Gak sahur, gak masalah

9 Agustus 2011

Assalamu alaikum masbroo-mbakbro sekalian. Waaah aku mau cerita berita duka nih. Tadi aku gak sahur broo, sudah 2 kali nih aku di Banjarbaru gak sahur, waah ini mata tadi udah bisa kebuka eeh ternyata ini mata mau nutup lagi soalnya ngantuk banget broo. Makanya tidur lagi, eeeh ternyata pas bangun sudah adzan subuh menggema. Waaah gemana nih caranya supaya bangun tepat waktu yaa?? Ada saran gak, mulai dari tidur duluan atau nagapain nih.Tapi aku gak bisa tidur duluan broo, mesti yang ada ku kerjakan malam tadi. Yaa mengatur-ngatur gitulah. Nah apalagi kalau sudah menjadi mahasiswa beeeh bawaannya itu tugas gak habis-habis. Pasti adaaaa aja tugas selanjutnya. Tugas yang satu ke tugas yang lainnya.

Nah aku sekarang ada di gedung Farmakologi nih ada yang di urus , ada yang mau disampkan gitu ke anak mahasiswa baru. Temen-temenku pda asyik liburan dan besoknya ujian PAT Biomedik 2. Nah kalau aku sih, tenaaaang ajaaa, masih besok juga kok ujiannya. Pas aku lihat anak kedokteran yang baru nih, kayanya jiwa-jiwa bersemangat semua. Lihat aja mukanya pada berseri-seri semua walaupun pada puasa gitu.

Coba seandainya aku tadi bisa sahur, beeeh aku babat habis itu ‘Roti Bakar Bandung’.Soalnya tadi sebelum aku pulang ke rumah aku sempetin beli makanan roti bakar. Nah makanya pas aku pulang aku semptin cari info di dunia maya tentunya aku buka facebook gitu. Aku lihat status temen-temenku , pada lagi ngapain mereka jam malam segitu. Nah kalau aku sih sukanya melihta doang biasanya nulis kata motivasi gitu, apalagi acaranya Mario teguh tuh yang bikin aku bersemangat kuadrat pangkat dua. Kata-katanya beliau itu lho yang bikin inspiratif orang. Bikin orang bersemngat terus , dari awalnya yang tak ada inspirasi pas pulang ke rumah dan melihat acara tersebut menjadi bersemangat terus. Itu yang harus dituruti pemuda zaman sekarang. Rugi kalau pemuda hanya bisa mengahbiskan waktu dengan menyia-nyiakan begitu.

10 Agustus, jam 2 malam

Terbangun

Halo broo, waah aku ternayta terbangun sekitar jam satu an broo. Waah gak tahu kenapa. Mungkin sudah phobia klai sama namanya gak sahur. Ya emang beneran sih, kemaren bawaannya tidur mulu. Jadinya gak sahur yang kedua kalinya di Banarbaru. Tapi teanng, in mataku seepertinya sudah erbelalak nayman. Mungkin aku tadi tidur duluan dan berdoa saja langusng supaya dibnagunkan jam dua atau jam satu gitu. Eeeh ternayta langsung dibangunin jam satu sama ALLAH. Alhamdulillah. Thanks For You ALLAH. Love You. Tapi ada maslah nih aku. Makanan di rumah buat sahur gak ada broo alias kehabisan stok. Waah ini kayanya kumanfaatin buat keluar nih, mau nyoba sahur di luar. Tapi denger-denger kata temanku sih. Jam-jam subuh kaya gini rawan bener. TApi tak mengapalah, kan namanya juga tantangan alias uji adrenalin gitu. Kan banyak mahsiswa sekarang gak ada yang bearni. Beda sama aku broo, aku ini orangnya berani terus, buktinya sebentar lagi nih aku mau keluar. Mau cari makan. Kata temenku sih, di luar itu kalau gak ada makanan laut kaya gitu yaa, sepertinya makanan nasi goring. Tapi taka pa-apa lah. Demi mengganjal perut untuk sahur nih. Apapun oke dah, sambil uji tantangan.

Nah tadi pas aku bangun, kayanya enaknya langsung tahajud nih, tapi nanti aja dah sekitar setengah jam an lagi. Mungkin juga habis makan. Nah pas aku bangun langsung aja aku cuci muka dan buka laptop dan tak lupa ambil air segelas buat minum. Aku tadi buka laptop tujuannya Cuma iseng-iseng doang sih, tapi kayanya gak bermanfaat kalau kita Cuma iseng-iseng. Aku coba lihat saja di ‘mbah google’ untuk melihat list daftar nama BEM di Indonesia. Tapi sepertinya susah banget broo. Soalnya ke pencar-pencar gitu alamatnya. Belum lagi mereka pada asyik dengan kegiatan agenda BEM mereka kalau suatu saat nanti dihubungi.

Yaa aku mencari relasi gitulah, kan suatu saat nanti kalau ada apa-apa atau ada acara prestisius yang akan aku laksanakan, tentunya harus kontak dengan BEM gitu. Bagi yang gak tahu sama namanya BEM. BEM itu adalah Badan Eksekutif Mahasiswa. Ini sama saja dengan OSIS nya di Fakultas gitu. Pokoknya kalau  kamu ke dunianya anak mahsiswa pasti kamu kenal dengan namanya ini. Aku saja sampai terkaget lho. Kok ini kaya di DPR aja. Wooow kataku sewaktu aku kenal sama BEM.

Biasanya orang-orang BEM itu terkenal dengan kelihaiannya dalam berorganisasi. Bagi yang belum bisa berorganisasi dan ingin beajar. Inilah tempatnya broo. Tempat yang asyik buat kita bikin acara dan bertemu banyak orang unuk merealisasikan tujuan dan angan-angan dalam pikiran. Memang dalam suatu organisasi pastlah adanya perdebatan. Nah yang asyik lagi kalau debat yang gak ada hasilnya. Nah lho kok malah asyik. Ya enggak lah broo. Sesuatu yang tidak mengahsilkan dan tak emngunutngkan itu jelas tidak baik. Coba kita lihta di DPR sana. Debat kusir astilah terjadi, mereka memaksakan kehendak mereka masing-masing. Sedangkan perjuangan rakyat di era sekarang seperti tak dihargai atau bahka tepatnya sama sekali tak dihargai. Saat ini Cuma orag berduit saja yang dapat menikmati tampuk kekuasaan.

Seharusnya itu keadilan sama rata di rasakan apalagi menyangkut kesejahteraan. Tapi ini ,malah omong doang di gedung ann megah lagi. Waaduue, ini namanya buka menyejahterakan dan mencerdaskan akan tetapi buang-buang waktu percuma. Dan uang-uangnya buat anggota DPR itu-itu saja. Memang saat ini kembali ke zaman dahulu, zaman orang yang tak punya kala, lebih mementingka nafsu daripada kesejaheraan umat. Semoga saja ada sisetem baru yang rahmatan lil alamin. Aamiin. Sehingga rakyat menjadi sejahtera, dan dirasakan oleh semua orang. Tidak pejabat, tidak rakya jelata, semuanya merasakan kedamaian kesejahteraan ekonomi, keamanan, dan lain-lain.

Waah sepertinya gara-gara terbangun nih, jadi memikirkan hal itu. Gak tahu nih, pokoknya tanganku ini baaanya menuliskan ide-ide termutakhir, ciiiieeelaa kaya nuklir saja sampai bilang termutakhir segala.Hahaha. ….

Do Yu Know, ternayta zaman sekarang . Pemerintahan kita seperti dikabinghtamkan eeeh mkasudnya ‘dijajah’ gitu. Dulu dkenal namanya VOC. Sekaranag VOC berganti baju lho broo. Sekarang system VOC itu masih ada Cuma namanya saja yang diganti dengan halus. Tentunya masih menyengsarakan rakyat. Sudah terbukti, pemerintah INdoensia saja masih ada hutang beribu-ribu triliyun. Woooooow, kalau aku beli kerupuk , beeeh pastiya area Banjarbaru dan sekitarnya penuh dengan kerupuk saja. Sampai-sampai ke area Martapura. Ini sudah jelas campur tangan capitals sana. Bagi loe-loe semua yang gak tahu capitals. Makanya belajar dong, jangan hanya mementingkan dirimu sendiri dan orang lain yang sedikit gunanya. Kita juga musti belajar banyak. So, jadilah pribadi yang selalau belajar dari kekuarangan kita. Jangan menajdi pribadi yang kuper ynag tak tahu dunia luar. Karena sebaik-baiknya pribadi adalah ingin mengetahui lebih dan itu merupakan kekayaan yang amat mulia dengan pengetahuan.

Sobta aku yang supeer, kalau sashur itu pasti makanan khas anka mahsiswa itu adalah nasi plus telor dadar. Itu sudah pasti. Itu aku alamai di rumah teamnku waktu itu. Kan waktu itu aku jera gak sahur di rumah BNajarbaru. Terus langsung aja aku nginap di rumah teman yang rumahnya tak jauh dari ruahku. Pas sahurr, beeeh seru abiiiis broo, mkana bersama , ngumpul-ngumpul bareng sama temen-temen angkatan. Aku yang tadinya pengen tdur lagi, langsung saja mereka bangunkan. Terus aku ditraktir sama mereka , makan di rumah mereka. Pokoknya baik bener dah temen-temenku itu. Tapi makanannya sedrhana saja broo. Nasi plus telor dadar yang dibagi-bagi menjadi 4. Sudah gak tebel , terus tipis lagi. Tapi gak masalah broo, yang penitng itu kebersamaannya. Dari situ kami paham akan karakter manusia , dan karakter sifat temen-temen. Pokokny asyik dah, kalau ketawa bareng itu. Bikin sahur lebih hidup.

11 Agustus 2011

Puasa di Bumi Borneo

Assalamu alaikum, ternyata memiliki efek positif terhadap sang pendengar. Bagaimana tidak , artinya itu lho yang memliki makna yang amat dalam. Puasa yang ke 11 ini merupakan puasa yang amat membosankan. Because aku ada di Banjarmasin. Tempat yang paling amat sangat tidak ada lingkungan yang mendukung.Beda kalau di Banjarbaru, di sana tempat yang paling mengesankan. Bisa di bilang so sweet’. Tempat peranauan yang sungguh cocok.Kalu mau dibilang suka ya emang suka beneran sama Banjarbaru. Tempatnya walau kecil dan sedikit lebih kecil dibandingkan dengan Banjarmsin. Tapi kalau kita benar-benar menikmatinya dengan penuh hikmat. Akn selalu membuat kita kangen dengan kota yang satu ini.

Basanya kalau tujuan kebanyakan  anak muda adalah Lapangan Murjani. Tempat lapangan yang satu untuk ngetrack motor kalau di malam hari. Nah lapangan yangs atunya untuk orang main sepakbola sama teman timnya di sore hari. Ini lapangan diapit oleh jalanan dan di depan lapangan Murjani itu ada gedung walikota. Gedng yahg terlihat wa’ dari kejauhan. Gedung yang menurutku berarsitekkan Banjar campur modern. Kalau aku melihat tangganya , ini sepertinya melihat tangga tanjakan yang ada di Eropa. Sungguh mengesankan. Akan tetapi sang arsitek yang merancang abngunan itu sepertinya lupa akan sesuatu hal yaitu ukiran khas Orang Banjar. Seharusnya itu yang harus didominankan. Seperti gedung di MArtapura. Ya gedung polsi Martaura, Polres kalau bahsa gaulnya. Waktu aku melihat gedung di MArtapura, nha itu baru namanya gedung khas rakyat Banjar. Rugi sepertinya kalau rakatnya sendiri tak emncintai budaya tanah kelahirannya. Bagai kacang lupa kulitnya. Zaman sekarang emmang rakyat disini pada suka sama budaya orang luar. Padahal belum tentu budaya yang di adopsi dari luar merupakan budaya yang paling baik di antara bdaya-bdaya kita yyang lainya.

Banyak sih yang sebenarnya yang ingin kau ceritakan tentang budaya di Banjar. Budaya yang menurutku emmiliki ke khas’an yang sangat tercium baunya. Nah kalau aku lihat dari suku Bnajar sendiri. Sepertinya rakyatnya kebanyakan adalah pedagang. Baik tiu pedagang pegusaha meubel, kau,beton, makanan, jasa, dan lain-lain. Pokoknya seperti ekbanyakan orang Indonesia deh. Indonesia kata akan bahasa dan budaya. KAan tetapi rakyatnya sendiri alias umatnya sendiri yang sepertinya tak bangga dengan produk sendiri. Aku di sini jangan dikira mempromosikan Indonesia yaa, bukan. Tapi aku menceritakan faktanya doang. Alangkah rugi besar bangsa yang besar tak menghargai budaya yang besar.

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s