Ilmu IKMT Nambah Jadi Gunung

Pembangunan untuk perbaikan kesejahteraan , ini harus digalakkan secara kontinue, tanpa lupakan peran controlling dalam pelaksanaan. Sehingga kesejahteraan yang diharapkan dapat terwujud.

Kalo kita berbicara MDG’s sesuai banget dengan UUD 1945, walau perannya UUD 1945 saat ini dikesampingkan gara-gara tabiat manusia indonesia yang kadang luntur dari norma norma yang telah ditetapkan.. Cakupan MDG’s ini sesuai karena berhubungan dengan UUD 1945 yaitu terkait kesejahteraan rakyat.

Pelajaran ini gue sajikan pada kalian semua, biar kita semua ngerti akan hal kesehatan.

Sekarang kita colek masalah teori empowerment yaitu teori yang berpusat pada manusia. Ditekankan banget pada partisipasi dan pemberdayaan masyarakat. .

Pelajaran ini sungguh di awal yang gue termasuk senengin, awalnya juga kita sebagai mahasiswa kesehatan musti tau ini juga.

Ada juga gue denger dari omongan dosen bahwa ada 8 kondisi utama yang harus dicapai dalam pemberdayaan masyarakat tersebut. yaitu

1. merendahkan angka kemiskinan

kalo kita bicara masaalah ini, nenek nenek peot juga tau, diIndonesia bahkan di dunia masalah utama nya yang ini, ini salah satu masalah yang disebabkan oleh sistem perekonoman dalam sebuah negara yang cukup perlu dikembangkan.

2. merendahkan pengangguran. Nah kalo ngomongin masalah ini, papah-papah peot yang mau uzur juga tau ini. Pengangguran banyak ditemukan. Ada juga yang ngebanyol pengangguran itu adalah orang orang yang baru lulus kuliah. Sebenernya simple aja sih kalo mau jadi orang kaya plus punya usaha, lo musti hapalin dan praktekkan jiwa wirausaha lo sendiri, pokoknya sesuai dengan hobimu.Pasti banyak dah di koran ngomongin, mahasiswa yang baru lulus adalah calon pengangguran, kalo IP bagus keterima kerja cepet dah itu. Tapi kalo IP kecil jangan khawatir , lo pasti punya bakat terpendam yang bisa datengin duit. Zaman sekarang kan yang penting adalah duit bukan IP. Tapi IP juga penting buat akademik kita.

3. Relatif ada kesetaraan, wah kalo yang ini kondisi utama yang musti bener bener dilihat dan dikontrol, soalnya kecil sekali harapa buat sukses untuk menyetarakan masalah apapun.

4. Demokratisasi dalam kehidupan berpolitik. Nah kalo yang ini gue mau nyaranin aja, ini musti diwaspadai karena menyangkut masalah urgential bermasyarakatdan musti dibuktikan keabsahan dan keunggulan dari sistem demokrasi. Kalo menurut gue, di negara ini gak ada yang namanya bisa totalin demokrasi, udah tau sistem bukan dari Allah, eh malah diterapin, yang ini nih bikin bangsa jadi gak berkembang. Beda banget dengan zaman khilafah Islamiyah dulu. Tapi tenang ajee, bakalan berubah kok , akan muncul kejayaan Islam yang kedua….aamiin semoga cepat.

5. baiknya tingkat pendidikan masyarakat. Ini jadi kondisi utama yang harus diperhatikan juga

6. Status perempuan yang relatif setara dengan laki-laki dan partisipasi perempuan. Nah gue mau kritik aja soal teori ini, gue sama sekali nyangkal banget kalo masalah beginian. Ini sama aja nyetarain cewek dengan cowok. Ini gak bagus. Cewek itu musti dilindungi gak boleh dikasih kerjaan yang sama dengan cowok. Karena di dalam Alquran sdah ada terpampang jelas. Kodrat cewek dan cowok itu berbeda jadi musti dimaklumi.

Setelah itu gue ngeliat dan nyimak penjelasan dosen yaitu masalah trisula dari buletin World Bank (2001)

upaya startegi perangi kemiskinanmasih berlangsung, yaitu terdiri dari:

penanggulangan peluang……nah ini semacam kaya bahasa bisnis juga kayanya,makanya bahasa teori itu kadang mumetin kepala, kadang bisa bikin kita cepet mau ke belakang (WC)

kedua adalah fasilitas pemberdayaan….nah ini musti diperbaikin…..yook berjuang perbaiki faslitas pemerdayan kesehatan, biar anak anak pada sehat, anak TK sampai yang baru kuliah juga menikmati fasilitas kesehatan umum yang baik.

Selanjutnya peningkatan keamanan….

Kita lanjut bahas definisi dari mas’oud , kebetulan gue lupa nyatetnye, hehe…soalnya gue lagi buka hape sebentar di ruang kelas, ada sms masuk tadi….oke capcus lanjuuuuutt

Nah dari World Bank 2001,ada konsep filosofisnya, yaitu harus tempatkan kekuatan masyarakat sebagai modal utama dan hindari rekayasa dari orang luar yang bertujuan untuk memandulkan peran kekuatan tersebut. Makanya gue tekanin lagi , peran masyarakat itu musti diberdayagunaan, jangan disepelekan…lo anak kesehatan musti tahu ini !

Ada beberapa prinsip dalam pemberdayaan masyarakat yaitu mengerjakan, akibat, dan asosiasi.

Om Soediyanto , 2001 aja bilang tentang fasilitator kesehatan. Jadi intinya peran failitator kesehatan yang bertugas di desa musti dikembangkan dan di kontrol. Peran planning harus matang. tak asal teori saja, tapi praktek di lapangan juga harus bisa.

Ada beberapa kata si om doediyanto ini diantaranya adalah kesukarelaan, nah kalo fasilitato kesehatan gak ikhlas dan gak rea berikan ilmu , wuiih bakalan terhambat. Ingat broo, kita musti rela kalo berbuat kebaikan jangan minta pamrih, gak boleh itu !

kedua adalah otonom,nah ini bahasa anggota DPR , gue aja gak ngerti, kemungkinan besar terkait masalah kedarerahan kali yee….

selanjutnya keswadayaan….ini gue males ngejelasiinya, soalnya lo pada tahu sendiri entar…

partisipatif…nah kalo ngebahas ini, ilmunya ada dimana-mana , di lingkungan ada, di kampus dalam berorganisasi juga ada. Pasti kalo lo buat acara , pasti dah gak ada yang partisipatif , palingan dikit aja….makanya jadi manuia harus ikut partisipasi dalam tujuan kesehatan pemberdayaan.

setelah itu egaliter, nah ini gue gak tau artinya, bahasanya bahasa dewa naruto…jadi gue gak ngerti mungkin adek gue yang ngerti soalnya dia mbahnya naruto….

kemudian demokrasi baru keterbukaan….keterbukaan disini maksudnya bukan keterbukaan buka baju sama celana …tapi keterbukaan dalam memberikan info kesehatan, terutaman sang fasilitator kesehatan.

kemudian kebersamaan, ya lo tau sendiri maksudnya ini…

akuntabilitas, harus transparan nih maksudnya….

kemudian desentarlisasi….nah ini bersifat daeran…jangan  campur campur…..misalkan kao loe megang fasilitator di daerah desa, lo jangan ikut campur masalah kesehatan di kota, disana ada juga yang megang, jadi ada peran bagi tugas gitu….

Yang terakhir yaitu upaya berdayakan masyarakat dapat dilihat dari:

1. menciptakan suasana yang memungkinkan potensi masyarakat berkembang

2.memperkuat potensi yang dimiliki masyarakat

3. memberdayakan sama halnya dengan melindungi maksudnye…..

oke sekian kuliah cerita gue hari ini…ini gue tulis dengan masih sadar, dan melek ilmu….makasih buat udah mbaca….semoga ilmu kesehatan masyarakat tentang pengembangan dan pemberdayaan masyarakat kita jadi nambah kaya gunung…aamiiin

Follow @wibisono77

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s