyak yang gaya seronok gak sopan, eh ,malah di turutin, eh malah di gaya-gaya in. Apaaalaah semua itu, kalau gak baik jangan di tiru, ambil dong yang baiknya saja kemudian modifikasi dengan gaya kita sendiri biar lebih baik lagi. Sebaik-baikya kreasi orang lain lebih baik kreasi yang lahir dari dalam diri kita sendiri.

Aku tadi sempet chatting sama temen-temen di Malang, keadaan di sana katanya tetep adem lah. Jadi pengen aku ke sana sendirian. Eh tapi yang paling asyiik bulan madu aja di sana sama istri tercinta, nah kalau aku ngomongi masalah istri kayanya pengen cepet-cepet buruan kawin aja nih. Secara aku masih muda geeetoooo looooccchh (lebay sedikit gak papa). Emang kalau namanya anak muda tempatnya nafsu pasti ada, gak usah dipungkirin lagi kalau masalah itu. Nah tapi kalau nafsu yang arahnya sudah zina, itu yang berbahaya mbakbro-masbro sekalian. Anak muda apalagi yang masih kuliah, pasti pengennya hura-hura. Begitu juga aku broo. Gak munafik sih, juju raja aku ini orangnya, kan aku masih 19 tahun, yaiyalah pengen hura-hura juga. Tap kalau hura-huranya bikin orang celaka dan ngecewain orang tua dan orang lain lebih baik JANGAN…!!!! Karena bisa merugikan diri sendiri dan orang lain, maka waspadalah-WASPADALAH…!!!! (iklan bang Napi di Sergap, upps seharusnya di sensor juga itu nama, ini nih aku sensor biarin terlambat yang pentingkan dah beritahu kalian>>>iklan Bang Napi di ******).

Waktu siang tadi, aku lihat banyak sekali orang memakai sepeda ‘fixie’ yang akhir-akhir ini banyak dipebincangkan sama kawula muda saat ini. Sebenarnya aku juga mau sih, apalagi naik sepeda itu, sempet ngiler sih tapi cuma aku aja yang tau. Nah aku tuh seneng banget kalau namanya sepedaan. Apalagi kalau udah musimnya orang naik sepeda, wah ini jiwa bakalan juga ikut-ikutan broo. Maka dari itu aku tadi lihat-lihat di toko sepeda. Ada yang bagus bangetsih, ada juga nih temen ku yang pakai ke kampus, warnanya merah. Wah mentereng bener dah, kalau aku punya uang rencananya sih langsung aja dah aku mau beli.

  1. Impian kalau punya uang sendiri, dihasilkan dari jerih payah sendiri>> handphone canggih
  2. Sepeda fixie
  3. Mau jalan-jalan ke Malang mumpung liburan kaya gini
  4. Ikut acara seminar-seminar nasional
  5. Mau nerbitkan buku langsung 2 jilid
  6. Tanam saham ke berbagai perusahaan yang dianggap maju

Itu aja dulu impianku ini. Nah salah satu caranya , gemana supaya tulisanku ini di produk dan diteritkan yaa?? Peneng ini kepala. Soalnya ini cuma maslalah duit aja broo. Kalau duit orang tua, kata mereka, entar dulu, kemungkinan 2 bulanan gitu dah. Nah tapi aku ini ngebet banget soob. Andai saja aku punya uang tabungan sendiri, pasti langsung aku transfer ini uang ke penerbitnya. Langsung aku pesen 500 exemplar dulu. Nah kalau udah pasti dan laku terjual habis, itu uang aku putar modal ¾ nya dari keuntungan. Nah ¼ nya lagi aku simpen dan dari ¼ nya itu aku sumbangkan juga rencananya ke panti asuhan kek, atau apa terserahlah. Yang penting temanya mensedekahkan kepada yang berhak. Soalnya aku mengerti dan paham bahwa hidup kalau berbagi bagai indahnya di taman surga.

Yaaah, harus extra keras nih supaya dapat modal yang diharapkan , salah satunya dengan cara ngontak temen-temen yang dikira mampu buat bantuini bisnis yang prestisius. Lumayan kan buat uang saku jajan, trus pinter-pinter kitanya aja lagi yang muter itu uang mau diapain. Pokoknya jangan ‘stagnan’ di usaha itu-itu saja. Coba dengan usaha yang lain, siapa tahu kita dinobatkan jadi pengusaha muda. Memang sih untuk saat ini, kendalanya adalah uang. Aaaaaaah uaaaaaaang uaaaaaaaang, mengapa kau menadi factor penghambat segala sesuatunya, gara-gara uang kita bisa jadi gila tapi bukan untuk orang yang berakal. Memang kalau uang sangatlah berarti di zaman edan sekarang ini. Yaah mudah-mudahan aku tetap istiqomah untuk nerbitin buku yang aku cinta ini.

Rencananya sih ini buku aku mau beri nama yang aduhai yang bikin orang terpilu-pilu sedihnya. Yaitu “Di Saat Komandan Patah Hati” woooooooooow…itu keren banget yaa namanya. Ini rencanya mau di terbitin yang kedua.  Yang pertama aja belum ke cetak gara-gara gak ada uang modalnya. Pengen ngutang ogaah aku. Dana dari orang tua belum keluar juga. Pengen ngomong sama om dan tante di Blitar ogah juga aku, takutnya ngerepotin mereka. Judul yang pertama aku beri nama rencananya “Catatan Komandan Tingkat” nah yag kedua baru “Di saat Komandan patah Hati”. Heran yaa sama judulnya yang gak sesuai isinya. Aaaaah itu gak penting yang penting itu adalah aku tujuannya ingin berteman aja kook, kalau masalah uang itu memang penting tapi itu urutan yang kesekian kalinya. Kalau teman itu gak bisa dibandingin dengan uang broo. Teman adalah segalanya buat aku. Teman bermain, ngerjakan tugas, ngelaba sama-sama, ngelawak, berhappy-happy ria, dan lain-lain pokoknya. Oh ya satu lagi nih, teman bisa diajak buat ngebuka ladang bisnis juga supaya biar seru gitu.

Bisniiiiiis bisniiiiis, kok gak ada ujung-ujungnya yeee. Seandainya aku punya uang yang cukup buat modal dan sebagainya buat nerbitin buku. Jadi pengen langsung aja dah aku. Tapi maslahnya ya itu, Moneeey lagiiii moneeeeey lagiiiiii. Enak kalau yang langsung minta sama orang tua yang duitnya banyak. Nah kalau aku, aku kan orang yang terlahir dari keluarga yang sederhana. Tapi aku gak mau ngeluh, karea ngeluh itu bukan sifat aku. Itu sifatnya setan bin iblis. Buat apa juga ngeluh, ya kan…ya kan…..Yaaah semoga aja ada jalan keluarnya deeh, aaamiin ya ALLAH.

 

 

Nah itu dia gambar sepeda fixie.tapi itu Cuma contoh saja. Masih banyak lagi gambar-gambr dan model sepeda yang bagus. Itu adalah tipe-tipe sepeda balap. Tapi anehnya sekarang sudah zamannya makai itu. Mungkin itu untuk seru-seruan. Namanya saja zaman sekarang, rugi kalau ketinggalan zaman. Ini memang zaman modern yang amat glamour.Coba saja lihat itu sepeda, beeeeh bikin ngileeeer aja dah, serasa mau ngambil dan pinjam punya orang langsung.

 

Naaaaah apalagi gambar yang di atas nih, waduuuwh bikin tambah ngiler ajeeee. Itu modifikasinya sangat bagus amat siih. Ini gambar aku ambil langsung dari internet broo. Luar biasa daah. Itu pelang bannya bikin gak nahan. Pokoknya kalau ada uang aku musti harus punya itu sepeda buat olahraga. Waah kalau dapat yang itu bawaannya pengen olahraga di Murjani Banjarbaru aja dah pagi-pagi. Hmmmm, serasa kaya disurga dunia kalau makai itu. Coba aja lihat modifikasi warnanya di atas. Dengan dipadankan warna coklat muda yang aduhai bikin itu sepeda jadi mentereng kalau dipakai. Waaah, sudah saatnya nih buat ngumpulin uang. Oh sepedaaaaa Fixieee ku, tunggu aku yaaaa…

***

Childhood

12 Juli 2011                                                                                 

Saatnya aku mendengar lagu yang mendayu-dayu dari Michael Jackson-Childhood. Ingat lagu ini, teringat pula dengan masa anak-anak. Masa dimana aku masih berumur 5 tahun dan sampai ke umur 7 tahun. Pengalaman yang amat berharga aku peroleh di sana. Tak ingin aku melupakan itu semua. Pengalaman yang membuat aku bangga dengan ketulusan hati dari orang tua. Orang tua yang selalu mengasihi tanpa pamrih. Menasehatiku setiaphari. Jangan ini jangan itu yang mereka titahkan kepadaku. Sungguh aku mencintai orang tua yang ku cintai setulus dan sepanjang zaman. Orang tua bagiku adalah sumber inspirasi dunia yang sangat berharga, melebihi sebongkahan emas di pulau Borneo. Mereka yang selalu mengajariku arti bersyukur. Kita tak boleh sombong dengan apa yang kita miliki. Itulah kata dari orang tuaku. Sepatah kata yang sangat berharga dan berkesan di hati sanubari. Aku mencintaimu ibu-bapakku. Kau rela lapar demi mencarikan uang untuk anak-anaknya agar sukses di masa depannya. Sungguh aku tak pantas berkata kasar kepadamu. Aku teringat masa dulu, masa dimana aku pernah dimarahi dan dipukul. Tapi bagiku itu bagai cubitan kecil mesra yang kurasa. Keadaan zaman itu aku benar-benar mengingatnya. Oh orang tuaku, sungguh mulia benar kau mendidikku. Mengatakan dan menyampaikan yang baik dan mencegahku dari perbuatan yang tak baik.

Teringat juga setelah itu adalah lagu heal the world-MJ. Setelah teringat masa anak-anak/masa kecilku. Aku jadi teringat lagi tentang dunia ini. Dunia yang sangat indah dengan lambaian daun kelapa yang menarik hati ingin memandangnya. Dunia yang saat ini sedang sakit karena perbuatan manusia. Duniaaaa-duniaaaa mengapa kau begini adanya. Hanya ALLAH yang tahu, karena engkau adalah Milik-Nya. Dunia semoga kau damai-damai saja. Tak ada peperangan merebut kekuasaan. Tak ada kekerasan di mana-mana, semuanya aman terkendali. Semoga hal itu terjadi yaitu kondisi di mana seorang anak aman dan sejahtera memainkan bola kesayangannya bersama orang tua tercinta mereka. Semoga dunia tak ada yang tak baik, semoga baik semua melingkupi bumi ini. Aaamiin.

Selanjutnya lagu you are not alone yang kudengar, masih dari MJ. (Bukan Mftahul Jannah tapi Michael Jackson). Lagu ketiga yang kudengar menginspirasikan diriku sendiri, yaa, sendiri masbroo-mbakbroo sekalian. Hanyuuut rasanya mendengar lagu seperti ini. Rasa patah hati juga ada. Pas dengan hati yang sedang merana ini. Semoga aku baik-baik saja. Semoga tak berlanjut rasa sakit ini. Semoga saja. Terima kasih MJ kau telah menyanyikan di pagi yang cerah ini. Walau kau tak ada di bumi sekarang, rekaman suaramu masih ada sampai sekarang. Aku heran juga mengapa aku taerbayang akan wajahnya ***** kembali. Padahal sudah berusaha untuk melupakan semua. Tetapi mengapa ini terulang kembali. Pergi kaauu jauh-jauh. Pergiiiii..!. tapi apa daya aku tak sanggup melupakan ini semua. Ya ALLAH berikanlah hamba kekuatan mengadapi ini semua. Aku tak tahu harus megapa lagi.

 

 

Nah kalau mau tahu gayaku, tuuh lihat aja gambarnya di atas. Ukannya narsis sih tapi itu foto beneran aku sendiri sama fotografernya yang ngambil foto itu. Luar biasa sesi pengambilan foto ini, jatuh bangun pokoknya. Sepertinya ini sudah aku pernah ceritakan di sesi yang pertama. Untuk saat ini tanggal 12 Juli ini, itu buku yang pertama belum di jilid, lha wong uangnya gak ada brooo. Entar kata orang tuaku, menunggu uang cair nah baru bisa di realisasikan itu buku. Yaaah semoga saja bisa terlaksana, aaamiinkan yaaa.

 

Nah kalau ini foto para sahabatku semua waktu di SMA, dan sory menyori nih aku gak ada foto untuk SMP, cuma sedikit saja sih. Nah ini yang aku mau ceritakan sama kalian tenatang masa SMA ku. Masa SMA sangat menyenangkan apalagi waktu kami berpisah untuk menyambung kuliah. Tapi perpisahan bukanlah hal yang tabu untuk dibicarakan dan kalau bisa menmbicarakan perpisahan jangan sampai nangis, bawa enjoy aja. Soalnya perpisahan bukanlah hal yang sakit untuk dibicarakan. Nah itu tuh aku yang memakai baju putih kemeja sebelah kanan di bawah cewek yang berbaju merah.  Mau tau nama-nama sahabat di SMA ku???

(yang berdiri dari kanan: Niken: cewek tomboy yang lumayan pinter, dia teman sebangku ku, orangnya ngebanyol abiis, kalau dia jalan aku sempet gak tahu bahwa dia itu cewek, ku kirain cowok, soalnya perawakan tubuhnya seperti laki-laki macho sih.

Kemudian Aida: nah dia itu bendahara dikelasku, dia itu orangnya supeel abiis, kalo ketawa juga ngakak kaya niken, nah satu yang aku takutin sama dia, kalau nagih uang kas kelas bawaannya aku pengen kabur aja. Soalnya ditagiih mulu. Tapi syukur aja aku dah bayar lebih dulu jadi gak nagih-nagih lagi dia.

Selanjutnya  Yenni: nah dia ini orangnya tulisannya bagus, makanya aku kayanya suka minjem catatannya, biasanya aku bawa ke rumah catatan itu, dia juga kayanya pinter berdiskusi dan mngeutarakan pendapat dan berkomentar. Tapi kalau sedang marah kayanya elu-elu pada jauh-jauh aja deh, soalnya dia suka banting botol plastik ke segala arah. Makanya musti jauh-jauh aja.

Kemudian Bee alias Lystiana nama aslinya: kalau ini bisa di bilang bosnya di kelas. Dia suka nraktir temen-temen. Aku suka bercanda sampai keterlaluan sama dia, gak peduli dia itu ketua kelas atau apa, yang penting ketawa aja. Aku sering manggil dia dengan sebutan ‘abang’ soalnya dia manggil aku sebutan ‘wewe’. Nah satu yang perlu kalian tahu tentang dia, dia ini orangnya tipe keras kepala. Kalau sudah bilang A ya udah laksanain aja A. Jangan di bilang Z lagi. Pokoknya iiih atttttuut.

Selanjutnya Mila: nah kalau ini asli dipanggil ‘acil’(bahasa Banjar) bahasa Indonesianya ‘tante’ . tapi kelakuannya seperti anak-anak. Suka mukul bahu teman-teman terus. Pokoknya besok-besoknya tinggal tunggu aja biru-biru itu badan. Tapi ini orang sungguh rajin, ngerjain tugas aja cepet. Maksudnya cepet lihat kerjaan punya orang tapi dia punya andil besar dalam kerja kelompok. Sering mengutarakan pendapat yang sangat brilian. Dia juga menjabat sekretaris OSIS, kata Pembina OSIS dia orangnya rajin dan bertanggung jawab.

Kemudia Fera Irawati: dia ini orangnya terlalu manja sama temen-temen kayanya. Sering dikatain sama temn laki-laki. Pokoknya banyak yang suka sama dia. Maksudnya suka ngelawak bersama dia. Dia gak bisa ngomog huruf ‘R’ ya secara dia orang bahasa Banjar yaitu tepatnya orang Kuin. Tahu aja kan kalau orang gak bisa ngomog ‘R’. lucunya bukan maen.

Selanjutnya adalah Jati: Naah dia ini teman dekatnya Listyana, waah ini kalau dikagetin gayanya persis kaya Aziz OVJ, malahan bisa lebih daripada Aziz. Pernah aku ngegayain dia, aku bilang “tengkurap ada booooooooom…!!!!”, eh malahan beneran dia tengkurap di lantai. Nah tapi jangan di gayain suruh buka baju yaa, hehehe, entar buka baju beneran dia…ckckkck

Kemudian Faisal: nah kalau ini orang paling ‘pede’ sedunia di kelas. Masa dia ngaku ganteng padahal kan sebaliknya. Dia anak guru agama tempatku bersekolah, namanya Bu Salamah, Yaa bisa dpanggil umi sih, kalau ketemu beliau. Nah yang aku gak habis pikir lagi, dia bisa bergaya  kaya ‘bandchong’. Gak tahu tuh, itu ilmu dia dapatin dari mana.

Selanjutnya Jaka: naaah dia ini orangnya ngocok peruut abiiis. Padahal gak rame-rame amat juga banyolannya itu, tapi maslahnya letak kekuatannya di wajahnya yang O’on, jadi bikin orang ketawa teruus. Dari wajah O’on dia kelihatan cool habis. Pakaiannya supeer kereen daah, menunjukkan anak muda zaman sekarang, tapi aku gak tahu, itu baju kredit atau kontan??

Kemudian Taufiik: naaaah ini dia yang di tunggu-tunggu orangnya. Orangnya rajin  broo, tapi satu yang jadi cirri khas dan daya tariknya ‘malunya itu lho’ gaya dia suka malu kalau di depan kelas dan sering gak tahan pengen kebelet keluar aja. Coba dia itu gak malu-maluan orangnya, pasti banyak dipercaya sama orang. Salut aku sama dia ini, orangnya pembersiih habiiis. Suka bantu-bantu pekerjaan orang tua waktu liburan.

Lalu Memet nama aslinya Handita: Dia ini orangnya bisa di bilang kulit yang paling so sweet di kelas. Kaya apa ya kalau menjelaskannya. Oooh iya kulitnya seperti penyanyi ‘Reef’ di Amerika sana. Kulinya coklat kehitam-hitaman, tapi dia disukai banyak orang , karena gokilnya itu. Dia juga teman dekatnya taufik soalnya dia teman sebangku Taufik. Kalau mereka bersanding berdua, bagai anak dan ayah yang sakinah mawaddah warahmah hubungannya.

Bagian tengah: Nah sekarang memabahas foto dan deskripsiku yaitu Wibi alias wewe alias rizki alias kiki (kalau di rumah): waaah kalau ini orangnya supeel habiiis, perilaku memimpin udah bisa dilihat waktu menginjakkan ke kuliah, waktu SMA belum terlihat segi kepemimpinannya. Terus orangnya suka ngelawak, kadang mood-mood an juga. Suka berteman sama siapa aja. Dulu gak suka  rapat, eh tapi pas kuliah suka rapat. Apa lagi yaaa?? (pokoknya yang baik-baik). Oh iya orangnya juga romantis bisa terihat dari puisi-puisi yang sudah di terbitkan di facebook, dan catatan yang dapat menggugah perasaan jadi tobat untuk perempuan mapun laki-laki. Orangnya suka ngebanyol sama temen-temen. Satu yang dia gak suka, ketemu sama orang yang mukanya gak bersahabat (alias cemberut). Satu juga yang dia suka, yaitu minum jus tomat campur wortel. Suka ngemil juga waktu malam hari untuk mengisi waktu kosong. Suka nulis macam-macam yang dia suka. Kalau pantun jarang, tapi kalau puisi nah itu baru sering banget. Satu juga yang bikin dia tertarik, yaitu beajar sama orang-orang yang berpengalaman. Kalau dari buku Cuma 30% saja. Selebihnya ilmu yang didapat dari pengalaman dan kerja sendiri. Mencari uang sendiri dimulai dari umur 18 tahun sampai sekarang yaitu meleskan anak-anak TK dan SD di rumah mereka. Satu lagi yang perlu kalian tahu, ini orangnya penuh target mencapai cita-cita….

Disebelahku ada Rizal: Nah ini dia masternya kalau bergitar, bisa disebut dewanya atau’suhu’nya bergitar. Tapi jangan bilang dhadapan dia kalau dia pangeran bergitar, nanti dia GR nya minta ampuun, nah satu yang aku suka dari dia, dia bercita-cita jadi dokter hewan mengikuti jejak ayahnya yang bekerja di peternakan kalau tak salah. Tapi sepertinya dia gak mau jadi dokter umum soalnya dia pelupa, nanti dia lupa sama pasiennya, kalo-kalo pisau bedah tertinggal di dalam perut pasien. Temanku yang satu ini orang Madura broo, lihat aja mukanya berciri khas bener kaya sate. Tapi satu aku gak lupa dari dia, pelupaaaaa nya minta ampuuuuuuuun.

Kemudian yang pakai kemeja putih sebelah kiri namanya Aditya: dia ini anak guru Biologi yang ngajar juga di SMA6. Dia orangnya berciri khaskan rambut gaya orang Jepang. Kalau tidak orang Jepang ya kami ejek dia sebagai rambut’ngeeeeeet’ soalnya dia mungkin suka cukur rambut di jalanan yang biasa pakai alat pemotong rambut listrik itu. Tapi yang bener-bener gagah di kelas kami ya inilah orangnya. Tapi kalau nyanyi bagai dengarkan suara sumbang dari bawah tanah. Waktu pengambilan nilai suara nyanyi di depan kelas , dia nyanyi habis-habisan, trus aku ketawa sendiri di belakang habisnya gak tahan dia nyanyi ‘bengawan solo’ fals bin ancuur.

Lalu kita sorot lagi ke kanan yang pakai baju putih yang badannya segede gaban>> MasRizki alias si engoot.. Kalo ini mah omnya di kelasku. Coba aja lihat kumisnya kaya abah-abah baru naik haji. Dia pernah ngelarap itu kumis dan wahasil malah tambah lebat itu kumisnya. Dia bisa nyupir mobil, makanya kalau kemana-mana dia yang jadi supir. Lha wong dia yang juga punya mobil, ya sekalian lah. Sekarang dia di Universitas Ahmad Dahlan jurusan farmassi, Yogyakarta. Awalnya dia gak mau sekolah di SMA 6 karena dia mau ke farmassi, tapi gak lulus-lulus.

Nah selanjutnya ada Makki yang di sampingnya Mas Rizki. Ini dia preman kelasku. Orangnya cool habis, tapi satu yang gak habis pikir, sampai sekarang dia gak bisa-bisa naik sepeda ontel, konon katanya dia trauma habis kecebur ke got. Waduuwh, memang preman kelas yang unik.

Nah yang terakhir pakai baju merah, adalah Nata dia juga anak guru Fisika di SMA 6. Sekarang dia menekuni perarsitekan rumah-rumah Banjar. Satu yang gak habis-habis pikir juga sama dia. Orangnya ini tipe kuat prinsip tapi kalau masalah uang perhitungan banget dah, gak bisa dilawan kalau menyangkut masalah uang. Satu yang kuingat, jalannya itu kaya ‘bebek nyengkleng’, ketawa jadinya kalau aku ingat dia.

***

Yah begitulah para pemirsa yang budiman, nanti lain kali aku kenalkan teman-teman angkatanku yang super punya kelebihan dan keunikan sendiri. Kalau yang di atas aku berikan kisah dan info tentang sahabat-sahabatku di SMA. Mau tahu foto angkatanku di PSKM??? Cekiidoot..!!!!

 

(Public Health 2010/ Fakultas kedokteran)

Nah kalau yang ini para teman-temanku yang satu angkatan bersamaku di prodi Kesehatan Masyarakat/bahasa gaulnya ‘Public Health’. Yaah inilah teman-temanku. Teman yang selalu mengisi ruang kisi kehidupan yang baik bagi masa depanku. Sory ini gak bisa aku jelasin satu-satu soalnya buaaanyak banget manusianya. Satu keunggulan angkatan ini, yaitu punya komandan seperti aku, huahahahahahaJ

Tapi semua sahabat maupun teman merupakan hal yang sangat bermakna, bayangkan kalau kita tak punya teman atau sahabat. Dunia bagaikan penjara hidup yang bisa menghantui kita dimanapun dan kapanpun. Teman bagaikan berlian bahkan bisa dibilang lebih dari kilauan matahari yang memancar. Aku dipertemukan dengan mereka sangatlah sejuk hati ini. Mereka adalah pemberi semangat yang sangat berarti. Bayangkan kalau di saat susah , kita tak punya teman, siapa coba yang akan membantu??? Pasti kamu kesusahan. Banyak juga di antara kami yang sampai jatuh hati dan cinlok di tempat, tapi tidak bagiku. Semenjak awal aku sudah memprediksikan bahwa suatu angkatan itu pastilah ada ‘melelek-lelek (bahasa Banjar) artinya melirik sana situ. Akhirnya sampai pada jatuh hati begitu dan tak banyak juga yang putus gara-gara miss communication. Yaah wajarlah namanya juga cinta. Cinta kalau tak gila bukan cinta namanya.

***

Tepat jam setengah 11

Pas setengah 11 aku mulai berbagi cerita buat you-you semua. Huuuaaaah seru besok tak kuliah lagi, soalnya dosennya pada sibuk rapat. Wuuuuuiiiw, luar biasa seneng kalau mahasiswa denger itu berita. Kalau mahasisa denger itu semua apalagi se Indonesia, beeeeh, dunia seperti surge sehari. Macam-macam dah kalau mahasiswa gak belajar ke kampus, ada yang baca buku, hang out sama temen-temen, maen games kesayangan, dan masih banyak lagi kegiatan yang mereka lakukan. Nah tapi kebanyakan dari mereka adalah hang out sama temen-temen terutaman nonton di bioskop. Pengen sih seperti itu, tapi kita musti bisa atur waktu broo, waktu itu kalau dipandang sebagai uang, bakalan rugi kita , soalnya kita gak dapat uang entar. Nah kalau yang memandang waktu adalah pedang berarti ia takut kalau ALLAH jauh darinya, yaitu mereka lebih baik beribadah dan berdiam diri sambil introspeksi atas kesalahan-kesalahan yang dulu pernah dibuat. Banyak sebenernya pikiran mahasiswa. Kalau kita mikir satu-satu bakalan seharian juga gak selesai-selesai. Maka dari itu, sehendaknya kita sebagai mahasiswa menyadari bahwa pentingnya waktu. Gunakanlah dengan hal-hal yang bermafaat. Silaturahmi, ibadah, menulis, cari uang, dan lain-lain pokoknya yang bermanfaat gitu buat masa depan. Kalau masa depan enak dan terjamin, semua orang juga suka sama cara pandang hidup kita. Zaman sekarang sedikit sekali mahasiswa yang memikir ke arah situ. Sebenarnya mahsiswa itu tinggal mikir secara jernih saja dan langsung melekukan hal-hal yang pasti, nah baru itu yang namanya mahasiswa.

Kalau semua mahsiswa di dunia ini insyaf, alangkah nyamnnya hidup di dunia ini. Mahasiswa adalah ‘Agen of cChange’ nya dunia. Mahasiswa selalu berkutat pada perang pemikiran dalam otaknya. Membedakan yang baik dan buruk. Memilih yang haq dan bathil. Mereka juga sudah tahu cara yang paling baik untuk mengubah kehidupan agar lebih baik. Tapi yang membedakan pribadi mahasiswa tersebut adalah cara ‘take do it’ nya atau cara melaksanakannya sambil beristiqomah.

Banyak sekali mahsiswa seperti tak punya pikiran , seenaknya menghabiskan uang orang tua. Seharusnya mereka sadar uang dari kiriman orang tua itu harus digunakan seperlunya saja. Jangan terlalu dihambur-hamburkan, itu boros namanya. Tapi kalau kulihat hanya sebagian kecil saja. Cuma orang-orang yang tak tahu di untung saja melakukan hal tercela tersebut. Namanya boros mah itu sudah penyakit manusia pada umunya.

Boros dilawan?? Bukan itu masahnya tapi boros harus dihindari dengan perilaku baik tentunya dengan ajaran agama yang baik. Kalau agamanya baik, otomatis akan mengubah perilakunya, perilakunya baik tentu otomatis mengubah watak borosnya. Begituuu….!!

Omong-omong tadi aku makan bakso yang supppeer enak di Banjarbaru. Habis sholat magrib langsung saja tancap gas buat melihat-lihat alias cuci mata di luar. Melihat pemandangan yang sungguh menakjubkan di malam hari. Kebetulan di lapangan Murjani diadakan Expo gitu. Aku hanya melewati saja, habisnya ini perut gak bisa di bawa kompromi, kepengen bakso yang super ueennaak tenan. Dengan segelas teh hangat, cukup menemani perut yang kosong. Perut yang tadinya ‘nyanyi rock n roll’ akhirnya sekarang nyanyi campur sari. Gak berisik lagi. Nah sehabis makan tadi langsung aja tancap gas tak lupa aku membayarnya 12 ribu perak. Di perjalanan aku sempat berhenti untuk melihat-lihat sepeda fixie yang kuinginkan. Kapaaan ya punya sepeda balap seperti itu…??? Jadi ingin punya sekarang. Kata orang itu sepeda cepet kalau dikendarai ditambah lagi aksesorisnya yang mentereng dengan berbagai macam warna yang bisa dipilih. Yang paling baik lagi kita mesan sesuai keinginan modifikasi kita. Waah kalau ini bener-bener nyata, dan punya uang cukup langsung aja aku mau beli itu barang. Memang mentereng bener itu sepeda, pantesan banyak orang yang beli akhir-akhir ini. Kebanyakan mereka pada makai waktu hari minggu di lapangan Murjani bersama keluarga. Kan bertepatan dengan hari yang enak buat di ajak jalan-jalan.

Kalau di ajak jalan-jalan itu sepeda, beeh bikin orang pada pengen ngelihat terus. Apalagi yang modifikasinya sangat bagus, elegan dan kalem. Kalem itu aku banget warnanya. Menunjukkan arti diri sendiri juga. Kalem itu seperti sifat orangnya. Diam tapi menghanyutkan. Itu yang selama ini yang menjadi kesukaanku. Sepeda fixie itu pada awalnya adalah sepeda balap, tapi dengan sedkit modifikasi, jadi tambah bagus dan disenangi masyarakat konsumen sekarang. Tapi bagiku tidak, walau banyak disenangi orang aku tetap saja ingin bawa itu sepeda dengan ngebut pastinya. Keliling-keliling lapangan Murjani sampai capek pokoknya. Nah kalau mau enak dan pengen berpetualang, jalani aja dari Banjarbaru ke rumahku Banjarmasin. Kalau pakai sepeda motor kira-kira satu jam, nah kalau pakai sepeda, aku gak tahu. Yang pasti kaki pegel-pegel sampai ke Banjarmasin. Mudahaaan tercapai keinginan ini, walau gak musim lagi itu sepeda, tetap aja pengen aku beli.

***

 

Upluod-upload….

Rabu, 13 Juli 2011

Nah ini dia namanya hari Rabu yang megasyikkan, habis maen-maen berselancar di duia maya. Langsung saja aku teringat akan pembayaran SPP di kampus, waah harus bener-bener cepet nih. Syukur saja tak ketinggalan sholat subuh tadi. Alhamdulillah. Habis ‘ngupluod’ foto juga tadi. Luar biasa senengnya melihat foto-foto para sahabat dan teman-teman yang sungguh baik sama aku. Nah ini nih yang sangat aku suka pagi ini yaitu ngelihat foto. Foto-foto bisa menghapuskan kesedihan dan otomatis pelepas rasa kangen. Pokoknya ngupluod foto luar biasaaa dah rasanya. Walau foto-foto yang kudapat lumayan sedikit tapi tak mengapa yang penting happy. Yaah foto adalah is ‘my kenangan’. Foto juga bisa lho membuat rasa kangen jadi tambah kangeeen berat. Tentang orang tua kek, adek-adek, sahabat, teman-teman dan keluarga lainnya. Nah yang paling seru kalau melihat foto sesi liburan sama keluarga besar. Waah kalau ingat yang satu itu bawaannya pengen jingkrak-jingkrakan gak karuan di ruang tamu. Sambil ketawa sumringah pastiya.

 

Do you know about this picture?? Inilah aku waku umur 7 bulan, lagi imut-imutnya broo. Nah bingung juga aku kok bisa digayain pakai kacamata. Eh ternyata alkisah,itu kacamata Om Win. Beliau sengaja memfoto dengan gaya James Bond. Wooow, ajiii gileee ini om. Emang sih, Om Win itu orangnya suka fotografi. Nah kemungkinan juga nih, seleranya menurun ke aku. Makanya sampai sekarang aku suka ngoleksi foto-foto dari keluarga gitu. Tau gak Om Win itu siapa?? Beliau adalah adik kandung dari ibuku alias anak paling bontot dalam keluarga ibuku. Beliau sukanya jalan-jalan entah kemana tujuannya. Yaitu salah satunya suka foto-foto tempat di mana saja, terakhir aku lihat dia pergi sama keluarga kecilnya ke Singapura. Aku sempat melihat hasil jepretannya dari yang bagus sampai yang jelek. Kalau gak salah hasil jepretan yang paling buruk itu adalah memfoto lampu pijar di ruang makan. Apaan itu kataku. Kok lampu ruang tamu sama tudung-tudung sajinya juga ikut kebawa sampai ke foto. Waah emang dah kalau orang yang hobinya gitu jangan dilarang pokoknya. Soalnya namanya selera orang itu macam-macam. Ada yang suka foto abstrak, deain interior, rumah adat, rumah modern, dan lain-lain.

Apalagi kalau sudah di foto terus di upluod ke internet salah satunya di facebook dan segala twiiter juga dimasukkan. Kalau aku lihat orang yang suka hobi foto-foto hidupnya selalu ceria walau hatinya sedang susah. Hasil jepretannya itu merupakan karya kebanggan tersendiri bagi dirinya. Karya apapun mereka tak segan-segan koleksi demi mengkolektor berbagai macam foto-foto. Sampai-sampai nih, ada yang rela menjual sebagian hartanya hanya untuk kesenangan barang koleksi. Banyak contoh barang koleksi itu, contohnya: uang, perangko, gambar lukisan, sepatu, cincin, parfum, dan lain-lain yang masih banyak lagi.

***

Tepat jam setengah 3 siang, gara-gara terdengar suara band ‘Avenged Sevenfold’ ini telinga langsung terbelalak mendengar suara keras vokalisnya. Langsung saja ngambil air wudhu buat sholat zuhur. Waah ini suara band kaya kapal pecah tambah piring melayang pecah. Tapi syukurlah dibangunkan dengan suara lagu menghentaaak keraass ini. Kalau tanpa lagu ini aku mungkin bangun sampai jam 3 an. Thanks a lot dah buat ‘Avenged Sevenfold’. Walau suara yang keras dan tempo lagu yang gak bikin nahan orang denger terus. Tapi semua itu gak apa-apa. Itu kreasi, aku dukung aja. Asalkan tujuannya hanya untuk menampilkan ketrampilan bermusik dan gak ganggu orang lain.

Mungkin suasana di luar kalau panas gini bawaaannya pengen minum es jus wortel cmpur tomat yang super dingin. Dinginnya itu yang di rindukan. Kalau panas gini ya enaknya minum yang dingin-dingin empuk, salah kalau minum yang panas atau makan mie ayam. Malah tambah keringatan aja kalau gitu.

Oh ya, di fakultasku sedang mengadakan tes psikotest buat mahaiswa baru. Waah gak sabar pengen melihat gemana orang-orang baru di PSKM. Kalau sudah tahu pasti bakalan ketawa dengan tingkah laku mereka yang lugu gak tahu apa-apa. Dulu waktu aku tes kesehatan dan psikotest di fakultas kedokteran , keadaannya tidak seperti sekarang. Sekarang itu bagus, ada aspal yang baik dan tiddak berliku dan bergundukan.Tapi kalau dulu, aku bingungnya setengah mati. Memang kenangan manis itu masih terasa. Aku benar-benar ingat waktu tes , aku sempat mau muntah gara-gara kelamaan duduk. Kira-kira 5 jam aku duduk , itu kalau tidak salah. Aku di rumah cuma berbekal makan roti satu biji dan minum susu satu gelas. Walhasil aku kelaparan dan dehidrasi, walau di beri minuman satu gelas oleh panitia, aku tetap saja merasa lemas saat habis tes. Ditambah lagi kepala yang pusing tujuh keliling. Pusingnya itu gak nahan ,kaya naik komidi putar selama seminggu gak diturunin.

Sampai di rumah Banjarmasin akhirnya aku ‘terkapar’ dan besoknya aku harus sekolah lagi. Yaah begitulah kenangan saat aku mau masuk fakultas di Banjarbaru ini. Perjuangan yang amat berat, Waktu aku tes, itu bersama teman-teman dalam satu mobil punya temanku yaitu Mas Rizki. Yaah beda nama gitulah aku sama dia, kalau dia ada kata ‘Mas’ nya. Sungguh terima kasih banget aku sama temanku yang satu ini. Luar biasa kesetiakawanannya. Sesampai di rumah aku langsung di sambut kedua orang tuaku.Tapi ini kepala tetap saja pusing tujuh keliling gak nahan. Malah seperti di goyang-goyang kepalaku ini rasanya. Memang perjuangan merebut prodi itu akan kukenang manis. Bayangkan gara-gara tidak ada persiapan di pagi hari untuk sarapan lengkap akhirnya saat tes bagai menghadapi medan perang yang cidera dengan soal-soal psikotest tersebut. Akan tetapi Alhamdulillah, aku lulus di jalur pertama kali yaitu SMUT, bener-bener alhamdulilah aku ucapkan syukur padamu ya ALLAH. Kalau jodoh dengan program studi emang gak kemana.

Saatnya pembicaraan serius

                Ini ada kutipan dari bukunya Kak Abay yang berjudul ‘Melawan dengan Cinta’ . Ini buku pernah aku baca sebagian. Ini kutipan kata-kata beliau” …karena kemenangan Islam adalah niscaya. Tetapi ianya bukanlah hadiah percuma. Ia harus di tebus: dengan keringat, air mata, darah, bahkan nyawa”. Dari penggalan katanya saja sudah mendidih ini semangat saya. Bagaimana tidak , sempat terlintas perjuangan Nabi Muhammad SAW yang memperjuangkan Islam tegak di muka bumi ini. Sampai akhir hayat beliau tetap konsisten menjaga Islam di muka bumi ini. Perjuangan yang tak kenal lelah bercampur keringat, darah, tetesan air mata bahkan nyawa sekalipun. Memang Islam tak mudah di tegakkan di muka bumi pada awalnya. Akan tetapi berkat keputusan dan pertolongan ALLAH, kita bisa dan dapat menikmati indahnya Islam sampai hari ini. Hati ini bagai kelu kalau melihat pemuda-pemudi sekarang menampikkan ajaran Islam. Mereka tak peduli dengan adanya Islam. Mereka menampikkan dengan sengaja hanya untuk kesenangan duniawi semata. Mereka tak berpikir bahwa kehidupan di akhirat nantinya pasti ada. Mereka tak memikirkan ke sana. Hanya urusan dunia saja yang mereka lakukan. Sungguh perih hati sang bapak dan ibu kalau melihat anaknya seperti itu.

Kemengan Islam di tangan umat muslim sangatlah benar-benar membawa kebahagiaan di dunia maupun kehidupan di akhirat kelak. Bayangkan sebuah perjuangan dari nabi Muhammad SAW beserta para sahabat yang setia memperjuangkan Islam tanpa pamrih. Ini hal yang di luar batas kewajaran. Sekarang coba kita lihat zaman 2011 ini. Sungguh berbeda bukan. Kita tak usah berbohong, kita juga bahkan sengaja maupun tak sengaja ikut menikmati indanhnya dunia tanpa memikirkan ALLAH semata. Itu kesalahan yang pasti pernah kita lakukan. Saatnya berubah unuk Islam yang jaya. Maukah kamu melihat muda-mudi yang berlainan jenis berboncengan mesra yang tak tahu malu padahal mereka bukan muhrim??? Kalau kamu melihat pasti kamu kecipratan dosa juga, maukah seperti itu kamu???. Tentu tidak bukan, mereka yang berbuat kamu malah juga kecipratan celakanya. Tentu kita harus menjadi agen perubahan yang membawa Islam ke arah kejayaannya. Kalau Islam tegak kembali seperti zaman dahulu, maka tamatlah para musuh-musuh Islam yang senantiasa tak ridho dengan tegaknya Islam. Musuh-musuh Islam sangatlah takut kalau kita sebagai pemuda-pemudi bersemangat dan bersatu padu. Marilah kita mengubah dunia ini menjadi indah dan rahmatan lil alamin.

Sebenarnya masih banyak jikalau kita mau berpikir. Betapa banyak pemuda-pemudi yang takut dan malu untuk menyampaikan kebenaran Islam di lingkungannya. Sungguh pengecuttt mereka seperti itu. Maka apa yang harus kita lakukan sebagai pemuda-pemuda yang gagah berani?? Cuma satu jawabannya, yaitu berdakwahlah…!!! Itu yang dianjurkan oleh nabi Muhammad SAW.  Dakwah itu penting  banget broo,bagai sinar yang tak kunjung padam. Apakah kamu tahu matahari?? Jelas sinarnya luar biasa bukan. Akan tetapi kalau kita berbicara tentang dakwah sangatlah sinarnya melebihi sinar matahari. Mariiii kita menyampaikan kebenaran, walau itu sakit, tetaplah konsisten seperti nabi Muhammad SAW. Tetaplah optimis bahwa pertolongan ALLAH itu benar adanya..!!!!!!!

Kalau kita berada di zaman 2011 ini, maka kita aka menemukan berbagai kelompok pemuda yang anti dan malu terhadap dakwah. Dakwah saat ini dipandang sebelah mata, di pandang kunoo, dipandang ‘ndesooo’. Padahal sebaliknya teman-temanku….Dakwah itu bersinar dan baik bila kita lakukan , dan juga akan membantu kita dalam kehidupan supaya senantiasa lancar. Coba kita lihat hanya sedekit saja pemuda yang memperjuangkan Islam lewat dakwah.

Haay kawaaanku yang dihatinya terbesit kata dakwah itu kunoo. Sadarlah kalian…!!!  Dakwah itu tidak kunoo, malahan modern, malahan membawa kita ke arah yang benar. Coba kita berpikir jernih, banyak cara berdakwah yang gaul dan bagus. Dakwah itu tidak semata-mata berdiri di depan podium mimbar Sholat Jumat, akan tetapi dari perilaku juga sudah menunjukkan kita kalau berdakwah. Asalkan yang dilontarkan dengan lisan yang bagus, menyampaikan hal-hal dalam Al-Qur’an dengan baik dan menerjemahkan kepada orang lain. Banyak kok caranya, bisa lewat sms, kalimat tausyiah, kalimat motivasi, kalimat sabda Rasul,  selebaran cerita yang mengajak orang lain pada kebenaran. Ituuuu yang namanya dakwah. Jangan dianggap kunooo dakwah tersebut…!!! (sampai bersemangat saya di sini menulisJ, bahkan bisa di bilang api saja kalah berkobarnya, ckck).

Pindahaaaan Rumaaah

14 Juli 2011

Hari ini aku pindahan di rumah baruuu yiiiiiihhhhaa, selamat tinggal rumah Balitaaan, engkau memang baik tempatnya, tapi aku memilih yang lebih baik lagi. Di seberang subur grup purnama itu rumahku. Yaah lagi-lagi perumahan komplek. Emang enak kalau tinggal di rumah perkomplekan. Hidup terasa lebih enak dan modern. Bagaimana tidak, sebelah menyebelah rumah beton dan rumahnya-rata-rata bagus dan memiliki komponen rumah kokoh seperti di luar negeri sana, tepatnya Australia atau Amerika. Perkomplekan saat ini menjadi idaman untuk tempat tinggal. Aku bersama temanku di sini namanya Bagus. Dia teman seangkatanku.

Wwoooow saat tinggal sehari di sini aku musti beradaptasi dengan warga sekitar. Satu yang khas dari warga perkomplekan ini yaitu orang-orangnya jarang keluar rumah, yaaah namanya saja perkomplekan. Mungkin mereka sibuk di dalam rumah atau tidak ada di rumah untuk bekerja. Beda halnya denganku, aku sering  keluar masuk komplek ini, yaa supaya untuk mengenal lingkungan sekitar saja, Jikalau kau tahu rumahnya kau bakalan senang.  Rumahnya bercatkan hijau ada garasi yang lumayan sedang untuk menaruh sekitar 5 sepeda motor. Di dalamnya ada dua kamar yang berukuran sedang. Sama dengan kamarku waktu di komplek Balitan. Tapi ini yang lebih bagus. Kemudian di sini ada kamar  mandi 2 biji, yang satu buat mandi dan yang terakhir buat BAK & BAB.

Woow, luar biasa, amaaziiiing. Nah kalau dapurnya juga bagus, ada tempat untuk mencuci piring beda banget dengan rumah kontrakan yang dulu, rumah yang dulu sama sakali tak ada dapurnya. Selain jauh, juga tempat tinggalnya yang sekitar 70 % sajalah yang enak di huni. Tapi kalau di komplek ini yaitu rumah yang baru ku tempati enaknya itu hampir 90 %. Berarti cukup puas aku tinggal di sini. Tapi Cuma satu lagi tugasku yaitu mencari lampu untuk dapur, soalnya kalau malam gelap banget, remang-renang gitu sinarnya.

Dingin hari ini gak tahaaaan………!!@#$%^&

15 Juli 2011

Dingin beneeeer di Banjarmasin, tapi tak apalah, saatnya berjibaku dalam persoalan diri dan persoalan masalah sekitar yang aku temui pada hari ini. Tepat setelah aku kuliah biomed 2, langsung saja aku tancap gas ke arah gedung histology lantai ruangan keacil. Yaitu aku latihan menjadi trainer, yaaa trainer saat ini adalah seorang yang berparadigma ngomong di depan orang bnayak. Namun di saat kita latihan, tentu orangnya tak banyak. Kalau kita lihat orang yang jago politik tentulah mereka orangnya suka ngomong di depan menyatakan pendapat di muka umum, pendapat mereka sendiri. Itu hal yang bagus, dan selalu aku tiru cara mereka ngomong.Tapi style ku beda untuk berbicara di depan orang banyak. Sebaik apapun orang kalau kita tak yakin dengan kemampuan kita sendiri , maka kita takkan pernah berhasil menjadi apa yang kita inginkan. Contohnya saja orang politikus sekaligus menjadi presiden Amerika Serikat saat ini, yaa Obama namanya. Ia kukenal di televisi bukan kenalan tadi siang secara ia sangat sibuk sekali.

Obama yang kukenal saat ini ilmu retorika dalam berdiskusi dan menyatakan pendapat di muka umum serta pidatonya sungguh menyihir penonton. Tentu ingat bukan isi pidatonya tentang “bakso –satee, ennaaak yaaa???” yang populer itu, sungguh dahsyat bukan, padahal isinya cuma begitu, tetapi yang melawankan adalah gaya dan ciri khas yang ia tunjukkan di depan orang lain. Begtu pula kita, marilah menajdi dan menunjukkan kemampuan kita di depan orang lain. Kalau kita maju tentu Obama pasti akan senang (apa hubugannya??).

Intinya dari semua yang kudapat iinfo dan ilmu yang aku peroleh adalah sesungguhnya ilmu ngomong di depan orang banyak haruslah ada dan kalau perlu kita sering-seringlah untuk tampil terus di depan orang banyak. Jangan ragu walau salah, because salah adalah tangga mencapai kebenaran. Salah itu biasa , dia temannya benar . Akan tetapi musuh bebuyutan salah dan benar ialah menyerah. Menyerah di dalam hati manusia itu pasti ada, tapi bagamana cara kita menghalau yang namanya ‘menyerah’itu. Dalam benakku tentu tak ada kata menyerah. Sudah sadar aku berkat teman-teman dan nasehat orang tua. Kalau menjadi orang yang kita inginkan ke depannya, tentunya pasti dan haruslah berusaha tak kenal waktu dan tak kenal lelah. Kita harus kerja keras dan alangkah baiknya lagi kita selain kerja keras juga harus kerja cerdas.

Kerja cerdas tingkatannya lebih baik daripada kerja keras. Percuma dong kalau kerja keras kalau kita tak memikirkan kondisi tubuh kita yang harus di forsir keras. Maka dari itu kerja cerdas juga perlu untuk menunjang kinerja kemampuan yang kita tamplkan di depan orang.

Melihat teman-temanku yang tampil di ruangan kecil tadi, sungguh ini pengalaman yang diberikan oleh Kak Fajar yatu kakak tingkatku. Beliau orangnya perhatian dalam pengembangan sumber daya manusia mahasiswa khususnya mencetak trainer-trainer muda di kalangan mahasiswa. Apalagi nanti aku menerima sebagai predikat kakak tingkat dan harus membimbing dengan baik adik-adik tingkat yang ‘culun’/ tak tahu sebelumnya tentang perkampusan, perkuliahan, pertemanan dalam mahasiswa, oraganisasi, cara belajar yang baik, menghadapi dosen dan sebagainya. Ini yang dimaksud kak Fajar untuk mengembangkan potensi diri. Memang betul kata beliau , potensi yang dimiliki orang pun berbeda-beda. Tak sama persis. Toh kalau persis juga pasti ada ketidaksamaan yang pada dasarnya membedakan mereka. Manusia diciptakan dengan berbeda-beda pengetahuan dan latar belakang keluarga. Yang tentunya keluarga memiliki andil besar dalam mendidik anaknya. Ada yang dididik secara militer perfeksionis, hasilhya juga bisa kita lihat, anak tersebut akan mencetak hasil karya yang ia yakini memiliki pelajaran dari keluarganya yaitu militer perfeksionis.

What is the militer perfeksionis??? Itu adalah bahasa yang aku lontarkan kepada sobat-sobat muda sekalian. Militer perfeksionis bisa diibaratkan orang yang selalu sempurna dalam hidupnya, dia tak mau tak sempurna. Semuanya harus sesuai jadwal yang ia tentukan. Terlambat sedikit saja minta ampun menyesalnya dia. Segelintir orang pernah aku temui orang-orang semacam ini. Ini menjadi contoh yang baik buat kita. Bahwa sesuatu yang kita rencanakan dan kita inginkan harus terlaksana, toh kalau tak terlaksana harus ada cadangan gantinya. Kakak tingkatku ada juga yang perfeksionis dalam mengatur segala hal daam hidupnya, dia kak Zayed. Seperti belajar, berorganisasii, beribadah tepat waktu, bersantai yang mempunyai manfaat dan sebagainya yang hanya dia saja tau (soalnya aku bukan bapaknya, kalau aku bapaknya aku pasti tahu seluk beluk anak itu). Haha…….

Milite perfeksionis bagiku adalah tipe orang yang sangat amat disiplin waktu untuk menyempurnakan target yang ia capai. Bahkan ini perlu juga di contoh sama anggota DPR kita di sana yang sedang asyik nonton televisi di ruang kerja mereka. Ini pula yang harus anggota DPR tiru dari kakak tingkatku di kampus. Menyukseskan segala rencana yang mereka buat. Buat rencana, planning, kerjakan , dan evaluasi. Itu yang semestinya anggota DPR dalam bekerja demi bangasa tercinta kita ini. Tirulah yang baik….!!!

Naaah ada lagi contoh yang aku banggakan dari sedikit kakak tingkat yang ada di kampusku. Pokoknya aku bergaul benar-beanr tepat orang. Tak sia-sia aku bergaul akrab dengan mereka. Mereka adalah orang-orang yang prestisius  luar biasa. Nah ada lagi nih yaitu Kak adityawarman. Dia guru khalaqah/ngajiku. Orangnya gokil abiiss, tapi kalau sudah serius bawaanya pengen serius juga aku. Tapi aku sama dia cuma beda setahun. Dia lebih tua dariku. Pengalamannya menjadi keua OSIS sangatlah berharga dan membuat aku bangkit untuk berorganisasi. Ia pintar mengatur waktu dan sebagainya yang berbau belajar dan organisasi. Orangnya biasa saja bahkan kalau berpenampilan seperti mahasiswa kebanyakan. Ilmu retorikanya sangatlah lumayan buat di contoh. Makanya aku pinjam buku retorika dengannya (soalnya cari yang gratisaaanJ).

Naah ada lagi kakak Grifan si power ranger yang ahli dengan mencetuskan ide-ide baru dan lain hal. Ia rajin buangat. Patut dicontoh. Ia orang yang berjasa di belakang. Dia main di belakang layar tipenya. Kalau tak ada dia bisa dipastikan, acaranya pasti ada beberapa kendala.

Mereka orang-orang yang patut di contoh. Bahkan kalau aku berkata bisa juga dijadikan kakak-kakak yang mendapat pengahrgaan nobel persahabatan. Yaa, persahabatn sangat penting. Tak bisa dikiaskan dengan apa-apa kalau masalah itu. Harganya lebih mahal dari sebuah berlian segede upil.

Setelah aku melihat performa dari teman-teamnku yang mejelaskan tentang ilmu berpenampilan yang baik saat di depan orang banyak oleh Reza, hitam belangnya sekularisme oleh Yandi, arti wudhu dan definisinya dari Sandi, get success dari Pandji, materi kasih sayang dariku sendiri, dan dari Danang adalah materi kesehatan kerja. Semuanya yang kami sampaikan memiliki arti. Kami belajar baik di sana, sebelum berhadapan langsung di depan umum. Mudah-mudahan saja aku ngisi acara yang lumayan banyak orangnya, dengan caraku sendiri artinya tampil bukan dari gaya 100% orang lain. Karena aku percaya gaya sendiri itu lebih baik ketimbang mencontoh/menjiplak dari gaya orang lain. Kunooo kalau kita menjiplak……..!!!

Dari penyampaian kami, kak Fajar memberi masukan. Ini adalah hal yang baru aku temui. Kok adaa yaaa kakak tingkat yang perhatiaaaaaan banget untuk kemajuan adek-adeknya. Subhanalalah , luarrrrr biasaaa kakak Fajar ini. Walau orangnya janggutan tebel, tak menyurutkan langkahnya untuk berbagi ilmu dengan kita. Kalau tak salah aku kena masukan darinya yaitu aku tak boleh lebay dalam mengolah slide ppt, yaiyaah jelas narsis luar biasa gambar-gambar yang aku tampilkan (fotoku sendiri yang kujadikan bahan pembicaraan contoh, ckck). Dan ada lagi masukan yang diberikan, yaitu aku harus elegant kalau menampilkan isi materi jangan terkesan terlihat seperti menampilkan isi dengan anak-anak SMA-SMP dan yang terakhir pelajari power point lebih lanjut.  Itu yang menjadi masukan dan ilmu buatku untuk menjadi lebih baik lagi. Siaaaap kak fajar, titahmu untuk terus belajar dan belajar mencoba akan kulanjutkan, Insya ALLAH pasti…!!!

***

Oh iya sekedar info saja, kalau dulu orang menyebut Insya ALLAH itu pasti ia laksanakan karena sudah janji. Tetapi apa yang kita lihat sekarang, kalau kita disuruh orang ini dan itu, kita menjawab Insya ALLAH dan apa yang orang itu ucapkan kembali. “ Naaaah ini gak pasti nii>>!!!!” .

Terliha jelas bukan zaman dahulu dan zaman sekarang. Kata-kata Insya ALLAH saat ini turun pamor dan dianggap lebih baik mengatakan “iya pasti”. Padahal yang paling baik kalau mengucapkan ‘Insya ALLAH” karena disaksikan dengan kita menyebut ALLAH. Patinya ALLAH akan membimbing dan menyaksikan dan otomatis kita akan takut kalau tak melaksanakan janji. Because janji adalah hutang yang harus dilunasi dan ditepati….!!!

Hari yang dingin dan musim hujan sudah mulai tiba kembali di bumi Borneo ini. Aku sekarang ada di Banjarmasin bukan di Banjarbaru, hanya saat pagi sampai sore saja ada di Banjarbaru. Do You Knoow about jarak Banjarbaru dan Banjarmasin, kalau ngebut cuma 45 menit sampai ke rumah ku di Jalan sutoyo teluk dalam di belakang Lembaga Pemasyarakatan tentunya. Kalau tak tahu ya sudahlah ora opo-opo. Yang penting saya ada di Banjarmasin sekarang, heheJ.

Kamu tahu tidak sekarang aku ngobrol sama siapa, dengan master ahli nasehat yaitu ayahku. Beliau nasehatnya baus-bagus,  aku juga smpai tahu lho masalah bisnis dan segalah hal yang berhubungan dengan saham , beliau mendukung sekali aktivitasku yang berbau kreativitas. Beliau berani sekali kalau investasi kreativitasku ini sekagus mendidikku. Aku tadi barusan ngobrol masalah tanam saham di perusahaan. Yaa aku tanya-tanya gitu daah, kan belum tahu benar masalah perbisnisan dengan modal uang yang banyak, siapa tahu nanti suatu saat aku memiiki uang dan modal banyak buat investasi dan tanam saham di berbagai perusahaan. Kan lumayan biar hidup semua keluargaku aku yang tanggung (maunya sih gitu). Semoga dan PASTI akan kuwujudkan…..!!!! Insya ALLAH pasti bisssaaa….!!!!

Bapakku itu orangnya suka nonton beritaa terus,  sampai-sampai ibuku boooseeen melihat yang ituuu-ituuu saja. Menurut ibuku berita itu ya gitu –gitu aja, kalau gak korupsi yaa perkelahian dan narkoba. Maklum kan ibuku orangnya tipe suka masak, ya sukanya beliau nonton kalau gak wisata kuliner yaa sinetrron gitu. Mau tau foto keluargaku..cekidooot, kalau tak kenal kan maka tak sayang…

 

(foto bunda dan ayahnda)

Sudah tahukan???. Lihat aja sendiri fotonya. Ajii gileeee narsisnya, itu foto diambil saat ngehadirin pernikahan dan resepsi perkawinan saudara sepupuku. Ya langsung aja mereka ngambil kesempatan buat foto untuk mereka berdua. So sweet daah, pengen kaya mereka suatu kelak, hidup berdua dengan kasih sayang. Trims ibu dan bapak, kalian orang yang jadi motivator handal di dalam hidup di dunia yang fana ini.

Saat ini sepertinya aku tertarik menjadi pengusahaeee…..tanam saham dan banyak tanah di mana-mana gituu. Pokonya syiik dah kalau jadi penguuaha itu. Ya sesuai juga sih sama cita-citaku yang aku ungkapin di atas. Soalnya hidup tanpa bisnis bagai bunga kembang tak jadi. Aku juga sampai-sampai lupa dengan judul buku ini yaitu “Di saat komandan Patah Hati’ gak sesuai banget isi sama judul. Tapi memang bener pada awal-awal cerita emang aku ceritakan keluh kesah tiada artiku supaya hati ini plong buat pelampiasan. Tapi pas lama-kelaman rasa sakit hati itu perlahan menghilang. Bukan saatnya bersedih di tinggal *****. Saatnya membuka cakrawala baru dalam angan-angan dan ditindak lanjuti dalam kegiatan bermakna. Syukur-syukur kita sebagai manusia bisa mengerti akan makna hidup. Nah kalau orang yang belum mengerti makna hiduuup, kasihan banget kan mereka???. Ya sudah waktunya tidak memikirkan hal-hal yang berbau pacaran. Masih banyak kegiatan yang bermanfaat di luar sana yang sdang menunggu partiipasi aktif kita. Diluar sana, di dunia sana, kita sangat dibutuhkan teman. Maka jangan menunggu datangnya kesempatan pada diri kita. Bertindak lah sesuai dengan keammpuan kita. Ambil bola kesempatan itu, jangan ditunggu. Ambil saja langsung, kalau perlu berlarilah…!!!!!

Goodbye namanya pacaran , good bye pula namanya hidup hura-hura. Sekarang saatnya berbagi pada kalian cerita yang bermanfaat. Semoga semua menghasilkan yang bermakna dalam hidup. Saatnya untuk bersahabat sama kalian, aku percaya kalian orang-orang yang sangat berambisi dan sangat kompeten dalam segala bidang. Makanya berteman lebh baik dari pacaran. Berteman dengan siapa saja malahan bebas. Dengan siapapun. Dengan berbagai waktu yang dibolehkan sesuai syariat. Nah kalau pacaran , iiiiiiiisssshhh, jujur aku trauma. Disakiti iya, dibahagiain cuma sedikit, cuma awal-awal doang. Eeeeh, pas akhirnya gak sesuai harapan. Memang bener nih kata Ustad, Orang tua, Al’Qur’an , hadist, teman-teman, sahabat, dan saudara dekatku. “Pacaran itu gak ada gunanya, cuma nafsu yang diutamakan yaitu ingin dekat dengan kekasih, tetapi fokus ibadah yang sebenarnya kepada ALLAH malah berkurang”. Coba tanyakan saja pada diri kalian yang pernah pacaran “ pasti kalau sholat pernah terbesit bayangannya sang kekasih walau sebentar, yaa kan??ya kaaan??”.

***

Sejuuuuuuk di pagi hari

08.00 pagi, 16 Juli 2011

                Di saaat bangun, dilanjutkan berwudhu, sholat subuh, sungguh cuaca dan hawa di sini sangat menusuk tulang. Bagaimana tidak, tidurku saja harus pakai selimut (kemul>>bahasa Jawa) dan harus memakai jaket.kalau tidak bisa-bisa tubuh ini kaku seperti es di kutub utara. Dingiiiiiinnn –dingiiiiiiiiiinnnnn empuuuuuuuuuk. Serasa ingin memeluk sesuatu. Kalau bantal dan guling sudah pernah, harus ada pelukan terbaru saat ini (penulis juga mikir ). Kalau aku lihat agenda pada hari ini sebenarnya tak terlalu padat, tapi harus benar-benar dilakukan untuk dilaksanakan supaya agenda yang direncanakan bisa sukses semua. Yaa, kalau kita sudah berencana melakukan sesuatu marilah kita langsung laksanakan, jangan menunda-nunda, karena sesuatu yang di-tunda-tunda akan menghasilkan hasil yang tak terlalu bagus. Ibarat kata kalau kita sedang memotong tomat, kalau di tunda-tunda, entar perut kita laper sedangkan perut mintanya sekarang. Nah kalau begitu siapa yang disalahkan??

Kalau kita berbicara tentang pekerjaan, tentu banyak jenis dan selalu hangat kalau dibicarakan. Contohnya salah satu pekerjaan yang sungguh memilukan dada dan hendak kita hentikan orang-orang bekerja seperti itu yaitu PSK (Pekerja Seks Komersial). Ini pekerjaan seperti timbul tapi suatu saat gak jelas keberadaannya. Banyak satpol PP yang memberantas dan mencari-cari pekerja ini. Biasanya wanita yang sering mangkal untuk mencari pelanggan hidung belang. Nah ini pekerjaan yang dibilang sama ALLAH yaitu pekerjaan haram karena dekat dengan zina. Kata ALLAH kan berfirman, jauhilah zina karena itu adalah jalan yang menyesatkan dan seburuk-buruk jalan. Aku juga sering melihat di tv-tv. Pasti pakaian mereka kalau gak belahan baju yang turun drastis sampai kelihatan tiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiit………. (pikirkan sendiri saja), yaaa rok mini yang manjat terlalau tinggi sampai-sampai menampilkan suatu pemandangan yang membuat para lelaki bergidik tak tahan (masyaa ALLAH, jauhkan bala kita dekat dengan perbuatan tersebut).

Kebanyakan itu adalah perempuan maka dari itu, Islam sayang banget dengan namanya perempuan itu. Makanya Islam menganjurkan untuk memakai pakaian yang sopan, pakai jilbab, menutupi aurat sampai-sampai terjaga betul-betul itu bentuk tubuh. Hilang dan dijauhkan dari fitnah. Islam juga menganjurkan perempuan untuk berjilbab melindungi mahkota rambut yang sangat indah. Rambut kalau tak ditutupi juga akan menimbulkan birahi bagi laki-laki (hayoooo sobat lelaki, iya kaaan , iya kaaaan..???). Apalagi kalau melihat perempuan  tak berjibab yang sengaja mengibaskan rambut dengan sengaja. Pasti sobat-sobat khususnya lelaki gak nahaaan kaan. Nah ujung-ujungnya malah lari ke nafsu. Namanya nafsu kalau dituruti bakalan merugikan kita karena membawa ke arah kemaksiatan. Maka dari itu perempuan di mata islam sangatlah berharga sekali. Tak ingin sedikit dan secuil pun dari tubuh mereka dinikmati oleh lelaki yang tak bertangung jawab. Soo, ayolah para perempuan muslimah yang baik hatinya, tutupilah diri kalian dengan pakaian yang indah. Kan enak tuh kalau tubuh terjaga dengan baik.

Mempersiapkan diri hanya untuk pria idaman alias suami yang secara sah. Perempuannya merasa terhormat apalagi si suami merasa beruntung mendapatkan istri yang baik dan dapat menjaga kehormatan sendiri. Bahkan semata-mata si suami bersyukur mendapatkan istri begitu. Hanya menghadiahkan semua raga dan jiwanya kepada seorang suami tersayang. Hhmmmm asyiik betul kan J…

Seandainya semua perempuan di dunia ini dapat menjaga kehormatannya. Beeeeh bukan ALLAH saja yang senang aku pun juga turut senang melihat hal tersebut. Teringat pendapatnya seoarng Ustad. “Bagaimana angka pemerkosaan turun kalau rok Anda makin naik dari hari ke hari” (ckckckkc). Memang bener kata beliau yang aku lupa namanya, pemerkosaan saat ini meningkat berapa derajat (eh salah maksudnya persen, just kidding biar seru). Nah apalagi kalau kita tonton para PSK di tv-tv, sungguh menyesakkan hati bukan serasa ingin menghentikan pekerjaan itu di bumi tercinta ini. Tapi bagi yang gak mau pekerjaan itu hilang berarti mereka-mereka tergolong golongan umat yang tak bisa berpikir. Mau kalau disebut orang yang tak bisa mikir>>???

Jam 9 malam

                Di malam yang sangat membosankan ini sungguh menjengkelkan hati. Apaaan ini listrik mati, lampu mati lah, tv mati laah, handphone gak bisa di charge laah, haaaah apaan ini. Oh PLN PLNNNNN (gemas ngomongnya) kemana kredibiltas profesionalitasmu. Apaaan ini kok matii lampuuuuuuuuuuuuuuu teruuuuuuusssss , jadi gak bisa beraktivitas aku jadinya. Aku ini sekarang pengen nonton metro tv ada kick andyy eeeeh malah lagsung mati lampuuuu. Huuuuuuuuuuhhhh jengkelnya ini hati sama PLNNNNN. Perusahaan apa an ini dikit-dikit mati lampu dikit-dikit naikin tariff hargaaaa. Aaaaaarrrrggghhhh. Mana laptop baterenya tinggal setengah lagi, haduuuuwwwh. Gemana ini sobat . Bagaimana juga niih sebenarnya profesionalitas PLN yang kurang aseeeem itu. Aaaah mungkin ini kali dampak dari system neokapitalisme. Coba saja system di negeri ini diganti menjadi sistem yang dirahmati ALLAH yaitu pakai sumber yang benar dan terjamin yaitu al’qur’an dan as-sunnah. Beeeehh aku bakalan jamiin dah bakalan gak ada mati lampu kaya gini. Kalian jangan ngira aku ini NII yaa, apaan itu NII??? Aku aja gak sreeeg sama yang gituan, aku ini orangnya juga pengamat politik dan pemerintahan lho sobat. Jangan dikira aku ini buta akan pengetahuan ilmu politik, aneh yaa kok orang kesehatan bisa-bisanya ngomong tentang politik. Hihihi gak papa, kan tambah ilmu aja sebagai sambilan aja gitu.

Nah saat ini aku pengen banget melihat acara di tv buat melihat dan menyaksikan kick andy yang mengisahkan tentang orang-orang yang mengejar cita-cita, eeeh malahan jadi gini keadaannya. Aaaah tak apalah yang penting ambil hikmahnya aja dari kejadian semua malam  ini, mudahan cepet nyala lampunya. Coba aja kalo PLN itu gak kehabisan bahan bakarnya. Bahan bakar didapat dari sumber daya alam kita di Indonesia. Nah pemerintah Indonesia saat ini dikendalikan sama pihak asing, coba aja lihat di televisi. Gak usah muna’deh kita sama pemerintah zaman sekarang. Pasti kita mengkritik dan tidak setuju dengan adanya kebijakan ina itu ina itu. Aaaah kampr***t dah kalau gitu.  Sebaiknya kita memperhatikan diri kita dan orang lain untuk mengemban amanah hidup yang diberikan oleh ALLAH.

Oh ya sobat se-Indonesia sekalian, aku pagi tadi nyetel lagu d’massiv yang menyayat hati itu, dan malamnya iya juga, kamu tau gak ibuku di dapur sampai-sampai nyanyi juga lhoo. Haduuwwh ibuuuu-ibuuuu kok bisa-bisanya yaa lagi masak sambil nyanyi tanpa beban gitu. Nah kayanya itu juga yang harus di tiru sama ibu-ibu rumah tangga yang ada di sana. Walau ibu rumah tangga juga punya masalah dalam kelurga gak hanya mahasiswa seperti saya. Tapi ibu-ibu sekalian harus punya sisi humornya juga dong. Pokoknya ibu-ibu rumah tangga seindonesia aku nyaranin deh, jadilah ibu rumah tangga yang sayang sama suami dan anak-anak serta saudara-saudara. Karena dari itu semua dijamiiin deh, streees kaya apa juga bakalan hilang. Ibu-ibu juga bisa kok nyanyi terus karaokean sama suami sama anak sama saudara, ataupun sendiri. Biar gak pusiiing mikirin keluarga teruss bu. Tuh lihat saja tadi pagi ibu saya gembira buaaanget nyanyi pagi-pagi apalagi kalau disetel lagu tembang kenangan , beeeh dah kaya jadi artis sehari aja di rumah.

Saluuut dah buat ibuku tersayang. Beliau memang orang tua yang tegar, hambatan apapun beliau hadapi dengan tegar dan pastinya dengan usaha-doa yang tak kenal putus. Trims bunda kau telah mencontohkan yang baik bagiku. Semestinya aku beri kado nih sama bunda,jadi teringat aku pas ulang tahun beliau. Aku beri kado resep makanan dan kue. Tepat tanggal 19 Oktober gitu dan sekalian aja aku beli kado kaos kaki buat ayah. Soalnya beliau ulang tahunnya sama di bulan Oktober dengan ibuku. Yaaa aku double saja dalam satu kado. Hmmmm senengnya mereka juga senengnya aku. Ya begitulah kalau mereka ulang tahun. Seneng rasanya membuat mereka ketawa dan senyum simpul begitu. Memang tak ada yang tergantikan dengan ibu dan ayah. Mereka orang hebat yang pernah aku temui. Mereka (orang tua) ibarat mesin dalam sebuah kapal yang menggerakkan anak-anaknya untuk terus berkarya. Mereka pula yang membantu sehari-hari keperluanku kalau aku ada di Banjarmasin. Tapi kalau di Banjarbaru ya aku musti hidup mandiri. Aku seneng di Banjarbaru daripada di sini soalnya BJB itu melatih mental kita buat berhadapan sama orang-orang ya belum pernah kita kenal.

Di Banjarbaru sana aku teringat teman-teman, di Banjarbaru pula aku beraktiitas di  kampus, seruuu dah kalau di kampus itu bawaannya pengen berteman dan mancari ilmu teruus. Enak banget lho ternyata mencari ilmu itu, walaupun jauh jarak yang di tempuh tak menyurutkan niat untuk mengais ilmu yang bermakna dalam hidup. Ilmu pula yang dapat membawa kita ke arah kehidupan masa depan yang lebh cerah. Ilmu pula yang dapat membawa kita ke arah indahnya lambaian kasih sayang ALLAH pada kita. Kita musti bersyukur tanpa henti kepada-Nya. Hanya orang-orang yang merugi saja bila tak bersyukur. Mensyukuri nikmat itu banyak caranya brooo, dari sholat, bersedekah, senyum, ingat pada ALLAH, tidak mengecewakan ALLAH, mengucapkan lafadz alhamdulillh dan masih banyak lagi cara yang lain.

Menyoroti dan mengomentari masalah wanita lagi aku ingin bercerita. Ibuku tadi saruan (bahasa Banjar) artinya pengajian atau yasinan gitu. Nah dari situ beliau dapat ceramah yang bagus. Kata ustadnya gini:

Ustad                    : Wajar kalau perempuan sekarang itu  banyak ditinggalin sama suami, sekarag kita coba lihat, perempuan saat ini dijaman yang masya ALLAH ini kalau berpakaian seenaknya dewe’. Pakai ‘you can see’ laah, yang ngeliatin mulusnya paha sama tangan mulusnya. Apa gak kasian sama kulit diliatin terus sama orang-yang yang laen muhrimnya??? Eeeeeeeh tapi kalau udah di kamar pakai ‘duster’ yang sopan, eeehh itu mah kebalik. Masa kalau di luar buka-bukaan tapi kalau di dalam kamar sama suami malah pakai-pakain yang semestinya dipakai di luar. Aaaah kebalik bener itu. Pantesan buu, saya lihat banyak yang kabur suami ke lain hati.

Ibu-ibu pengajian            : ooooooo, oooooooooooo (biasa angguk-angguk).

Itu cerita ibuku apa cerita ibumuu…?????(iklan sendiri).

Puasa Misfu Sya’ban

17 Juli 2011

Tepat jam 4 pagi gua langsung bangun nih soob, ga papa ya sekarang pakai kata ‘gua’ soalnya ini masih setengah ngantuk soob. Makanya rada-rada setengah mabok setengah sadar ini broo. Makanya aku pakai kata gua broo. Senyum dikit dong broo kalau lagi membaca. Minimal senyum gitulaah..Kan kalau senyum disayang sama ALLAH yaa broo ya. Sori lagi nih broo, kayanya aku ini bener-bener setengah mabok setengah tiduur nih broo. Soalnya enak banget masakan sahur emak gua soob. Walau tetep aja nasi makanan pokoknya, tapinya beeeeeh asooy gebooy dah enaknya. Tadi pas makan sempat kebayang gemana kalau aku sudah beristri yak, waah pasti seruu dan pastinya punya tanggung jawab. Kalau aku jadi ayah nantinya pasti nanti bangunin anak-anak buat sahur. Terus mimpin sholat tahajud bersama istri dan anak-anak. Nah ditambah lagi harus baca al-qur’an di pagi hari. Terus menciptakan suasana keluarga yang harmonis. Nah tadi aku ngebayangin itu tadi soob. Di saat aku sudah berkeluarga punya rumah sendiri dan meniti kehidupan berkeluarga bersama istri tercinta di bulan Ramadhan. Subhanallah daaah kalau sama istri. Apalagi kalau baru-baru berkeluarga gitu yaaak. Waaah di rumah serasa milik kita berdua daah. Aku ngebayangin punya istri sholeehah, cantik, pinter, plus ngemanjain aku lagi. Waaah kalau itu mah subhanallah bersyukur bangat guaa soob. Wah enak betul mungkin yak. Apalagi bulan madu pas Ramadhan di Bali nih , nyyiiihuuuyJ

Terus nyewa rumah di musim dingin-dingin empuk di villa. Hhmmm yummy, udah dingin, bersama istri tercinta. Bisa dibayangin sendiri kan broo. Ihhhhhhiiiiyyy, emang dah kalau ngebayangin gini bawaannya gak inget-inget yang udah-udah berlalu dah. Serasa pagi ini aku seneeeeeeeeeeeeeeng banget broo. Soalnya ngebayangin udah berkeluarga gitu. Betapa indahnya yaaaa mereka yang udah berkeluarga. Yaah aku ini cuma pemuda broo, yang bisa berangan-angan, berusaha, dan berdoa. Itu yang bisa aku lakukan sekarang dan sampai kapanpun. Gini nih kemungkinan dialog kalau aku sudah berkeluarga pas bulan Ramadhan di waktu sahur kami berdua dirumah impian:

Istri        : kandaaaa, kandaaaaa, bangun yoook sayang kita sahur, kandaaaaa, ayooooook banguuun….bentar lagi imsak nih kalo gak bangun. Ayoo sayaaaaaaaaang……..(sambil mencium pipiku dengan manja)

Aku        : eeeeemmmmmh (setengah bangun setengah tidur)..eeeh dindaaaaaa, udah bangun duluan yaaa….Ya udah kanda ambil wudhu dulu yaa, kita solat tahajud bareeng dulu…..

Istri        : iyaaaaaa kandaaaaaa sayaaaaaaaaaang, I love Yoou….(sambil mencium pipi sebelahku).

Kamipun sholat tahajud bareng menghadap ALLAH untuk beribadah di bulan puasa pertama kami. Selesai sholat kamipun berdoa dan bermunajat. Kami meminta kepada ALLAH apa-apa yang kami kehendaki, pastinya mendoakan sesama. Kami berdoa supaya keluarga kami mendapat rahmat dari ALLAH, menajdi keluarga sakinah, mawaddah, warahmah. Selesai sholat istriku bersiap-siap untuk menyiapkan makanan buat sahur. Di meja makan:

Istri        : kandaaaaaa, makanan sudah siap nih, yuuuk ke sini…..(dengan suara manjanya memanggilku).

Aku        : iyaaaa ndaaaa, bentar lagi yaa, soalnya mau nyiapin berkas nih, kan jam 9 ini kanda mau ke Bandung. Bentar ya sayaaaang…

Istri        : (terdiam)

Aku        : (menghampiri meja makan)

Istri        : (masih terdiam sejenak)

Aku        : kok dindaa diem gitu sih, kenapaa…?

Istri        : gak papa kok.

Aku        : nah lhoo, emang kenapaa?

Istri        : kok kandaaa pagi ini ke Bandung gitu siih, buat apa? (setengah emosi)

Aku        : ini ndaa, hari ini ada meeting jam 2 siang sama investor sekaligus kanda pengen tanam saham di perusahaan mereka. Lumayan lho nda. Kalau kita tanam saham di sana. Mereka juga akan tanam saham di perusahaan kita di Jakarta. Sekaligus juga kanda mau bicarain bisnis proyek yang baru. Soalnya mereka itu sahabat-sahabat baik kanda semua. Jadi gak enak gitu kalau nolak.

Istri        : ooh, yang penting jangan lama-lama ya saayaaaang, aku sekarang mau sama kamu. Eeeeeeeh kamunya hari ini pergi gitu, berapa lama siih sayang?

Aku        : sebentar aja kok, dua hari aja…

Istri        : mmm, gitu yaa, oh ya, pakaian yang disiapin udah belooom??

Aku        : astagafirullah bellom ndaa. Cuma nyiapin berkas-berkas aja tadi..

Istri        : ya udaah nanti habis makan sahur, aku siapin yaaa pakaiannya. ..

Aku        : nanti kalau kamu aku tinggal dua hari, kamu bantu-bantu aja ibu di rumah sana. Kan ibu sekarang sendirian di rumah soalnya bapak sama adek pada ada kegiatan juga tuh. Lumayan kan bikin kue- kue apa kek….

Istri        : iyaa suamiiikuuuuu…..(senyum simpul manjanya ke arahku), tapi jangan lama-lama yaa pulangnyaaa…aku kangeeeeeeen..

Aku        : iyaaaa, nanti juga pulang kok kandaa, tenaaaang ajaaa…ya sayaaaang….oh iya, 1 + 1 berapa dindaku??

Istri        : 2

Aku        : kalo 2+2 berapa?

Istri        : 4

Aku        : kalau cintaa + cintaa ?

Istrii       : eeengngkk gak tau…

Aku        : aku dan kamuuuu….:)

Istriii      : iiiiiiiiihhhh kanda bisa aaajjja deeeh, jadi malu dindaaa…….( tersipu malu)

Haha, begitulah gambaran kasih sayangku sama istri kelak. Aaamiin semoga saja suatu saat nanti pasti terwujud. Mesra-mesraan bersama istri terkasih dan tersayang. Akhirnya memadu cita dan cinta untuk beribadah kepada ALLAH SWT.

Masalah sepele

Senin, 18 Jul 2011

Nah malam tadi aku minta bantuan masalah penerbitan buku, singkatnya aku merasa membebani orang tua kalau minta uang. Maka dari itu aku nanti menabung saja sampai terpenuhi uang yang aku inginkan. Nanti uang tersebut akan kugunakan sebagai modal untuk menerbitkan bukuku. Enaknya yaa, teman-temanku yang punya uang berlebih tinggal minta sama orang tuanya.Tapi aku harus kerja keras sendiri dulu, baru bisa menetapkan keinginan dan melaksanakannya. Yaa semoga saja uang tabunganku cukup nantinya. Aku tak mau minjam sama orang tua ah, soalnya orang tua juga keperluannya banyak, beli ini lah beli itulah. Nah kalau duit tabungan sendiri akan lebih enak ,mau ngapain aja juga bebas. Mudahan saja terlaksana aamiin. Walau lama aku menunggu, lama menanati tapi tak apalah. Kira-kira mungkin setahun lagi kalau aku menabung dan merealisasikan keinginan ini. Kan enak juga , modal sendiri terus bisnis sendiri. Yang modal awalnya dari jerih payah sendiri. Waah bakalan enak nih. Malam tadi usul bapak dan ibu untuk meminjam sama keluarga. Waah kataku itu namanya juga merepotkan orang lain. Kalau-kalau mereka juga perlu uang itu. Maka ya sudahlah aku tetapkan buat nabung saja. Tap aku tetap fokus sama 1 tujuan target saja. Kumpulin uang selama setahun, kemudian langsung cetak buku. Nah dari untung buku itu nanti bisa diputar lagi untuk usaha, usaha apapun nanti kujalani yang penting kan bisnis lancar plus halalan thoyiban lagi. Yang penting sekarang dalam otakku berpikir untuk tidak nyeleneh macam-macam dulu. Berpikiran positif, jangan menyusahkan orang lain apalagi orang tua itu solusi terbaik. Maaf ya bapak dan ibu, aku telah membuat kalian berpikir malam tadi. Sorryy yoo, hehe.

Cari uang sendiri dan ditambah dengan menabung, nah itu baru bisa namanya usaha. Kan usaha dan bisnis yang lancerdan menuai untung besar tak semudah sepert membalikkan tangan. Yaaah, mudah-mudahan aku sabar untuk menabung nanti. Tapi tak bisa dipungkiri juga, aku punya bafsu menggebu-gebu buat cari itu uang. Ya kan namanya manusia, maunya ‘sak det sak nyet’>> peribahasa Jawa. Maksudnya itu mau sekehendak hari itu juga. Ya juga tak bisa sih kalau langsung minta uang segitu. Kalau punya uang banyak sih tak mengapa. Nah kalau aku tak ingin aku seperti itu membebani. Apalagi kalau masalah uang, orang lain juga sensitive kalau ditanya seperti itu, kan namanya uang, uang saat ni adalah modal utama.Tapi buat apa juga kalau punya uang tapi tak bisa diinvestasikan.

Aku teringat perkataan dan nasehat dari temannya bapakku. Bahwa keinginan besar juga perlu modal besar. Modal besar itu ya uang. Mengapa yaa,saat ini yang diutamakan adalah uang, bukan yang lain?? Haaaaah duniaaa duniaaaa, memang panggung sandiwara. Sebenarnya masalah yang aku hadapi ini adalah masalah sepele tapi ini masalah kalau tak diselesaikan dengan cepat nantinya akan membuat kepala jadi pening.

Hari ini aku mau ke BJB . BJB (Banjarbaru maksudnya). Kota yang lumayan sepi kalau mahasiswanya pada pulang kampung. Aku biasanya kalau ke BJB pasti ada tujuan entah bertemu sama teman. Teman saat ini aku panggil saja relasi. Soalnya kata dari ‘relasi’ itu seperti sedang berbisnis saja. Kan enak tuh pandangan orang kita ini lagi berbisnis. Bagiku bisnis apapun asalkan menyenangkan hati dan menyenangkan orang tua pasti enak dilakukan. Apalagi kalau untung, beeeh itu uang terserah kita mau diapakan. Sebenarnya tujuan pertamaku untuk menerbitkan buku adalah hanya ingin menambah relasi atau teman. Bagiku teman adalah hal yang penting yang dapat menunjang kehidupan yang lebih baik di samping berusaha sendiri. Teman suatu saat itu menjadi investasi yang melebihi uang. Ingat “Teman adalah investasi masa depan yang tak ternilai harganya”.

Rencananya sih kalau punya uang langsung saja aku mesan untuk mencetak tulisanku. Gini nih skema rencanaku:

  1. Cetak buku dari uang sendiri
  2. Dapat hasil keuntungan
  3. Cetak buku yang kedua
  4. Dapat hasil keuntungan berlipat ganda
  5. Kira-kira sampai mencetak buku yang kelima
  6. Mendapat untung lagi berupa uang
  7. Uang itu nantinya dikumpulin
  8. Beli Handphone baru, soalnya handphone ku jadulnya gak ketulungan

, tapi aku tetap bersyukur sama HP sekarang, kalau tak ada dia mana bisa terbantu aku.

  1. Beli sepeda fixie yang kuidam-idamkan, merakit dan mesan sendiri sesuai kemauan desainku
  2. Beli sepatu yang bagus 3biji
  3. Kemudian muterin itu modal uang buat usaha ibuku jaualan di toko kue, kalau bisa sekalian aku olahin juga toko khusus ibuku membuat kue

 

Ini nih impianku dalam rangka awal berbisnis yaitu diawali dengan buku ini yang terhambat oleh dana moda awal:

  1. Kira-kira buku pertama aku optimis menjual semua 500 exemplar, yaitu aku harus menyetor uang 3 juta. Nah kalau kita lihat dari uang itu yaitu 3 juta, bagi saja dengan 500 exemplar buku. Kira-kira harga satu bukunya 6 ribu. Aku bisa jual 20 ribu gitu itu sudah termasuk skala buku murah menengah. Kalau di hitung , untungnya (bukan termasuk modal) yaitu 7 juta gitu karena terjual semua 10 juta. Berarti 7 juta itu nantinya aku tarik lagi buat modal yang lebih besar buku yang edisi ke dua. Maka dari itu aku harus menargetkan begini supaya bagus kedepannya.
  2. Kemudian edisi buku kedua ku dicetak lagi, tak lupa nanti aku tanya sama penerbit, apakah buku pertama masih ada yang mesan atau apa. Nah kalau gak ada yang mesan, baru nanti aku jual ke kota-kota lain yang belum pernah terjeleahi bukuku ini.Misalnya nih, kalau buku yang sudah habis terjual itu di jual di daerah pulau Jawa, berarti aku musti cetak itu buku lagi buat di pasarkan ke pulau Sumatra. Pokoknya harus tersebar semua, salah satu yang ingin aku jadikan strategi yaitu dengan cara ‘main bawah’. Maksudnya dijual jangan langsung ke tempat penjualan buku yang sudah tersohor seperti toko buku yang berinisial G yang sudah lama pamornya. Aku tak mau seperti itu, aku maen pemasarannya di toko buku berkelas sedang ke bawah dulu. Nah kalau uangnya dah terkumpul lambat laun kan modal yang didapat semakin banyak.

Yang penting sekarang jangan berangan-angan yang muluk-muluk dulu. Saatnya menabung buat mendapatkan uang 3 juta dulu. Jangan susahkan orang lain dengan cara minjam uang. Walau lama, aku harus tetap konsisten, ini bakalan berhasil dan tak lupa pula aku mencari sesambilan ide lainnya. Siapa tahu aku dapat mempersingkat waktu untuk mencetak buku yang aku impikan terwujud ini. Mudahan tercapai cita-citaku yang satu ini. Aaaaamiiiiiiin.

***

Nah sekarang asyiknya kayanya kalau gini dengerin lagu Kenny g yang mengaduhaaai bangaaat. ‘Bye the time this night is over’ itu dia lagunya yang ku dengar. Kayanya masalah uang itu tinggalin aja lah dulu gak terlalu amat  pentingnya, soalnya terkendala dengan berbagai masalah. Ya udahlah lebih baik lanjutkan berkaryaa, ya gak-ya gak.???:). Kalau masalah membuat buku sih, kedua orangtuaku mendukung semua. Tapi mereka aku lihat masih banyak keperluan yang medesak dan tak mendesak tapi harus tetap dipenuhi. Lebih baik aku tetap menulis dan berkarya lagi, aku tak memperdulikan yang muluk-muluk dulu.

Terus habis mandi pagi tadi aku sempat berpikir nantinya akan kunamakan apa yaa?? Buku aku ini??. Ini rencananya mau aku bikin buku yang kedua, kalau yang pertama rencananya kuberi nama ‘catatan komandan tingkat’ nah yang kedua awalnya mau kuberi nama ‘di saat komandan patah hati’. Tapi kayanya terlalau lebay dah apa mungkin aku beri nama “monyet sapi berciuman??”. Tapi kayanya itu nanti diprotes sama kalian. Lebih baik apa ya? Emmmm, gemana kalau judulnya ‘bingung’. Kayanya gak juga deh soalnya seperti bingung beneran si pembaca  nanti kalau membaca. Apaaa yaaa, aaah apa mungkin aku beri nama “catatan komandan tingkat 2” aja biar enak kelihatannya, kan enak tuh teratur habis 1 ya 2. Biarin aja seperti kelihatan kaya jilidan kaya komik tapi isinya kan suuueeeruuu aaabboooiiisssss dah.

Oh ya kemaren aku bersama teman-temanku waktu SMA. Aku di rumah si Syahrizal temanku yang kuliah di UNAIR ngambil program studi pendidikan dokter hewan. Soalnya mirip banget sih dia, cocok lagi kayanya kalo dia sama sapi. Beda tipis aja soalnya. Ini nih fotonya kalau mau tahu.

 

Nah sekarang sudah tahu kan semua?? Mirip kan sama yang aku sebutin di atas tadi. Sebagai penghormatan ku sama dia soalnya kemaren aku makan di rumah dia gratiiiss abiiis sama temen-temen. Sambil maen PS seharian lagi, tak pula juga kami maen gitar. Maksudnya aku sih yang pinjam gitar listriknya, ‘gejreng-gejreng’ sepuasnya aja aku di ruang tamu. Sepuas hati brooo, haha. Tapi satu yang gak enak di rumah dia waktu aku maen PS, aku kalah maen sampai di bobol 8 kosong sama mereka semua. Tapi aku kebanyakan menang maen kartu sama mereka berempat. Kalah PS gak papa, tapi kalau kartu, beeeh, sook atu mang aku jagonya.

Buku itu bernama Tarot

Sekitar jam 10 pagi kurang aku bersiap untuk berkemas menuju Banajarbaru. Ya Banjarbaru adalah tempat yang paling asyik untuk di buat belajar. Langsung saja aku pamitan setelah beres-beres memasukkan laptop, modem dan pakaian yang siap di pakai buat di Banjarbaru. Aku pamitan sama bundaku, kalau ini aku manggil beliau bunda aja deh biar keren sedikit. Sesampai di muka rumah aku langsung menaiki kuda besiku yaitu kendaraan bermerk ‘supra fit’. Ini kendaraan kesukaanku. Kemana-mana dialah sahabatku. Sahabat benda mati yang sangat setia bersama.

Lalu aku langsung tancap gas dan tiba-tiba langsung ku stop.Untuk pamitan dengan bundaku. Waktu itu bunda ada di luar. Langsung aku sambut tangannya yang penuh kasih sayang. Waktu itu aku salaman dengan kondisi memakai helm. Tapi tak menagapa….

Bunda: hati-hatiiii di jalaan !…Jangan ngebuutt..

Aku: iyaaa bundaaa,aku ngerti kok…..palingan rata-rata 60 km…hehehe

Bundaa: eeeeehhh kebiasaan ini kalau pakai motor biasanya ngebuut truuus, awas lhoo yaaa….!!(sambil menasehatiku)

Aku: ya udah, assalamu alaikum, berangkat yaa buun….

Bunda: walaikum salam…..

Sesampai di jalanan raya kota menuju Banjarbaru, aku sedang asyik melihat aktivitas warga Kalsel. Ya biasanya jalur yang paling padat itu daerah hendak menuju Duta Mall di dekat veteran itu. Wah kalau jam-jam orang sibuk di sana pasti padat ramai lancar motor-motor dan mobil yang berjejalan. Tetapi itu sekitar jam 8 sampai jam 9 saja. Selebihnya tidak. Nah makanya aku milih berangkat agak siangan sedikit.

Kalau aku lihat tadi banyak sekali aktivitas warga Banjar yaitu dominannya adalah sebagai pedagang. Baik pedagang asongan, jual bensin eceran, melayani orang makan di warung, jual kue di pinggir jalanan di toko gitu,ada yang pakai mobil sambil di dalamnya mereka telponan (mungkin ada bisnis yang mereka bicarakan tersebut).

Aku sambil mikir di jalan tadi. Bagaimana ya cara aku mendapatkan uang banyak dengan jalan usahaku sendiri. Aku sempat terlintas untuk mengolah buku karangan aku sendiri. Saat ini aku sedang menulis karya buku yang kedua. Akan tetapi masalahnya cuma satu, yaitu aku belum punya modal untuk mencetak dan menerbitkannya. Tetapi dari pihak penerbit sana sudah menyetujui untuk di terbitkan akan tetapi harus ada dana 50 % dulu untuk uang muka mencetaknya. Nah aku kan jadi kepikiran menyangkut masalah kaya gini. Tapi aku bawa enjoy aja. Soalnya kan kalau enjoy bikin aku senang dalam hati.

Nah sekitar 20 menitan dalam perjalanan aku sempat terlintas berpikir lagi untuk menabung. Ya menabung sesambilan. Soalnya aku tak mau repotkan orang tua. Ini harus real 100 % usahaku.

Nah sesampai di jalur bandara aku terlintas lagi sebuah intuisi untuk membuat buku untuk memajukan UNLAM (Universitas Lambung Mangkurat). Intinya nanti aku mau bikin buku yang tujuannya mempromosikan universitas kesayangan warga Borneo sini.

Berkelebat juga aku ingin menyurvei , hitung-hitung mengisi waktu liburan yang bermanfaat. Sambil studi lapangan untuk menyurvey berbagai program studi di UNLAM sini. Kemungkinan aku harus menargetkan untuk seminggu ini aku harus mencantumkan nama program studi dulu. Baru nanti langkah selanjutnya adalah datang ke setiap prodi (program studi) kalau memungkinkan. Harus disesuaikan denga jadwalku juga. Akan aku olah gebrakan baru, untuk menaikkan minat anak-anak Borneo terhadap Universitasnya sendiri.

Pas sesampai di Banjarbaru, aku terus saja sampai ke rumahku di Komplek Griya Asri 2. Ya ini adalah rumah kontrakan baruku. Setelah pindah beberapa hari yang lalu. Akan tetapi aku sempat melihat buku-buku bagus di jalanan yang sedang di jual sama pedagangnya yang memakai baju putih pada saat itu. Tapi waktu itu aku kelewatan gara-gara asyik ngebut kira-kira 60 km gitu, dan langsung saja aku menepi untuk menghampiri buku-buku yang di jual tersebut.

Aku langsung pilih-pilih. Kebanyakan sepertinya buku-buku itu kelihatan sudah usang.

Aku        : mas ini buku cuci gudang yaa…???

Penjual : Oh iya mas, ini kami lagi cuci gudang nih….

Aku        : buku-buku apa yang dominan di sini..???

Penjual : Kebanyakn ada novel, buku Islam, dan buku tarot juga ada….

Aku        : buku taaaroot???

Penjual : Iya buku tarot karya pak Hisyam pemecah MURI bermain Tarot terlama….

Aku        : ???? ah masa’?? mana bukunya…??

Penjual : itu mas ada di belakang sampean…..(sambil menunjuk ke arah belakangku)

Sambil aku baca di belakangnya. Hatiku berkata ini sangat menarik. Apalagi ada bonus CD nya. Dan kulihat ada harga yang tertera Rp 54.000.

Aku : Mas, ini diskon yaa, berapa persen…?

Penjual: ya mas , itu diskon 50 %, jadi 25 ribu aja deh …

Aku: Ohhh gitu, apa sih buku ini….kok tarot gitu…

Penjual: Ya saya juga gak tahu mas, saya aja gak baca buku itu…..hehe

Waaah bener-bener jujur ini penjual (kataku dalam hati)

Aku        : ya udah deh, ini uangnya 25 ribu pas…tolong di lap dulu yaa, berdebu banget ini…makasih yaa??

Penjual                 : Oh iya mas, sama-sama…(sambil ngelap buku yang kotor tapi bagus itu dan menaruhnya dalam kantong plastik)

Sesaat itu pula aku langsung tancap gas ke rumah. Singkat cerita aku sampai. melihat keadaan rumah yang lumayan rapi setelah di tinggal 2 hari lalu. Aku membuka pintu dan mengunci motorku sebelumnya. Aku tak sabar untuk membacanya, buku yang berjudul ” Tarot Psikologi”. Penasaran aku di buatnya. Langsung saja aku buka dan langsung mencari CD yang ada di dalamnya. Kubuka laptop dan aku memasukkan CD tersebut. Oh ternyata ini CD merupakan CD yang membuat kita seakan-akan di hipnotis ke arah hidup yang lebih termotivasi. Kurang lebih seperti itu.

Lalu aku baca terus, sampai-sampai aku ngantuk. Kuputuskan untuk tidur dulu setengah jam. Jam satu (1) aku ada kuliah di kampus. Aku istirahat dulu dengan tidur.

Singkat cerita handphoneku berdering tanda sudah jam setengah satu. Lalu aku matikan saja, karena menggangu tidurku. Soalnya tak sadar bahwa itu menunjukkan jam setengah satu. Singkatnya aku kebablasan tidur sampai jam satu. Sehingga membuatku kalang kabut mencari baju dan celana untuk ke kampus.

Bosseeeeen

21 Juli 2011

Halooooooooo sahabatku yang supeeeer, kita ketemu lagi dalam indahnya tulisankuu. Halo jugaaaa teman-temanku yang selama ini kita belum bertemu dalam jangka waktu yang lamaaaaa. Kita bertemu lagi dalam catatan harian komandan tingkaaaaat si wibi. Kalau kamuuuu tak tahuuuu komandan tingkaaaat berarti kamu masih belum kenaaaaal dengan akuuuuu. (kok tulisanku panjang semua yaaaa…??? Heran). Sebenarnya malam ini adalah malam jumat, dimana aku sendirian di rumah kontrakan ini. Sungguh sepi sekali, tapi aku mencoba bertahaaaan dengan al-qur’an dan buku-buku yang bermanfaat tapi semua itu aku tinggalkan sebentar. Sekarang aku inginnya menuliiiiiiisss. Jadi jangan salahkan aku kalau aku tak membaca untuk pelajaran besoook. Soalnya aku sudah pusiiiiiiiiiiiing untuk saat ini. Aku ingin santai sejenaaaaak, melihat bintaaaaaaang yang sangat indaaaaah. Kamu tau gak perasaanku malam ini, sungguh kesepiaaaaaaaan. Kesepian karena tak ada yang menemaniku malam ini. Cuma ALLAH semata yang membuatku merinding karena beliaulah yang sangat aku takuti. Kuasa ALLAH itu memang benar ada, aku sempat tak bisa bicara kalau ngomongin masalah ini. Karena ALLAH adalah zat yang tertinggi di seluruh jagad alam semesta ini. Sepatutnyalah kita harus bersyukuuuuuuuuuuuur. Karena tak ada yang dapat menandingi-Nyaaa. Sungguh kerdil sekali kita saat ini dan masa yang akan datang di mata-Nya.

Sebenarnyaaaa aku binguuuung mau menulis apa malam ini, tapi aku serahkan semuaaaa ditanganku. Karena tangan ini juga digerakkan sama otakku. Otakkulah yag memerintahkan mau menulis ini mau menulis ituu. Pokoknya mereka seperti saudara kembar yang tak bisa dipisahkaaaaan. Oh yaaa, tadi pagiiii sampai sore kami ke wateeeer booooooooooom di Banjarmasin. Asyyiiiiiiiiiiiiiik bangat, aku melihat pemandanagn cuci mata,haaaah sudah tahukan??? Hehe. Bayarnya masuknya 30 ribuuu, itu sepuasnya lhooo, sampai kapan juga terseraaaah, tapi aku gak tahu tutup itu water booom jam berapa. Ora urussss aku soalnyaaa aku bukan petugas di sana, hehe.

Sebenarnya aku ini ke sana tadi sama teman-teman dan sahabat-sahabat di SMA dulu. Kami ini akraaaab bangeeeet, sampai-samapi tali persaudaraan kita ini bagaikan tak pernaah putuuuuus d makan zamaaaaaaaan. Kami dulu itu sangat erat sekali hubungannya, sampai-sampai saat ini pun juga begituuu.Aku dulu mengira mereka adaalah teman yang gak bisa di ajak kompromi kalau ngomong. Tapi eh ternyata aku suka dan sayang banget sama semua temankuuu. Baik dari TK sampai kuliah, aku seneng sekali bertemaaan. Makanya aku nulis ini juga aku persembahkan kepada teman-temanku yang nun jauh di sana. Semogaaaa lewat tulisan berharga yang tak seberapa ini bisa melepasskaaaan deritamu dan deritaku yang kangen gitu loooocch. Oh ya, gitu loooch nya kepanjangan yaaa? Kan gak papa, wong aku ini menulisnya dalam keadaan setengah sadar kok. Soalnya mau tidur gak mau, eh malah baca-baca buku susahnya minta ampun. Ya lebih baik aku nulis yang berguna untuk menyambung tali silaturahmi kita yang di bentangkan oleh jarak dan waktu. Semoga hal ini bisa bermanfaat yaaa, okeee.

Emang bener lho tulisanku ini sengaja aku buat untuk merealisasikan kenyataan teoi yang aku dapat bahwa “Penjarakanlah ilmu dan kenanganmu di dalam tulisan” . Dari kalimat tersebut pasti elo-elo pade, pada bertanya sana sini yaa?. Tapi ya itulah yang namanya kalimat motivasi masbroo dan mbak brooo sekalian yang dirahmati oleh ALLAH semua. Kalimat motivasi dari pak Mario teguh juga begituuuuu. Kata-katanya dipadu padankan dengan intelektual dan emosional yang bagus. Maka semuanya akan menjadi’ wwwaaaaah”. “ Wah “di sini masudnya luar biasa bangeeet. Aku juga sampai-sampai melihat performa dari Mario teguh itu sampai berdecak kagum luaaaarrrr biassssaaa. Aku sebenranya mau lho seperti itu.

Saat ini aku memikirkan tentang kegiatanku yang amburadul gak ke atur semua. Yaaaah semuanya yang pokok-pokok aja sih yang aku kerjakan, tapi kegiatanku yang ingin aku kerjakan dan aku senangi, eeeeh malah di hantam sama hawa nafsuku yang merajalela, yaitu maleeeessss. Naaaah sampean tahu gaaak males itu apa? Hayoooo. Kalau tahu aku beri permeeeen ddddeeeh,hayooo, tapi permennya “mentos” satu biji aja yaa, soalnya aku gak banyak punya permen. Hayooo malesss itu apa hayooooo??

Males itu adalah salah satu sifat yang merugikan kita pemirssaaa sekalian. Males itu biang keroknya semua kegatan yang terjadwal dan direncanakaaaan bisa ke ‘pending’ alias batal gitu. Aku juga bingung lho, kok bisa ya seperti itu, apalagi aku orangnya saat ini ‘mood-mood an gitu’. Pokoknya sekehendak sendiri, pokoknya kalau ketemu sama kegiatan yang paling aku sukai eeeeeh malah aku tinggalin kegiatan yang dulu itu. Contohnya niiiih kalau aku mau membaca buku motivator gitu, terus temanku bawa buku gokil alias lucu gitu di hadapanku. Eeeeeeh malah aku berhenti membaca yang tentang mtivator tersebut. Itu yang namanya hawa nafsu ‘mood-mood an’. Keren kan bahasanya, hahaha, itu aku semua lho yang bikin istilahnyaaa. Tanya aja sama mas tukul di acara ‘bukan empat mata’. Pasti dia juga gak tahu arti istilah dari yang aku sebutin tadi.

Istilah mood-mood an aku lahirkan ya malam ini tadi. Ya tanggal 21 Juli ini. Keren kaaaan, makanya jangan bosseen-bosseeen membaca tulisanku ini. Insya ALLAH bermanfaaaaat buaaaangaaat. Entar buku ini sebarin yaaa, asli lho ini tulisanku, jarang-jarang sang komandan tingkat menulis tentang kesehariannya yang pantas untuk diceritakan. Udah ah, capek aku nulis. Aku istirahat duluuu yaaa, kayanya kepalaku ini cenat-cenut kaya lirik lagu ‘smash’. Okeeeeeh aku mau ‘ngambrukkan’ diri ke springbed kesayangnku dulu yaaa. Thaaaaah…Wassalam. Eh kamu harus istirahat juga, nanti pas bangun baca lagi yaaa….!!!!

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s