Gue bingung mau kasih judul apa , ini tulisan proyek buku ke 4, tapi kayanya gak jadi, masukin blog aje, hehe, judul nya panjang ni yee, ckck

Tanggal 8 Bulan 8 Tahun 2011, jam setengah 10

Assalamu alaikum broo, hari ini sepertinya tanggal bagus hari bagus bulan bagus nih. Lihat saja yaitu tanggalnya saja 8 apalagi bulannya. Kata orang sih angka 8 itu bawa hoki aliaskeberuntungan. Do You Know??. PAsti tahu kan. Oh ya, aku tadi sempat mikir nih broo, masalah keberuntungan itu. Sepertinya keberuntungan itu bearada di pihak kita kalau kitanya mencari keberuntungan tersebut. Kalau kita diam saja, wah bakalan gak bisa beruntung broo. Beda banget kalau orang beraktivitas di luar dengan teman-teman atau keluarga dengan yang tidak beraktivitas di luar rumah. Bagiku sih, kuno kalau orang tak beraktivitas sedikit saja, apalagi kalau tak beraktivitas seharian. Kerjaannya Cuma bisa di rumaaaaaah saja. Waaah gak ada pengembangannya kalau begitu. Banyak di status FB yang aku temukan, nulisnya gini kebanyakan “ Bosssseeeen, binguuuuung mau ngapain”. Terus komenannya juga gak jauh dari “ Aku di sini bbm an aja, sambil nonton gitu”.

Wah kalau di lihat dari dunia maya nya saja seperti itu, ya jelaslah mereka juga seperti itu perbuatannya di dunia nyata. Kasihan banget temen kita kalau did era penderitaan gak adakerjaan. Banyak sih kegiata yang bermanfaay yang banyak gitu. Tinggal kitanya saja yang mau action atau enggak.ergantung kita juga sih semuanya itu. Semuanya ada di tangan kita. Mau di bawa kemana kehidupan masa depan kita kalau kita tak mau action langsung ke lapangan. Akan tetap kebanyakan dari mereka kalau bulan puasa begini pasti bawaaannya kalau gak tidur, ngobrol yang karuan, bbm an, FB an, atau semacamnya lah yang tak berguna. Ingat semua tindakan dan perilaku berasal dari kekuatan hati yang baik, bila ingin perilaku dan tindakan yang baik maka berlakulah baik kepada hati.

Kalau aku sih beda, aku kalau tak ada kerjaan di bulan puasa ya salah satunya yang kecil yaitu menulis, sambil ngedit tulisan gitu. Di tambah lagi aku ke rumah teman, biasanya kebanyakan ngobrol masalah bisnis gitu. Di tambah lagi nih kalau bulan Ramadhan aku bawaannya ingin berkeliling tamasya dari satu masjid ke masjid. Sholat zuhur di sana dan sholat-sholat yang lain di sini. Pokoknya tak monoton. Kalau hidup monoton itu bagai kembang bunga hancur lebur bagiku, takberkhasiat sama sekali. Tapi satu yang aku tak bisa lakukan yaitu lari di sore hari di lapangan Murjani Banjarbaru atau SKB. Kalau di Murjani sih, itu sepertinya enaknya pakai sepeda saja, tapi sepeda fixie yang kuidam-idamkan saja belum ke beli . Ya mana bisa. Nah kalau di Banjarmasin itu bagusnya olehraga di SKB Mulawarman , Banjarmasin. Itu tempatnya orang-orang yang pada nongkrong atau sekedar latihan pembentukan badan gitu. Lapangannya lumayan bagus, di sekelilingnya jarang ada pohon akan tetapi banyak rumput kecil-kecil yang membuat mata ingin menyingkirkannya.

Kalau kita ke luar lapangan SKB, sudah pasti kita melihat banyak pedagang asongan yang jual aneka minuman dari yang berpengawet samapi air putih pun juga ada. Satu lagi yang pasti ada yaitu penjaga parker baik tua, muda, dan setengah baya. Mereka biasanya narik uang parker sama pengguna lapangan SKB yang marker motor di depan lapangan. Aku jadi etringat sama penjaga parker yang sudah tua itu. Kakek rupanya dia, melihat beliau seakan-akan aku ingin member dua ribu waktu itu. Akan tetapi kayanya cukup seribu aja dah, soalnya uang yang seribunya mau aku sedekahkan pas sholat tarawih nanti.

Sedekah itu pelancar rejeki. Coba saja kamu yang ada di sana atau yang ada di manapun. Kalau kamu mensedekahkan dengan hati ikhlas kamu pasti merasa bahagia dalam dirimu. Nah sedekah itu ternyata berhubungan dengan kesehatan juga ternyata. Yaitu kesehatan saraf-saraf dalam tubuh. Kalau kita sedekah nih, kita akan merasa bahagia kalau ikhlas, nah itu kata dokter di tv kemarin membuat saraf-saraf dalam diri ini seakan diajak bertamasyar sehingga membuat saraf menjadi tenang dan proses kerjanya tak terlalu keras. Maka dari itu si pelaksana sedekah ini , hidupnya tenteram dan berujung pada dijauhkannya penyakit stress. Inilah juga yang membuat sedekah menjadi sempurna begitu. Bayangkan saja lho, sedekah berhubungan dengan kesehatan. Aku dulu gak mikir kea rah situ. Tapi aps mendengar penjelasan si dokter tadi, aku menjadi semakin kuat pemahamannya. Aku juga meraskan itu lho. Pas aku sedeahkan walau sedikit dengan hati ikhlas. Hatiku ini seakan melayang ke ujung langit tinggi sana, pokoknya bahagis deh kata singkatnya. Perasaan ikhlas yang murni membuat diri ini seakan terbantu dengan masalah yang mendera.

Di bulan Ramadhan yang sudah menginjakkan usia ke lebih dari tujuh hari ini. Membuat aku semakin tajam sepertinya menuliskan sesuatu. Dulu aku menulis seperti masih belajar gitu. Aku sampai terngat nih. Waktu aku pusing mau nulis apa, eh langsung aku tulis juga di tulisan itu aku bingung/pusing mau nulis apa”. Tapi di pikiranku sekarang sepertinya muali berubah perlahan mencari jati diri kepenulisan yang baik. Tapi bahasa gaulnya tetap sepertinya, soalnya bagus buat remaja gitu. Remaja saat ini aku lihat tak mau berbasa-basi degan tuisan yang super duper ‘berat’. Maka dari itu, tulisan ini sengaja aku alirkan saja berasalah dari pikrian dalam otak dank u kiaskan kutujukan kepada anak muda.

Kemarin aku melihat kakak tingkat yang menajdi teman dekatku berdiskusi. Perbincangan yang mereka bicarakan sangatlah emnarik aka tetapi bagi yang tak paham pasti mengira mereka sombong. Aku tahu tujuan pembicaraan mereka yaitu ke masalah politik dan bisnis. Aku paham dari omongan beliau-beliau ini. Salah satu dari mereka menjabat jabatan yang prestisius dan kerjaannya sangatlah menantang bagiku. Tapi sepertinya dia istiqomah di jalan ALLAH dengan berusaha. Walhasil ia bisa menghandel berbagai rencana kegiatan yang banyak itu. Aku sampai iri kepada mereka. Iri dalam berbuat baik itu bagus, tetapi jangan iri dalam perbuatan yang tak bermakna apalagi iri dalam perbautan jahat.

Bayangan dan keinginan aku untuk mencetak buku itu masih saja terngiang di kepalaku lho sobat. Rasanya aku ingin saja punya uang yang banyak gitu. Beruntung lho bagi temanku yang punya uang banyak. Tinggal minta sama orang tua, selesai dah urusannya. Mau ini, mau itu, tinggal minta. Tapi aku tidak sobat masbro-mbakbroo sekalian. Aku orangnya, minta uang hp modern saja ogah, sepertinya membaut kedua orangtuaku mikir nantinya. Ya lebih baik aku bermual bisnis dari buku karyaku sendiri. Kuidam-idamkan sih bukuku ini emnadi mega best seller book bergenre curahan hati yang memotivasi. Itu yang aku mau. Kan enak tuh punya karya sendiri yang bergenre “buku curahan hati yang memotivasi banyak orang”. Akan ku nanti saat-saat itu, dan aku pasti bisa, yes we can…..!!!

Saat aku memfotokopi tadi, aku melihat anak-anak seumurna adikku. Dia sepertinya belajar memfotokopi. Waaduuwh lambat bener broo, gak tahan pengen motokopi sendiri barusan. Bayangkan lamaaaaaaaaaa amaat. Aku tunggu kira-kira 10 menitan lebih. PAdahal yang aku perlukan fotokopinya itu Cuma 4 lembar lho. Seharusnya didahulukan dong yang motokopi sedikit, yaa, tapi gak apa-apa lah. Namanya juga anak-anak, masih dalam tahap pebelajaran, tapi sebelnya itu lho yang gak nahan, pengen ngeberi dia duit aja, haha.

Sobat se Indonesia yang supeer. Saat ini bulan Ramadhan sudah kita jalani. Ya, bulan Ramadhan yang penuh berkah. ALLAH menrunkan malaikatnya untuk mengontrol umat manusia. Beruntung bagi yang sedang beribadah kepada ALLAH, akan tetapi yang tidak beruntung adalah yang menyai-nyiakan waktu mereka. Bagi mereka yang mengangap waktu sekedar main-main. Sungguh rugi orang itu. Sungguh rugi duania dan akhirat.Ingat nih, dunia dan akhirat yang mana lebih penting hayoo?. Ya jelas akhirat lah soalnya kan akhirat itu selamanya alias kekal. Tapi ada manusia yang juga suka mementingkan kedua-duanya. Yang bagus adalah seimbang broo. Dunia ia pikirkan untuk bekal ia ke akhirat nanti. Dunia ini indah bangaet kalau kita merasakannya dengan benar. Begitu juga akhirat, kita tahu juga kan kahirat itu seperti apa juga kita tak tahu. Kita hanya tahu dari kabar yang diberikan Nabi Muhammad kepada kita. Dari sana kita tahu dan kita yakin akan berita yang dibawakan oleh Nabi Muhammad SAW. Memang benar akhirat itu adalah kekal abadi untuk selamanya. Maka dari itu sudah sepantasnyalah kita sebagai manusia memanfaat waktu sebaik mungkin bahka sampai sedetail-detailnya hanya untuk tujuannya kepada Sang Maha Pencipta yaitu bebribadah. Beribadah bukan hanya sholat, khutbah, ceramah, baca Qur’an dan sejenisnya.Akan tetapi ibadaha itu ya perlakuan kita dalam kegiatan sehari-hari yang bergantung atas niat yang kita tanamkan dalam hat kita.

Apabila niat kita tak baik dalam melakukan sesuatu hal di dunia ini maka sudah jelas dosa yang diterima. Akan tetapi niat yang kita tujuka hanya semata-mata karena ALLAH sudah jelas pahala yang berlimpah menanti kita. So, Life Is Choice.

Saat ini banyak lho pendapat tentang pemisahn kegiatan laki-laki dan perempuan itu sangatlah luar biasa ontroversinya. Akan tetapi yang aku dapat dari emmbaca buku kemarin, memang benar. Seharusnya pemisahan hubungan interaksi dengan laki-laki- dngan perempaun seharusnya terlaksaa. Coba saja kita lihat, pergaulan zaman sekarang sudah ‘edan’. Kita laksana kembali ke zaman jahilyah. Pergaulan yang bebas antara laki-laki dan perempuan yang menimbulkan permasalahan syariah dalam Islam.

Coba lihat, ya mana lebih baik antara pergaulan bebas yang menimbulkan kerugian di pihak perempuan maupun laki-laki atau pergaulan yang berdasarkan syariah yag ditetapkan oleh agama??. Hayoo jawab sekarang dan pikirkan dengan matang-matang…..!!!

Sudah jelas peraturan syariah dalam Islam yang benar mengatur pergaulan interaksi antara laki-laki dengan perempuan. Coba saja lihat dan baca buku yang bergenre syariah dalam pergaulan Islam. Beeeh, aku beri acungan jempol dah kalau sudah membaca dan melaksanakan perintah yang ada di sana. Aku saja termotivasi menulis bagian ini yak arena membaca buku yang kemarin itu di amsjid. Daripada gak ada kerjaan kan iseng-iseng aja baca buku di amsjid kampus.

Mungkin loe-loe pada gak tahu kan masjid kampusku kaya gemana. Nah berhubung aku gak punya fotonya, lebih baik aku gambarkan saja yaa….. . Ini nih, masjidnya itu terleta di belakang kampus kedokteranku. Kira-kira berukruan lumayan besarlah. Kalau kamu tahu rumah ukuran minimalis, aku bisa menggambarkan itu amsjid berukuran kira-kira 8 rumah minimalis apabila digabungkan. Tempat wudhunya itu lumayan bagus sih. Ada yang bertempat duduk dan ada juga yang berdiri. Kalau yang ada dudukannya sekitar 10 tempat duduk begitu. Nah kalau yang tempat wudhu Cuma berdiri itu hanya 8 buah an kalau tak salah. Banyak mahasiswa yang sholat di sana. Biasanya yang paling banyak saat adzan sholat zuhur tiba. Nah itu aku lihat banyak sekali mahasiswa teknik, kedokteran, hokum, arsitek, pertanian dan lain-lain pada nimbrung dalam satu masjid itu. Luar biasa. Akan tetapi lebih sedikit di malam hari. Terutama saat sholat Isya dan Subuh. Yaiyalah kan orang-orang pada males ke sana, ditambah jauh lagi dari rumah mereka.

Tapi aku akui masji Al-Baythar itu lebih besar dan lebih megah daripada masjid kampus di Banjarmasin. Biasanay pengurus masjid itu para pemuda yang tinggal di sana. Banyak sekali lho teman-temanku yang senang beragul dengan mereka.Pengetahuan mereka itu lho tentang Islam yang patut di acungi jempol. Bukan hanya masalah agama yang mereka tahu akan tetapi prestasi akademik mereka sangat bagus juga. IP yang ereka dapatkan sebanding dengan mahasiswa yang suka belaar tiap hari alias pintar. Kunci mereka katanya adalah menolong agama ALLAH yaitu berdakwah. Waah ini ide yang brilian. Akan tetapi saat zaman ini, banyak orang terutama laki-laki dan perempuan pada umumya menganggap bahwa dakwah itu pekerjaan si ustadz dan para ulama-ualam di amsjid. Kataku dalam hati, waah mereka itu sih yang pada gak tahu sama agaman saja. Masa dakwah diiedntikkan Cuma dala ruang lingkup masjid saja. Waah bener-bener cetek bagi yang beranggapan seperti itu.

Namanya dakwah kalau aku baca dan aku amati itu sangtlah bagus lho buat kehidupan sehari-hari. RAsul saja menyuruh kita menyampaikan kebenaran itu setiap hari an setiap saat. Yang penting adalah emnyamaikan kebenaran kepada orang agar orang yang kita sampaikan kebenaraanya itu berubah menadi lebih abik dari sebelumnya.

Akan tetapi kita juga tak emmunafikkan diri kita sendiri juga, bahwa kita juga pasti bertanya-tanya . Apa sih namanya ‘dakwah’ itu. Persepi orang saat ini banyak sekali yang sempit. Lebih mementingkan dunianya saja tanpa mementingkan orang lain. Ya semoga saja persepsi sempit itu akan runtuh dengan sendirinya. Hanya waktu yang bisa berbicara untuk mengubah semua dan perlakuan baik kita untuk membaikkan orang lain.

Nah setelah kita banyak-banyak ngomong d atas, kayanya aku rehat sejenak yaa, aku mau cuci mata dulu yaitu main games ‘empire’ yang terbaru. Haha. Jarang baget nih gak maen games. Oke, assalamu alaikum semuanya….dadah….:)

***

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s