Persepsi Salah Pada Internet

Image

Awali dengan membaca basmallah> bismillahirahmanirrahim.

Yap , persepsi semua orang awam tentang internet adalah ditakutkannya kalau membuka situs porno. membuka situs porno biasanya dilakukan oleh pemuda pemuda lagi gelisah akan sesuatu. Ya maklum saja, pemuda tersebut masih dalam tahap pencarian jati diri. Namun apabila ditanya tentang untuk apakah internet itu. Bukankah internet untuk mencari bahan kuliah? bukankah internet itu bertugas untuk membantu kita mendapatkan info info ebasiswa dan sebagainya?. Ya itulah persepsi atau pandangan seseorang terhadap internet.

Zaman sekarang bila kita tak bisa memandang internet sebagai sebuah kawan, maka lambat laut kita akan di babat dnegan info tak jelas sehingga kita mempersepsikan internet sebagai lawan atau bisa dikenal sebagai musuh pribadi.

Namun apadaya, internet saat ini sangat mudah digauli oleh sipapaun. Entah itu pejabat, menteri, presiden, bahkan panglima militer sekalipun bisa menggunkan ini. Intinya internet dapat dipakai oleh siapapun.

Namun padanagn orang awam seperti orang tua yang lahir pada zamand ahulu yang tidak menginginkan anaknya untuk berelancar di duniia maya, karena takut anak anaknya terjerumus pada info info sesat. Janganlah khawatir wahai orang tua. Yang diperlukan oleh anak muda saat ini adalah kepercayaan, bimbingan , pengawasan, serta pendidikan (tharbiyah) untuk masa depan anaka anak.

Agar mindset menjadi lebih ke arah ajaran syariat Allah, maka sesungguhnya kita mampu untuk mengendalikan sebuah informasi yang diberitakan oleh televisi menjadi sebuah info yang dapat kita saring terlebih dahulu.

Misalkan apabila televisi A berkata, pacaran terus itu boleh yang gak boleh itu kalau mencuri. Yap di sastu sisi memang tidak boleh mencuri namun ada satu sisi yang salah. Yaitu pacaran. memangpacaran saat ini digandrungi oleh pemuda sekalian. Banyak emmeprsepsikan untuk “jaga-jaga” supaya ada calon. Menurut penulis sendiri, pacaran tak pelru karena itu termasuk pada hal-hal yang bertolak belakang pada syariat Allah. Ini yang dihindari. Pacaran sma saja menduakan cinta kita pada Allah.

Kemudian kita lanjutkan lagi pada sisi pertelevisian tadi, dan bila televsii B katakan” pacaran itu tak boleh, dan mencuri itu juga tak boleh” . Maka saran penulis adalah, menganjurkan anak-anak untuk menonton televisi B itu.Daripada terjerumus apda tayangan ajaran ajaran di televisi A.

Dalam membangun sebuah peradaban yang awalnya sekulerisme menjadi ke arah syariat Islam dari Allah, perlua danya efek dari tayangan televisi. Maka dirasa perlu tayangan televisi, internet haruslah bernada mendidik, memotivasi, memberikan arahan untuk berwirausaha yang syar’i, dan budaya-budaya yang juga syar’i. Tak boleh sebuah tayangan internet bernada mesum atau tak bermanfaat lainnya. Ingat tayangan yanga da di hadapan kita sehari-hari mampu 100 % dikatakan ampuh untuk memberikan persepsi baik itu beanr ataupun salah.

Bagi para orang tua yang masih awam pada internet, yook berlaku husnudzon pada anak-anaka. Anak-anak akan percaya dan selalu mengerti akan keinginan orang tua. Maka dirasa perlu untuk orang tua berikan kepercayaan pada anak-anak untuk bergaul apalagi menggunakan internet dan tayangan televisi lainnya.

Twitter: Follow @wibisono77

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s