IKhlas Bekerja

Asalamu alaikum masbroo semua, tentunya tak lupa juga menyapa mbak-mbak broo semua….

Hari ini ane mau nyerahin laporan cerita di Banjarbaru, tanggal 25 Agustus kemarin ane kena tugas di BEM FK buat ngawasin para peserta di aula gedung depan, simpel aja nih, ane kena tugas ngecatat, ngecatat di sini enggak sembarangan broo, yang dihadapin masalahnya anak-anak SMA baru lulus dan baru menyandang predikat mahasiswa.

Tugas ane yang paling urgent adalah ngumpulin duit , total kemaren 15.600.000, itu sedikit broo. Masih banyaan temen ane di sebelah waktu ngitung kemaren. Peseta bayar 200.000 gitu, dan mereka dapat jas almameter UNLAM , bukupedoman 2 biji, pin , sama kertas formulir.

Diawali dengan penertiban di lapangan, baru dah masuk para peserta ke gedung depan. Diisi dengan hiburan si padus pica suara UNLAM FK , untuk nyanyiin lagu mars UNLAM itu. Ini acara ‘booring ‘ banget men, biasa aja bisa di bilang. Kami tentunya gak dibayar, ini memnag tugas BEM FK buat ngebantu si petugas gedung depa FK itu.

Maunya sih di hati kami ini minta uang ongkos ke Banajrbaru gitu, eh ternyata ujung-ujungnya cuma ngebantu doang, yaa kita ikhlas aja broo. Itung-itung nambah pahala ya kan…Di sinilah kita harus belajar ikhlas.

Ikhlas itu susah diterapinnya bila tak diterima langsung oleh hati terdalam kite kite ini broo.

Makanya bila suatu pekerjaan itu di awali dengan perasaan gak enak, wuiih bakalan berantakan dah, maka dari itu, sudah sepatutnya waktu berorganisasi itu, kita harus legowo kata orang Jawa. Kita bekerja harus tanpa pamrih sedikitpun, hitung hitung pengabdian.

Yaa kasian juga sih waktu lihat para peserta bayar 200.000 gitu, yaa kalo yang berkecukupan sih gak masalah, nah tapi bagi mahasiswa baru itu yang mukanya pada sureem, nah itu kasian banget ngeliat mukanya. Ada pendapat kaya gini dari temenku, kita jangan terlalu kasihan sama maba itu, kita ngelaksanaitugas aja. Nah menurutku ini pendapat yang salah. Lha justru maba itu mustinya kita bantu samek tuntas. Itulah yang memberikan efek dan citra positif bagi kita (BEM FK) ini untuk terus exiis di mata mahasiswa baru.

Begitu juga dengan badan semi otonom dan himpunan mahasiswa lainnya. Kita tak boleh menampikkan semua hal masalah pada diri mahasiswa baru, karena mereka adalah adik kita juga. Jagan mentang-mentang kita adalah kakak tingkat dan cuma melaksanakan tugas begitu adanya, kita justru langsung bersikap A ya A, B ya B. Maksudnya adalah ini pekerjaan ku sudah selesai yaa udaah , tuntasah oekerjaan ku. Ane tak sependapat seperti itu saudara-saudara semua.

Kita bila all out ingin bekerja , kita juga harus membantu sampai tuntas itulah ikhlas dalam bekerja. All out lah dalam bekerja.

Ini kita bicara ke lain hal sebentar ya, yang ane pertanyakan adalah kok “mahal banget yaa, mahasiswa baru itu bayar 200 ribu gitu, ane denger dari pegawai kemahasiswaan FK, surat rektor mengatakan, bahwa fakultas tidk boleh menjual jas alma dan sebagainya buat maba itu pas pra P2B lebih dari 125 ribu, lha ini masa’ bayarnya 200 ribuan gitu, wah ujungnya banget tuhh, pertanyaan keduanya adalah, duitnya itu masuk ke kantong mana? apakah masuk ke kas fakultas? apakah masuk ke kantng-kantong tertentu, ataukah yang lain? sungguh mistrius, inilah yang menjadikan keuangan tak transparan dari gedung depan.

Seharusnya bila mau ada kepercayaan lebih dari mahasiswa dan para orang tua maba, sebaiknya pihak dekanat dan gedung depan memberikan pelayanan yang terbaik, “Keakuntabilitasan dan ketransparanan uang itu sungguh perlu dilaksanakan secepatnya” takutnya nanti menjadikan bom waktu di fakultas bersangkutan. Intinya harus transparan !.

Bila ane mau ngerjain sesuatu apalagi hal yang sepenting ini, sudah ane perhitungkan semenjak dulu, Bahkan bila suatu saat nanti ane jadi pimpinan perusahaan yang ane dirikan sendiri, itulah yang ane jadikan sebagai terobosan untuk memimpin. Yaitu ketransparanan, komunkatif, dan profesional.

Saat ini masih banyak fakultas yang begitu inginnya meraup keuntungan sebanyak mungkin. Kalo menurut ane nih

1. kasihan mabanya

2. jangan terlalu kita membalas dendam pada orang lain

3. kasihan orang tua bagi yang gak mampu

Mudah-mudahan judul yang isinya gak sesuai ini bisa bermanfaat bagi klaian semua yang mau membaca🙂

ini sekedar laporan ane waktu ngecatat duit maba yang nebus jas alma, buku pedoman 2 biji, pin sebiji, sama kertas formulir maba.dan ini ada uang sedikit waktu ane kerja kemaren, semriwing sih kalo liat duit begitu banyak. Belum lagi temen ane yang bertugas sama seerti ane di sebelah.

Image

(meja kerja hasilnya ya gini dah)

Image

(suasana P2B di aula gedung utama FK UNLAM)

oke sekian ya peng intelan ane hari ini, bye bye….:) moga manfaat:)

*Kerja Ikhlas dapat menimbulkan rasa empati lebih dan tentunya mendapatkan pahala yang tak terkira, serta mendapatkan pengalaman berharga

* 14. Jika mereka yang kamu seru itu tidak menerima seruanmu (ajakanmu) itu maka ketahuilah, sesungguhnya Al Quran itu diturunkan dengan ilmu[713] Allah, dan bahwasanya tidak ada Tuhan selain Dia, maka maukah kamu berserah diri (kepada Allah)? (QS.Huud: ayat 14)

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s